- Program SAE Ramadhan Fest 2026 Kiat Anggia Emarini Majukan Pelaku UMKM Blitar
- Sidak Lampu Hias Kota Muara Teweh, Bupati Pastikan Suasana Ramadhan dan Jelang Lebaran Semarak
- Hangatkan Kebersamaan Ramadhan, Bupati Barito Utara Buka Puasa Bersama PAKUWOJO
- Dari Majalengka untuk Indonesia: Program Gentengisasi Rumah Rakyat Era Presiden Prabowo Dimulai
- Muscab X Pramuka Barito Utara Digelar, Bupati Tekankan Pembinaan Karakter Generasi Muda
- Operasi Ketupat Jaya 2026 Siagakan 6.802 Personel Gabungan
- Milad Ke-4 AKSARA Jadi Ajang Silaturahmi Warga dan Tokoh Masyarakat di Bekasi
- Ancaman Dunia Maya Mengintai Anak, Diskominfo Majalengka Dukung PP Tunas
- DPR Soroti Risiko Fiskal 2026, Program Makan Bergizi Gratis Bisa Disesuaikan
- Majalengka Gaungkan Gerakan Sedekah Anak, Bupati Eman Suherman Tekankan Nilai Kepedulian Sosial
BAZNAS Kabupaten Blitar Tasarufkan Bantuan Disabilitas dan Pelaku Usaha Kecil Agar Lebih Mandiri

Keterangan Gambar : BAZNAS Kabupaten Blitar tasarufkan bantuan penyandang disabilitas dan pelaku usaha kecil.
MEGAPOLITANPOS.COM, Blitar – Semenjak terbentuknya Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Blitar, BAZNAS telah banyak membantu masyarakat yang berada di bawah garis kemiskinan, penyandang disabilitas, guru ngaji dan lain lain, termasuk pelaku UMKM yang belum tersentuh bantuan sosial masyarakat. Bertempat di Pendopo Ronggo Hadi Negoro, pada Rabu (21/12/22) BAZNAS Kabupaten Blitar telah kembali mentasarufkan bantuan sosial masing masing untuk 75 mustahik penyandang disabilitas, dan sebanyak 85 mustahik untuk pelaku UMKM. Pentasarufan yang dihadiri oleh Bupati Blitar juga diserahkan secara simbolis bantuan 8 ekor kambing.
Ketua BAZNAS Kabupaten Blitar Drs. Achmad Husein menyampaikan untuk bantuan modal usaha disesuaikan dengan potensi dan kemampuan masing-masing penerima. "Jadi pentasarufan kami sesuaikan dengan kemampuan masing-masing, misalnya yang punya kemampuan menjahit diberikan peralatan jahit, yang potensi beternak kambing diberikan bantuan kambing dan yang punya potensi di bidang salon kecantikan diberikan peralatan salon, dan lain sebagainya," ujar Achmad Husein kepada wartawan.
Disampaikan lebih lanjut oleh Husein, pada akhir tahun 2022 BAZNAS Kabupaten Blitar sengaja menyasar kepada para pelaku usaha kecil dan penyandang disabilitas. Dari data yang ada semua berjumlah 160 orang. Bantuan ini diserahkan di pendopo RHN, dari 160 orang ini ada sekitar 60 orang yang tidak bisa hadir di Pendopo RHN karena masuk dalam kategori miskin ekstrem.
Baca Lainnya :
- Dari Majalengka untuk Indonesia: Program Gentengisasi Rumah Rakyat Era Presiden Prabowo Dimulai
- Ancaman Dunia Maya Mengintai Anak, Diskominfo Majalengka Dukung PP Tunas
- Majalengka Gaungkan Gerakan Sedekah Anak, Bupati Eman Suherman Tekankan Nilai Kepedulian Sosial
- Salurkan 200 Becak Listrik Banpres Presiden ini Pesan Bupati Blitar Rijanto
- DPD PSI Majalengka Turun ke Masyarakat, Gelar Cek Kesehatan Gratis dan Perkuat Struktur Partai
“Langkah kami khusus untuk yang tidak bisa hadir di pendopo ini nanti kita dibantu tenaga dari TKSK yang dimotori oleh Dinas Sosial yang akan menyalurkan bantuan secara door to door. Prinsipnya, di BAZNAS itu uang yang kita peroleh dari infaq dan shodaqoh harus segera kita tasyarufkan untuk membantu saudara kita yang sangat membutuhkan," tuturnya.
Sementara itu, Bupati Blitar Rini Syarifah dalam sambutannya sangat mengapresiasi dan berterima kasih kepada BAZNAS Kabupaten Blitar, BAZNAS telah bergerak cepat dalam menyalurkan bantuan kepada penyandang disabilitas dan pelaku usaha kecil.
“Atas nama pribadi dan Pemerintah Kabupaten Blitar, saya sampaikan terima kasih dan apresiasi kepada semua pihak khususnya kepada BAZNAS Kabupaten Blitar atas kepeduliannya selama ini melakukan pendampingan kepada penyandang disabilitas dan pelaku usaha kecil untuk terus berkarya memenuhi kebutuhan hidup," ujar Rini.
Dengan terbentuknya BAZNAS di Kabupaten Blitar, BAZNAS lebih dinamis, inovatif dalam membantu Pemerintah Kabupaten Blitar dalam pengelolaan zakat untuk menyelaraskan dengan program visi misi Pemkab Blitar.
Selaras dengan tema Hari Disabilitas Internasional Tahun 2022 yakni Transformative solutions for inclusive development: the role of innovation in fuelling an accessible and equitable world (solusi transformatif untuk pembangunan inklusif: peran inovasi dalam mendorong dunia yang dapat diakses secara adil).
"Sehingga hal ini perlu kerja sama, kolaborasi semua pihak untuk menemukan solusi yang inovatif untuk saudara-saudara kita penyandang disabilitas. Sehingga dunia mudah diakses dan sebagai tempat yang ramah sekaligus adil bagi mereka. Ini juga dalam rangka mewujudkan premis/tujuan utama pada Tahun 2030 yakni untuk Pembangunan Berkelanjutan yang tidak meninggalkan siapapun, termasuk saudara-saudara kita penyandang disabilitas," pungkasnya. (za/mp)
















