- Dari Afrika hingga Amerika Latin, Perebutan Kursi Tertinggi PBB Resmi Dimulai
- Kementerian UMKM Lepas Ekspor 24 Ton Gula Kelapa Organik ke Ghana Senilai Rp1,1 Miliar
- Purbaya Dorong Peran Swasta, Target Pertumbuhan Ekonomi Indonesia Melaju Lebih Tinggi
- Pupuk Subsidi Aman, Majalengka Tancap Gas Hadapi Kemarau Panjang MT II 2026
- Ketua DPRD Supriadi Menerima Audiensi PSHT Desak Forkopimda Bertindak Tegas
- Digitalisasi ASN Dipercepat, Majalengka Terapkan E-Kinerja BKN untuk Perkuat Transparansi
- Ungkap Industri Vape Etomidate di Tangerang, Ribuan Cartridge Disita Resnarkoba PMJ
- BAZNAS: Kartini Bukan Seremoni, Tapi Gerakan Besar Pemberdayaan Perempuan
- Ketua Komisi III DPRD Majalengka : Perempuan Penopang Utama Peradaban Bangsa
- Ketua Komisi III DPRD, Apresiasi Kinerja Polres Barito Utara, 3 Terduga Pelaku Pembantaian Satu Keluaraga, Berhasil Diringkus
Barito Utara Siap Kawal Program Nasional Pengentasan Kemiskinan
.jpg)
MEGAPOLITAN - Palangka Raya – Pemerintah Kabupaten Barito Utara menegaskan komitmennya dalam mendukung program nasional dan provinsi terkait pengentasan kemiskinan. Hal itu disampaikan Wakil Bupati Barito Utara, Felix Sonadie Y. Tingan, saat menghadiri Rapat Koordinasi Penanggulangan Kemiskinan Tahun 2025 yang digelar Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah di Aula Bapperida Palangka Raya, Kamis (20/11/2025).
Rakor yang dipimpin Wakil Gubernur Kalteng, Edy Pratowo, tersebut membahas harmonisasi kebijakan daerah dengan tujuan nasional serta pencapaian SDGs. Pemkab Barito Utara menjadi salah satu daerah yang memaparkan kondisi aktual sekaligus langkah strategis dalam menekan angka kemiskinan.
Dalam paparannya, Felix membeberkan kondisi aktual Barito Utara berdasarkan data BPS. Ia menjelaskan penyebab peningkatan angka kemiskinan, termasuk perlambatan ekonomi serta kenaikan garis kemiskinan akibat inflasi. Namun demikian, Felix menegaskan bahwa Pemkab Barito Utara telah menyusun target penurunan kemiskinan dalam RPJMD 2025–2029 serta menyiapkan tiga strategi utama yang sejalan dengan Instruksi Presiden Nomor 8 Tahun 2025.
Baca Lainnya :
- Dari Afrika hingga Amerika Latin, Perebutan Kursi Tertinggi PBB Resmi Dimulai
- Kementerian UMKM Lepas Ekspor 24 Ton Gula Kelapa Organik ke Ghana Senilai Rp1,1 Miliar
- Purbaya Dorong Peran Swasta, Target Pertumbuhan Ekonomi Indonesia Melaju Lebih Tinggi
- Pupuk Subsidi Aman, Majalengka Tancap Gas Hadapi Kemarau Panjang MT II 2026
- Ketua DPRD Supriadi Menerima Audiensi PSHT Desak Forkopimda Bertindak Tegas
Mulai dari operasi pasar murah, penguatan pendapatan masyarakat, hingga peningkatan layanan dasar kawasan miskin, seluruh program ditujukan untuk menekan angka kemiskinan sekaligus menjaga stabilitas inflasi daerah.
“Inflasi kita hingga minggu kedua November masih terkendali dengan angka minus 0,41 persen. Ini menjadi dasar kami memperkuat langkah pengendalian harga ke depan,” tegasnya.
Rakor dihadiri seluruh wakil kepala daerah se-Kalteng, Forkopimda, serta tim penyusun RPKD.
(A)
















