- USDEK BIRAWA ADI GUNA GPM Gelar Konsolidasi Nasional, Perkuat Soliditas Kader di Seluruh Indonesia
- Jangan Tunda Lagi: Ratifikasi OPCAT dan Sahkan RANHAM
- MUBES Jakmania: Seluruh Jakmania Harus Memiliki Hak yang Sama dalam Demokrasi
- Harap Perdamaian, Keluarga Salah Satu Tersangka Kasus Padel Gelar Doa Bersama
- PRSI Gelar Sosialisasi dan Pelatihan Robotik di SDN Pancoran 07 Pagi Jakarta Selatan
- Sidak di RW 05 Poris Gaga, Komisi I : Para Pengembang di Kota Tangerang Harap Berikan Akses Jalan Untuk Warga
- Panggih Riadi, Kembali Mengabdi untuk Desa Sumberboto Maju
- Hanya di Jakarta Fair 2026, Produk Furniture Diskon hingga 60 Persen
- Terkait Isu Dugaan Penyekapan dan Pemerasan di Percetakan “Mau Print”, Pemilik Percetakan Memberikan Klarifikasi dan Memohon Masyarakat Jangan Mudah Terbawa Opini Sesaat
- Dari Pupuk Bersubsidi hingga Klinik Kesehatan, KDMP Tamanmartani Hadirkan Solusi Nyata bagi Warga
Babinsa Koramil 07/Pondok Aren Sosialisasikan Wasbang di MPLS

Keterangan Gambar : Serda Lubis Babinsa Perigi Lama, Koramil 07/Pondok Aren, Kodim 0506/Tgr memberikan sosialisasi Wawasan Kebangsaan (Wasbang)
MEGAPOLITANPOS.COM Kota Tangerang - Serda Lubis Babinsa Perigi Lama, Koramil 07/Pondok Aren, Kodim 0506/Tgr memberikan sosialisasi Wawasan Kebangsaan (Wasbang) di lokasi MPLS dilingkungan sekolah, Kamis (20/07/2023).
Serda Lubis dalam sosialisasi wasbang menyampaikan kepada para pelajar bahwa rumusan Pancasila merupakan hasil dari sebuah rangkaian proses, yaitu rumusan dari jiwa besar para ulama, para tokoh agama, dan para pejuang kemerdekaan dari seluruh Nusantara.
Baca Lainnya :
- Majalengka Gaspol PAD, Retribusi TKA Tembus Target 5,6 Miliar
- Baznas-Polres Sumedang Khitan Massal, 82 Anak Terbantu Warga
- Polres Majalengka Bongkar Jaringan Tembakau Sintetis, 1 Ditangkap
- LKPM Soroti RTRW Majalengka, Ancaman Nyata bagi Investor
- Bupati Majalengka Lantik 4 Pejabat, RSUD dan Investasi Disorot
"Sehingga kita bisa membangun kesepakatan yang mempersatukan kita.
Harus diingat bahwa kodrat bangsa Indonesia adalah kodrat keberagaman. Dari Sabang sampai Merauke adalah keberagaman. Berbagai etnis, berbagai bahasa lokal, berbagai adat istiadat, berbagai agama, kepercayaan serta golongan, bersatu padu membentuk Indonesia. Itulah Bhinneka Tunggal Ika kita," tuturnya.
Namun, menurutnya, kehidupan berbangsa dan bernegara, selalu mengalami tantangan. Kebhinekaan selalu diuji. Ada pandangan dan tindakan yang selalu mengancamnya. "Ada sikap tidak toleran yang mengusung ideologi lain selain Pancasila," tuturnya.
Menurut Danramil 07/Pondok Aren Mayor Arm Sidik AY mengatakan, dengan Pancasila dan UUD 1945 dalam bingkai NKRI dan Bhinneka Tunggal Ika. "Kita bisa terhindar dari masalah-masalah tersebut. Kita bisa hidup rukun dan bergotong royong untuk memajukan negeri ini," ungkapnya.
"Dengan Pancasila, warga negara Indonesia bisa membangun kehidupan yang damai, yang adil, yang makmur di tengah kemajemukan dunia," tegasnya. ** (Nan)












.jpg)




