- DPRD Kota Tangerang Menyambut Baik Hadirnya layanan BPJS Kesehatan di UPT RSUD Benda
- DLHK Kab.Tangerang Sebut Peternakan Sapi di Kelapa Dua Belum Ada Ijin
- Ketahanan Pangan Nasional Diperkuat, Polri Panen Jagung Serentak di Ratusan Ribu Hektare
- Sidang Isbat Putuskan 1 Zulhijjah 1447 H pada 18 Mei 2026, Iduladha Digelar Rabu Depan
- Pemprov DKI Jakarta Resmi Cabut Izin Operasional B Fashion dan The Seven terkait Peredaran Narkotika
- Peserta UKW di Barito Utara Diberi Pembekalan, Wartawan Senior Tekankan Etika dan Verifikasi Berita
- Komitmen Hijau BNI: Konservasi Satwa Dilindungi hingga Pemberdayaan Desa Penyangga
- Prabowo Resmikan 1.061 Koperasi Merah Putih di Jatim-Jateng, Tonggak Baru Ekonomi Desa
- Menikmati Sunrise dari Atas Awan, Nimo Highland Jadi Primadona Libur Panjang
- Dukung Suporter Indonesia di Thailand Open 2026, BNI Andalkan QRIS wondr by BNI
Difasilitasi Kemendag, Dua UMKM Sukses Ekspor Perdana ke UEA

Keterangan Gambar : produsen camilan sehat Indonesia berhasil merealisasikan ekspor perdana ke Dubai, Uni Emirat Arab (UEA).
MEGAPOLITANPOS.COM, Dubai- Dua pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) produsen camilan sehat Indonesia berhasil merealisasikan ekspor perdana ke Dubai, Uni Emirat Arab (UEA).
Total nilai transaksi mencapai USD 10.588 atau setara sekitar Rp178,25 juta.
Kedua UMKM tersebut adalah CV Cahaya Sinar Terang dan Hundred Seed yang menjalin kerja sama dengan perusahaan importir Live Better Trading.
Baca Lainnya :
- Satpol PP Jaktim Tertibkan PKL dan Parkir Liar di Sejumlah Ruas Jalan Utama
- Pemda DKI Diminta Turun Tangan Atasi Kisruh Gedung Pasar Baru
- Dekranasda Bersama Kemenkop Bersinergi Bantu Usaha Lokal Di Kalbar Untuk Siap Ekspor
- Menkop Tekankan Pentingnya Kolaborasi lintas sektor Percepat Kemandirian Ekonomi Desa
- Edy Kusnadi Resmi Jadi Calon Dirut Bank Kalbar, Ini Strateginya Perkuat Ekonomi di Kalbar
Realisasi ekspor ini merupakan hasil dari proses penjajakan bisnis (business matching) serta partisipasi dalam pameran dagang internasional yang difasilitasi Kementerian Perdagangan Republik Indonesia.
Kepala Indonesia Trade Promotion Center Dubai (ITPC Dubai), Widy Haryono, menyampaikan bahwa keberhasilan ini membuktikan strategi promosi perdagangan ke pasar UEA berjalan tepat sasaran.
“Pendekatan yang kami lakukan tidak hanya mempertemukan pelaku usaha dengan buyer, tetapi juga memastikan adanya tindak lanjut konkret hingga menghasilkan transaksi dan kontrak dagang berkelanjutan,” ujar Widy.
Tembus Pasar Lewat Pameran Internasional
Keikutsertaan CV Cahaya Sinar Terang dalam pameran International Susswaren Messe Middle East pada September 2025 di Dubai menjadi pintu masuk kerja sama tersebut. Dalam ajang itu, produsen camilan sehat asal Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta, ini berhasil melakukan negosiasi langsung dengan Live Better Trading.
Kesepakatan yang tercapai meliputi pemesanan produk merek Verlin dan Nola dengan nilai transaksi USD 5.888 atau sekitar Rp99,13 juta.
CV Cahaya Sinar Terang dikenal sebagai produsen granola, sereal renyah (puffs), dan kue kering berbahan dasar sereal. Sejak 2023, perusahaan ini telah mengantongi sertifikasi Hazard Analysis and Critical Control Point (HACCP) melalui fasilitasi Kemendag, yang memperkuat standar keamanan pangan dan meningkatkan daya saing di pasar global.
Pemilik CV Cahaya Sinar Terang, Jessica, mengapresiasi dukungan pemerintah dalam proses sertifikasi dan fasilitasi pameran internasional.
“Berkat keikutsertaan dalam berbagai pameran dagang yang difasilitasi ITPC Dubai, produk kami kini berhasil menembus pasar mancanegara,” ujarnya.
Produk Masuk Amazon UEA
Perwakilan Live Better Trading, Mariam, menyatakan optimisme terhadap daya saing camilan sehat asal Indonesia di pasar UEA. Bahkan, merek Verlin dan Nola kini telah resmi terdaftar di Amazon UAE dan mulai dapat dibeli secara daring sejak Februari 2026.
Menurut Mariam, seluruh proses verifikasi, inspeksi, dan kepabeanan berjalan lancar berkat kepatuhan eksportir terhadap standar mutu internasional.
Selain dari Yogyakarta, Live Better Trading juga memesan produk granola merek Granola Creations dari Hundred Seed, produsen asal Denpasar, Bali. Kerja sama ini terjalin melalui business matching daring dengan nilai transaksi USD 4.700 atau sekitar Rp79,12 juta.
Patuh Regulasi, Kunci Tembus Pasar UEA
Widy menegaskan pentingnya kesiapan mutu, kepatuhan regulasi internasional, serta kesesuaian kemasan dan pelabelan dengan standar negara tujuan ekspor.
“Permintaan terhadap produk pangan olahan sehat terus meningkat di pasar UEA.
Kami akan terus memfasilitasi pelaku usaha untuk memperluas penetrasi pasar di kawasan Timur Tengah,” katanya.
Secara makro, kinerja perdagangan Indonesia-UEA menunjukkan tren positif. Pada 2025, total perdagangan kedua negara mencapai USD 6,44 miliar, dengan ekspor Indonesia sebesar USD 4,03 miliar dan impor USD 2,41 miliar. Indonesia mencatat surplus USD 1,62 miliar.
Angka tersebut meningkat dibanding 2024 yang mencatat total perdagangan USD 5,07 miliar, dengan surplus Indonesia sebesar USD 1,06 miliar.
Keberhasilan ekspor perdana ini menjadi sinyal kuat bahwa UMKM Indonesia, khususnya sektor pangan olahan sehat, semakin kompetitif dan mampu bersaing di pasar global, khususnya kawasan Timur Tengah.(Reporter: Achmad Sholeh Alek).

.jpg)



.jpg)





1.jpg)





