- BAZNAS Majalengka Salurkan Bantuan untuk 1.672 Warga Sepanjang Mei 2026
- Marsiana Muhlis,PAUD Fondasi Utama Pembentukan Karakter dan Kesiapan Belajar Anak
- Ribuan Pengunjung Serbu Jakarta Fair 2026, Penyelenggara Perkuat Pengamanan Area Pameran
- Menkop Perkuat Peran Koperasi Dalam Ekosistem Energi Terbarukan
- Legalitas dan Sertifikasi Jadi Kunci UMKM Naik Kelas, Kementerian UMKM Perkuat Ekosistem Usaha
- Bogor Bersih dari Angkot Tua, Pemkot Siapkan Langkah Peremajaan Armada
- Warga Modernland Mengeluhkan Jalan Rusak dan PSU Yang Belum Diserah Terima Ke Pemkot Tangerang
- DPMPTSP-KADIN Barito Utara Satukan Langkah Tarik Investasi,Hilirisasi Jadi Prioritas
- Hendi Resmi Dilantik, Sangkanurip Perkuat Mesin Pembangunan Desa
- Usia 19 Tahun, Kecamatan Sindang Tancap Gas Wujudkan Majalengka Sae
BNI Dukung Film Timur Karya Iko Uwais, Dorong Ekonomi Kreatif Nasional

Keterangan Gambar : BNI Berkomitmen mendukung pengembangan ekonomi kreatif nasional melalui dukungan terhadap film Timur
MEGAPOLITANPOS.COM, Jakarta – PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk atau BNI menegaskan komitmennya dalam mendukung pengembangan ekonomi kreatif nasional melalui dukungan terhadap film Timur, karya debut sutradara Iko Uwais. Film produksi Uwais Pictures tersebut dijadwalkan tayang serentak di bioskop seluruh Indonesia mulai 18 Desember 2025.
Sebagai bentuk dukungan konkret, BNI menggelar rangkaian kegiatan promosi berupa meet and greet serta nonton bareng di sejumlah kota besar, yakni Surabaya, Semarang, dan Bandung pada 13–14 Desember 2025. Kegiatan ini melibatkan kru produksi serta para pemeran film dan mendapat sambutan antusias dari masyarakat.
Di Surabaya dan Semarang, nonton bareng yang digelar pada 13 Desember 2025 dihadiri oleh Raffi Ahmad, Jimmy Kobogau, Auffa Assegaf, serta Yentonius Jerriel Ho. Tingginya minat penonton di dua kota tersebut mencerminkan besarnya antusiasme publik terhadap film aksi-drama yang mengangkat nilai keluarga dan persaudaraan. Khusus di Semarang, BNI juga menghadirkan booth activation untuk memperkuat interaksi dengan pengunjung.
Baca Lainnya :
- Film Dalam Sujudku, Siap Tayang 16 April 2026, Angkat Kisah Nyata tentang Cinta, Ujian, dan Kekuatan Doa
- Dibalik Kemewahan dan Utang, Film Aku Harus Mati, Ungkap Sisi Gelap Ambisi
- The Hole Masuk Seleksi Resmi IFFR 2026, Siap Tayang di Bioskop Indonesia Tahun Ini
- BNI Tutup 2025 dengan Kinerja Solid, Kredit Tumbuh 15,9% dan Laba Rp20 Triliun
- BNI Perkuat Peran Agen46 lewat Program Apresiasi SPEKTA 2025
Sementara itu, kegiatan serupa di Bandung pada 14 Desember 2025 yang berlangsung di CGV 23 Paskal Shopping Center turut dihadiri Nagita Slavina selaku Executive Producer. Kehadiran jajaran produser dan pemain menjadi daya tarik tersendiri bagi penonton di Kota Kembang.
Corporate Secretary BNI Okki Rushartomo mengatakan, dukungan terhadap film Timur merupakan bagian dari komitmen BNI dalam mendorong sektor ekonomi kreatif sebagai sumber pertumbuhan baru, sekaligus wadah pengembangan talenta muda nasional.
“Industri film memiliki peran strategis dalam menciptakan dampak ekonomi dan sosial, mulai dari pemberdayaan talenta lokal hingga penguatan ekosistem ekonomi kreatif. BNI mendukung Timur sebagai karya anak bangsa yang berpotensi memberi nilai tambah dan inspirasi bagi generasi muda,” ujar Okki dalam keterangan tertulis.
Dari sisi kreator, Executive Producer Timur Raffi Ahmad menilai film ini memiliki kekuatan cerita yang relevan dengan nilai universal serta didukung kualitas produksi yang autentik. Hal senada disampaikan Nagita Slavina, yang menyebut proses kreatif film Timur melibatkan kolaborasi talenta lokal dengan semangat tinggi.
Respons positif penonton di berbagai kota juga menunjukkan apresiasi terhadap koreografi laga khas Uwais Team serta kedalaman emosi cerita. Antusiasme ini menegaskan potensi sektor film sebagai bagian penting dari rantai nilai ekonomi kreatif nasional.
Melalui dukungan terhadap Timur, BNI menegaskan perannya sebagai agen pembangunan yang tidak hanya berfokus pada sektor keuangan, tetapi juga aktif mendorong pertumbuhan sektor produktif berbasis kreativitas dan inovasi. Dengan penayangan nasional mulai 18 Desember 2025, film Timur diharapkan mampu memperkuat daya saing industri film Indonesia. (Reporter: Achmad Sholeh Alek)




.jpg)












