- PN Tak Berwenang Adili Sengketa Internal, PDIP Majalengka Tancap Gas Hadapi Pileg 2029
- Asthara Skyfront City Rampungkan Dua Show Unit Terbaru Allurea Type E.
- Tokoh Masyarakat Lahei Minta Keselamatan Warga Jadi Prioritas dalam Persoalan Jalan Hauling
- Dandim 0510/Tigaraksa Dukung Ketahanan Pangan, Panen Padi Sawah dan Pemberian Bantuan Sarana Pertanian
- Kemenag Kabupaten Tangerang Berikan Pembinaan Guru PAI, Untuk Menbangun Ekosistem Pendidikan Kuat.
- Wamen Ossy Tinjau Langsung Kebakaran Kantah Karawang, Prioritaskan Keselamatan dan Pemulihan Layanan.
- Kementerian ATR/BPN Gelar Rapat Lanjutan Bersama BRAN untuk Perjelas Pembagian Tugas dan Fungsi terkait Reforma Agraria.
- Koramil 04/Cikupa Ngaji Bareng Dan Bagikan Sembako Dengan MUI Kec Cikupa.
- Tingkatkan Keamanan Melalui Patroli Malam, Babinsa Ajak Warga Peduli Lingkungan.
- Mendag Budi Santoso Serahkan UKM Pangan Award 2026, Buka Peluang Masuk Ritel Modern
BAZNAS Kabupaten Blitar Tasarufkan Bantuan Disabilitas dan Pelaku Usaha Kecil Agar Lebih Mandiri

Keterangan Gambar : BAZNAS Kabupaten Blitar tasarufkan bantuan penyandang disabilitas dan pelaku usaha kecil.
MEGAPOLITANPOS.COM, Blitar – Semenjak terbentuknya Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Blitar, BAZNAS telah banyak membantu masyarakat yang berada di bawah garis kemiskinan, penyandang disabilitas, guru ngaji dan lain lain, termasuk pelaku UMKM yang belum tersentuh bantuan sosial masyarakat. Bertempat di Pendopo Ronggo Hadi Negoro, pada Rabu (21/12/22) BAZNAS Kabupaten Blitar telah kembali mentasarufkan bantuan sosial masing masing untuk 75 mustahik penyandang disabilitas, dan sebanyak 85 mustahik untuk pelaku UMKM. Pentasarufan yang dihadiri oleh Bupati Blitar juga diserahkan secara simbolis bantuan 8 ekor kambing.
Ketua BAZNAS Kabupaten Blitar Drs. Achmad Husein menyampaikan untuk bantuan modal usaha disesuaikan dengan potensi dan kemampuan masing-masing penerima. "Jadi pentasarufan kami sesuaikan dengan kemampuan masing-masing, misalnya yang punya kemampuan menjahit diberikan peralatan jahit, yang potensi beternak kambing diberikan bantuan kambing dan yang punya potensi di bidang salon kecantikan diberikan peralatan salon, dan lain sebagainya," ujar Achmad Husein kepada wartawan.
Disampaikan lebih lanjut oleh Husein, pada akhir tahun 2022 BAZNAS Kabupaten Blitar sengaja menyasar kepada para pelaku usaha kecil dan penyandang disabilitas. Dari data yang ada semua berjumlah 160 orang. Bantuan ini diserahkan di pendopo RHN, dari 160 orang ini ada sekitar 60 orang yang tidak bisa hadir di Pendopo RHN karena masuk dalam kategori miskin ekstrem.
Baca Lainnya :
- PN Tak Berwenang Adili Sengketa Internal, PDIP Majalengka Tancap Gas Hadapi Pileg 2029
- Realisasi Pengadaan Majalengka Baru 25 Persen, Ribuan Paket Belum Terealisasi
- Mulyani Dukung Deteksi Dini Kanker Serviks, Apresiasi Gerakan Perempuan Sadar Sehat di Pasir Kuda
- Anggaran BPJS Kesehatan Disorot DPRD Kota Bogor
- Diduga Hubungan Arus Pendek Listrik Pemilik Toko Bangunan di Gandusari Rugi Ratusan Juta Toko Ludes Terbakar.
“Langkah kami khusus untuk yang tidak bisa hadir di pendopo ini nanti kita dibantu tenaga dari TKSK yang dimotori oleh Dinas Sosial yang akan menyalurkan bantuan secara door to door. Prinsipnya, di BAZNAS itu uang yang kita peroleh dari infaq dan shodaqoh harus segera kita tasyarufkan untuk membantu saudara kita yang sangat membutuhkan," tuturnya.
Sementara itu, Bupati Blitar Rini Syarifah dalam sambutannya sangat mengapresiasi dan berterima kasih kepada BAZNAS Kabupaten Blitar, BAZNAS telah bergerak cepat dalam menyalurkan bantuan kepada penyandang disabilitas dan pelaku usaha kecil.
“Atas nama pribadi dan Pemerintah Kabupaten Blitar, saya sampaikan terima kasih dan apresiasi kepada semua pihak khususnya kepada BAZNAS Kabupaten Blitar atas kepeduliannya selama ini melakukan pendampingan kepada penyandang disabilitas dan pelaku usaha kecil untuk terus berkarya memenuhi kebutuhan hidup," ujar Rini.
Dengan terbentuknya BAZNAS di Kabupaten Blitar, BAZNAS lebih dinamis, inovatif dalam membantu Pemerintah Kabupaten Blitar dalam pengelolaan zakat untuk menyelaraskan dengan program visi misi Pemkab Blitar.
Selaras dengan tema Hari Disabilitas Internasional Tahun 2022 yakni Transformative solutions for inclusive development: the role of innovation in fuelling an accessible and equitable world (solusi transformatif untuk pembangunan inklusif: peran inovasi dalam mendorong dunia yang dapat diakses secara adil).
"Sehingga hal ini perlu kerja sama, kolaborasi semua pihak untuk menemukan solusi yang inovatif untuk saudara-saudara kita penyandang disabilitas. Sehingga dunia mudah diakses dan sebagai tempat yang ramah sekaligus adil bagi mereka. Ini juga dalam rangka mewujudkan premis/tujuan utama pada Tahun 2030 yakni untuk Pembangunan Berkelanjutan yang tidak meninggalkan siapapun, termasuk saudara-saudara kita penyandang disabilitas," pungkasnya. (za/mp)

.jpg)


.jpg)


.jpg)








