- Jejak Narkoba di Majalengka Terkuak, Polisi Bongkar Dugaan Produsen Tembakau Sintetis
- Mensos Gus Ipul Minta Pejabat Baru Fokus Validasi Data dan Berantas Korupsi
- Kinerja BNI Melesat, Transformasi Digital dan BRAVE Jadi Motor Pertumbuhan
- PTPN I Percepat Optimalisasi Aset, Siapkan Mesin Pertumbuhan Baru untuk Ketahanan Pangan
- Perkuat Tata Kelola Pemerintahan dan Pelayanan Publik, Pemkab Barito Utara Laksanakan Kaji Tiru ke DIY
- Elim Tyu Samba Dampingi Ketua MPR RI Ziarah Ke Makam Bung Karno
- Ateng Sutisna dan Viking Majalengka Gelar Festival Nobar Persib Meriah
- Dari Mangrove hingga Internet Publik, Program PLN di Pulau Sabira Raih Predikat Platinum
- BMKG Prediksi Jakarta Cerah hingga Cerah Berawan Sepanjang Senin, Suhu Capai 33 Derajat Celsius
- Tanpa Kedip, PLN Jaga Keandalan Listrik Zikir dan Doa Kebangsaan di Monas Berjalan Sukses
Warga Modernland Mengeluhkan Jalan Rusak dan PSU Yang Belum Diserah Terima Ke Pemkot Tangerang

Keterangan Gambar : RDP Warga Modernland dengan DPRD Kota Tanherang
MEGAPOLITANPOS.COM, KOTA TANGERANG-Sejumlah warga Perumahan Modernland Mengeluh terkait kerusakan jalan utama hingga belum tuntasnya penyerahan prasarana, dan utilitas (PSU) kembali mencuat. Aspirasi tersebut disampaikan dalam rapat dengar pendapat (RDP) yang digelar Komisi I DPRD Kota Tangerang bersama perwakilan warga dan PT. Modernland Realty di ruang Badan Musyawarah DPRD Kota Tangerang, Rabu siang (17/6/2026).
Perwakilan warga yang juga Ketua Perhimpunan Penghuni Perumahan Modernland Tangerang (P3MT), Lauw Po Seng, bersama sejumlah warga menyoroti kondisi jalan utama dan jalan di dalam kawasan perumahan yang dinilai semakin memprihatinkan. Selain itu, warga mempertanyakan progres penyerahan PSU yang dinilai berjalan lambat.

Baca Lainnya :
- Jejak Narkoba di Majalengka Terkuak, Polisi Bongkar Dugaan Produsen Tembakau Sintetis
- Elim Tyu Samba Dampingi Ketua MPR RI Ziarah Ke Makam Bung Karno
- Ateng Sutisna dan Viking Majalengka Gelar Festival Nobar Persib Meriah
- PJT Tolak Tuntutan Buka Akses Jalan Aksi Demo Nyaris Bentrok
- Akses Jalan Bendungan Lahor Ditutup Ribuan Massa Gelar Aksi Tolak
Salah satu warga, Alvin. mengatakan kenyamanan penghuni menjadi alasan utama warga terus menyuarakan persoalan itu. Menurutnya, kondisi jalan berlubang ini sudah lama rusak di kawasan Modernland dan mengganggu aktivitas warga sehari-hari.
“Kami tinggal di sini bukan untuk sementara. Banyak warga yang sudah puluhan tahun menetap. Tapi sampai sekarang akses jalan utama masih banyak yang rusak dan membahayakan pengguna jalan,” ujarnya.
Ia menilai persoalan yang dihadapi warga bukan hanya soal jalan rusak, tetapi juga belum tuntasnya penyerahan PSU kepada Pemerintah Kota Tangerang. Akibatnya, sejumlah fasilitas lingkungan masih harus ditangani secara swadaya oleh warga sekitarnya.
“Kalau belum diserahkan, akhirnya warga yang menanggung. Mulai dari perawatan jalan lingkungan, lampu penerangan, taman, sampai keamanan. Padahal itu seharusnya menjadi bagian dari tanggung jawab pengembang sesuai aturan,” katanya.

Warga mengaku sudah beberapa kali menyampaikan keluhan kepada pihak pengembang. Namun, mereka berharap hasil RDP kali ini dapat menghasilkan langkah konkret yang benar-benar direalisasikan.
“Kami hanya ingin kepastian dan komitmen yang benar-benar dijalankan. Jangan hanya janji. Karena persoalan ini sudah kami sampaikan sejak lama,” tambah Alvin.
Dalam rapat tersebut, PT Modernland Realty menyampaikan komitmen untuk memulai perbaikan Jalan Hartono Raya pada Agustus 2026 dengan estimasi pekerjaan selama enam bulan. Pengembang juga menyatakan proses penyerahan PSU akan terus dilakukan secara bertahap.
Sementara itu, Ketua Komisi I DPRD Kota Tangerang Junadi menegaskan pihaknya akan mengawal penyelesaian persoalan tersebut. DPRD juga meminta pengembang mempercepat proses penyerahan PSU, khususnya pada klaster-klaster yang sudah memenuhi syarat untuk diserahkan kepada pemerintah daerah.
Menurut data yang disampaikan warga, total luas PSU di kawasan Modernland mencapai sekitar 100 hektare. Namun hingga saat ini baru sekitar 20 hektare yang telah diserahkan kepada Pemerintah Kota Tangerang.
DPRD berencana kembali menggelar pertemuan lanjutan dengan menghadirkan pihak terkait, termasuk Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Kota Tangerang dan Badan Pertanahan Nasional (BPN), guna memastikan progres perbaikan jalan serta percepatan penyerahan PSU dapat berjalan sesuai komitmen yang telah disepakati. (has.)












.jpg)




