- Pabrik Uang Palsu Grade A Digerebek di Tangsel, Nilainya Capai Rp36 Miliar
- Menkop Dorong Transformasi Komunitas Ekraf Malang Jadi Koperasi
- Bank Jakarta dan ITB Perkuat Kolaborasi Pendidikan, Riset, dan Pengembangan Talenta
- Momen Istimewa Hari Juang Polri 2026, Para Mantan Kapolri dan Wakapolri Berkumpul di Mabes Polri
- Jalan Sangego Selatan Kota Tangerang Diperbaiki, Pemkot Mulai Terapkan Contraflow
- Menteri UMKM Ajak Mahasiswa Berwirausaha dan Ciptakan Lapangan Kerja
- Ciputra Life Bukukan Laba Rp99,3 Miliar, Premi Semester I 2026 Tumbuh 53 Persen
- Silaturahmi ke PDM Depok, Kapolres Christian Rony Putra Ajak Muhammadiyah Perkuat Kamtibmas
- Bursa Wirausaha Unggulan Hadir di Sumut, Kementerian UMKM Buka Akses Pasar dan Pembiayaan
- Dari Jakarta ke Flores, Kemenhub Salurkan Bantuan Korban Gempa Lewat Laut dan Udara
BNI Investor Daily Summit 2023, BNI Perkuat Pengembangan Ekonomi Digital

MEGAPOLITANPOS.COM, Jakarta- PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk atau BNI berkomitmen proaktif dalam membangun ekonomi digital di Indonesia melalui pengembangan produk digital yang fokus pada sektor UMKM dan diaspora.
Direktur Wholesale and International Banking BNI Silvano Rumantir menyebutkan, saat ini Indonesia memiliki potensi yang luar biasa dari sisi ekonomi digital.
Transkasi di platform telah digital mewakili sekitar 40% dari total transaksi ekonomi digital di ASEAN atau mencapai US$77 miliar di 2022.
Baca Lainnya :
- Bursa Wirausaha Unggulan Hadir di Sumut, Kementerian UMKM Buka Akses Pasar dan Pembiayaan
- Warung Tiwul hingga Sate Taichan Ludes, UMKM Rasakan Manfaat Kumpul Bersama Rakyat
- Kumpul Bersama Rakyat, Menteri UMKM Ajak Perkuat Solidaritas dan Satukan Semangat Kemerdekaan
- KTH Blitar Marah Kerahkan Massa Gruduk Perhutani Tuntut Penyelesaian Masalah 90 Hari
- Bukan Sekadar Seremoni, PTPN I Hadirkan Dampak Ekonomi bagi Ratusan UMKM
Angka tersebut tumbuh 22% dibandingkan 2021, bahkan diproyeksikan akan terus berlanjut dan meningkat signifikan menjadi US$130 miliar di 2025 dan US$360 miliar di 2030.
“Indonesia merupakan peringkat keenam di dunia untuk jumlah startup, Indonesia memiliki 2.400 startup termasuk satu decacorn dan 15 unicorn pada sektor-sektor seperti e-commerce, transportasi, financial technology, tourism, hingga kesehatan. Kami akan terus mendorong penguatan ekonomi digital di Indonesia melalui berbagai produk perbankan kami," ujarnya dalam acara BNI Investor Daily Summit 2023, di Hutan Kota by Plataran, Jakarta, Selasa (24/10/2023).
Silvano melanjutkan, UMKM di Indonesia memiliki potensi untuk terus dimaksimalkan agar mendorong perekonomian di Indonesia. Saat ini, terdapat lebih dari 64 juta UMKM yang ada di Indonesia dan mampu menyerap sekitar 97% dari tenaga kerja Indonesia dan menyumbang 60% dari Produk Domestik Bruto (PDB).
Dengan potensi tersebut, Silvano menyampaikan ada potensi on boarding yang sangat besar. Terlebih, pemerintah memiliki rencana untuk melakukan digitalisasi sedikitnya 30 juta UMKM dalam waktu dekat.
“Kami pun ingin terus membangun digital ekonomi untuk membangun customer experience dengan menyediakan produk end to end bukan hanya di Indonesia tapi juga internasional,” paparnya.
Silvano menuturkan, untuk menjadi leading bank di pasar internasional, BNI menyediakan produk yang berfokus pada everyday personal partner seperti BNI Mobile Banking untuk nasabah individual dan BNIDirect untuk nasabah korporasi.
BNI juga menyediakan pengembangan produk untuk segmen UMKM dan diaspora melalui BNI Xpora.
“Kita mendorong UMKM go productive, go digital, dan go global, termasuk hibank khusus menggarap sektor UMKM, mendigitalisasi UMKM, membuka akses pasar online dan juga menyediakan pembiayan dan transaksi banking untuk UMKM. Ini menjadi peluang bisnis, yang dapat kita kembangkan bersama untuk pembangunan ekonomi nasional,” pungkasnya. (Reporter Achmad Sholeh)



.jpg)
.jpg)












