- HUT Majalengka ke-186, Ketua Komisi III DPRD: Sejarah Pijakan, Inovasi Jalan Menuju Langkung SAE
- TMMD ke-127 Resmi Dimulai di Majalengka, Sinergi TNI dan Pemda Bangun Infrastruktur Desa
- Majalengka Ubah Penetapan Hari Jadi, Kirab dan Ziarah Jadi Penanda Awal
- Hadiri Kick-Off Porprov XV Jabar 2026 dan Funday, Ini Pesan Ketua DPRD Kota Bogor
- PDAM Tirta Benteng Kunjungi JMSI Kota Tangerang, Perkuat Sinergi dengan Media
- SPPG Tancap Gas, Wabup Majalengka Sebut Program Nasional Ini Turunkan Kemiskinan Drastis
- Tangerang Makin Kondusif! Strategi Babinsa Bikin Pelaku Kejahatan Sempit
- Aktivis Lingkungan Tegas Minta Menteri LH Pidanakan Pemilik Gudang Kimia Pencemar Cisadane
- Pemutakhiran Data Digital, Sejumlah Kantor Pertanahan di DIY Lakukan Pendataan Surat Ukur, Gambar Ukur, dan Buku Tanah Lama
- Dukung ATR/BPN dalam Pelaksanaan KKN Pertanahan, Gubernur DIY: Tata Kelola yang Baik Lahir dari Kolaborasi
BNI Dukung Film Timur Karya Iko Uwais, Dorong Ekonomi Kreatif Nasional

Keterangan Gambar : BNI Berkomitmen mendukung pengembangan ekonomi kreatif nasional melalui dukungan terhadap film Timur
MEGAPOLITANPOS.COM, Jakarta – PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk atau BNI menegaskan komitmennya dalam mendukung pengembangan ekonomi kreatif nasional melalui dukungan terhadap film Timur, karya debut sutradara Iko Uwais. Film produksi Uwais Pictures tersebut dijadwalkan tayang serentak di bioskop seluruh Indonesia mulai 18 Desember 2025.
Sebagai bentuk dukungan konkret, BNI menggelar rangkaian kegiatan promosi berupa meet and greet serta nonton bareng di sejumlah kota besar, yakni Surabaya, Semarang, dan Bandung pada 13–14 Desember 2025. Kegiatan ini melibatkan kru produksi serta para pemeran film dan mendapat sambutan antusias dari masyarakat.
Di Surabaya dan Semarang, nonton bareng yang digelar pada 13 Desember 2025 dihadiri oleh Raffi Ahmad, Jimmy Kobogau, Auffa Assegaf, serta Yentonius Jerriel Ho. Tingginya minat penonton di dua kota tersebut mencerminkan besarnya antusiasme publik terhadap film aksi-drama yang mengangkat nilai keluarga dan persaudaraan. Khusus di Semarang, BNI juga menghadirkan booth activation untuk memperkuat interaksi dengan pengunjung.
Baca Lainnya :
- The Hole Masuk Seleksi Resmi IFFR 2026, Siap Tayang di Bioskop Indonesia Tahun Ini
- BNI Tutup 2025 dengan Kinerja Solid, Kredit Tumbuh 15,9% dan Laba Rp20 Triliun
- BNI Perkuat Peran Agen46 lewat Program Apresiasi SPEKTA 2025
- Alwi Farhan Juara Tunggal Putra Indonesia Masters 2026, BNI: Bukti Pembinaan PBSI Efektif
- Indonesia Masters 2026: BNI Perkuat Dukungan untuk Pelatnas Bulu Tangkis Indonesia
Sementara itu, kegiatan serupa di Bandung pada 14 Desember 2025 yang berlangsung di CGV 23 Paskal Shopping Center turut dihadiri Nagita Slavina selaku Executive Producer. Kehadiran jajaran produser dan pemain menjadi daya tarik tersendiri bagi penonton di Kota Kembang.
Corporate Secretary BNI Okki Rushartomo mengatakan, dukungan terhadap film Timur merupakan bagian dari komitmen BNI dalam mendorong sektor ekonomi kreatif sebagai sumber pertumbuhan baru, sekaligus wadah pengembangan talenta muda nasional.
“Industri film memiliki peran strategis dalam menciptakan dampak ekonomi dan sosial, mulai dari pemberdayaan talenta lokal hingga penguatan ekosistem ekonomi kreatif. BNI mendukung Timur sebagai karya anak bangsa yang berpotensi memberi nilai tambah dan inspirasi bagi generasi muda,” ujar Okki dalam keterangan tertulis.
Dari sisi kreator, Executive Producer Timur Raffi Ahmad menilai film ini memiliki kekuatan cerita yang relevan dengan nilai universal serta didukung kualitas produksi yang autentik. Hal senada disampaikan Nagita Slavina, yang menyebut proses kreatif film Timur melibatkan kolaborasi talenta lokal dengan semangat tinggi.
Respons positif penonton di berbagai kota juga menunjukkan apresiasi terhadap koreografi laga khas Uwais Team serta kedalaman emosi cerita. Antusiasme ini menegaskan potensi sektor film sebagai bagian penting dari rantai nilai ekonomi kreatif nasional.
Melalui dukungan terhadap Timur, BNI menegaskan perannya sebagai agen pembangunan yang tidak hanya berfokus pada sektor keuangan, tetapi juga aktif mendorong pertumbuhan sektor produktif berbasis kreativitas dan inovasi. Dengan penayangan nasional mulai 18 Desember 2025, film Timur diharapkan mampu memperkuat daya saing industri film Indonesia. (Reporter: Achmad Sholeh Alek)




.jpg)












