- Harganas 2026 Meledak! Bupati Majalengka Guncang Isu Ayah Absen
- Momentum 8 Dekade BNI, Transformasi Perkuat Kinerja dan Daya Saing
- Tak Sekadar Santunan, Pemkot Tangerang Dorong Penerima Manfaat BPJS Ketenagakerjaan Lebih Produktif
- Serahkan 5.000 Sertifikat Halal, Maryono: Sinergi Wujudkan UMKM Makin Naik Kelas
- Harganas 2026, Kemensos Tegaskan Negara Harus Hadir untuk Keluarga Indonesia
- Momentum Harganas Ke-33, Sachrudin: Keluarga Berkualitas Fondasi Wujudkan Generasi Emas
- Hendi Budi Yuantoro Menuju Kursi Parlemen DPRD Kabupaten Blitar PAW PDI P perjuangan
- USDEK BIRAWA ADI GUNA GPM Gelar Konsolidasi Nasional, Perkuat Soliditas Kader di Seluruh Indonesia
- Jangan Tunda Lagi: Ratifikasi OPCAT dan Sahkan RANHAM
- MUBES Jakmania: Seluruh Jakmania Harus Memiliki Hak yang Sama dalam Demokrasi
Binter TNI AD yang Kodim 0510/Trs Gelar Kegiatan Antisipasi Bahaya Faham Radikal

Keterangan Gambar : Kodim 0510/Trs kegiatan pembinaan antisipasi bahaya laten Komunis dan faham radikal.
MEGAPOLITANPOS.COM Kab Tangerang - Kodim 0510/Trs menunjukkan komitmennya dalam menjaga keamanan dan kedaulatan negara dengan menggelar kegiatan pembinaan antisipasi bahaya laten Komunis dan faham radikal. Kegiatan tersebut dilaksanakan di Aula Makodim 0510/Trs Jalan Atiek Soeardi Komplek Pemerintahan Kabupaten Tangerang. Rabu, (22/11/2023).
Kegiatan untuk mewujudkan Binter TNI AD yang Adaptif Melalui Giat Komsos Mewaspadai Bahaya Laten Komunis dan Paham Radikal Demi Keselamatan Bangsa dan Tegaknya NKRI. Kegiatan di buka oleh Dandim 0510/Trs Letkol Arh Syarief SB yang di wakili Kasdim 0510/Trs Mayor Arh Didik Wahyudi.

Baca Lainnya :
- Harganas 2026 Meledak! Bupati Majalengka Guncang Isu Ayah Absen
- Majalengka Gaspol PAD, Retribusi TKA Tembus Target 5,6 Miliar
- Baznas-Polres Sumedang Khitan Massal, 82 Anak Terbantu Warga
- Polres Majalengka Bongkar Jaringan Tembakau Sintetis, 1 Ditangkap
- LKPM Soroti RTRW Majalengka, Ancaman Nyata bagi Investor
Acara yang dihadiri oleh perwakilan Perwira, Bintara, Tamtama, dan PNS Kodim 0510/Trs serta perwakilan dari berbagai elemen masyarakat, menciptakan forum diskusi yang berharga untuk membahas ancaman bahaya laten Komunis dan faham radikal yang dapat merongrong keamanan negara dan kesejahteraan masyarakat.
Kasdim 0510/Trs Mayor Arh Didik Wahyudi mengatakan pentingnya sinergi dan kolaborasi antara berbagai unsur TNI dan masyarakat dalam menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

"Tujuan utama kegiatan ini, yaitu agar setiap prajurit memahami secara mendalam tentang bahaya laten Komunis dan faham radikal," katanya.
“Dengan pemahaman yang baik, kita diharapkan dapat mengambil langkah-langkah yang tepat dalam mencegah berkembangnya ajaran Komunis dan faham radikal di wilayah binaan masing-masing. Ini adalah langkah konkret untuk menjaga keselamatan bangsa dan tegaknya NKRI,” tambahnya lagi.

Melalui kegiatan ini, Kodim 0510/Trs memberikan kontribusi nyata dalam upaya pencegahan dan penanggulangan potensi bahaya laten Komunis dan faham radikal. Semangat pembinaan dan sosialisasi yang diusung melalui kegiatan ini diharapkan dapat meresap hingga ke tingkat yang lebih luas dalam masyarakat, sehingga kewaspadaan terhadap ancaman tersebut dapat terus ditingkatkan.
"Dengan adanya kegiatan ini, menunjukkan bahwa pembinaan terhadap prajurit tidak hanya sejalan dengan tugas pokok TNI, tetapi juga sebagai bentuk kontribusi aktif dalam menjaga persatuan dan kesatuan bangsa. Kesadaran kolektif akan bahaya laten Komunis dan faham radikal diharapkan dapat menjadi pagar pertahanan yang kokoh untuk menjaga keamanan dan kedaulatan NKRI," tegasnya. ** (Nan)

















