- PELNI Tingkatkan Kesiapsiagaan Awak Kapal Hadapi Situasi Darurat
- Satgas Sampah Koramil /Ciputat Turun Tangan Bersihkan Lingkungan di Jalan Dewi Sartika.
- Jatinangor Music Fest 2026 Meriah, Booth BNI Jadi Magnet Pengunjung
- Polemik Dualitas Alumni Trisakti, Maman: Kini Hanya Ada IKA Trisakti
- PWI Majalengka Menggema, Doa untuk 8 Orang Hilang di Krakatau
- Kodim 0506/Tgr Deteksi Dini Keamanan Dengan Patroli Pos Ronda.
- IKA Trisakti Hadirkan Trisakti Peduli, Dorong Pemulihan Ekonomi Masyarakat Pascabencana
- Koramil 01/Teluknaga Salurkan Air Bersih untuk Warga Terdampak Kemarau Panjang.
- Koramil 04/Ciledug Turun Tangan, Pasar Lembang Dibersihkan dari Sampah.
- Gabungan Wartawan Bersatu dalam Doa, KWP Gelar Doa Bersama di Kompleks DPR/MPR RI
Warga Modernland Mengeluhkan Jalan Rusak dan PSU Yang Belum Diserah Terima Ke Pemkot Tangerang

Keterangan Gambar : RDP Warga Modernland dengan DPRD Kota Tanherang
MEGAPOLITANPOS.COM, KOTA TANGERANG-Sejumlah warga Perumahan Modernland Mengeluh terkait kerusakan jalan utama hingga belum tuntasnya penyerahan prasarana, dan utilitas (PSU) kembali mencuat. Aspirasi tersebut disampaikan dalam rapat dengar pendapat (RDP) yang digelar Komisi I DPRD Kota Tangerang bersama perwakilan warga dan PT. Modernland Realty di ruang Badan Musyawarah DPRD Kota Tangerang, Rabu siang (17/6/2026).
Perwakilan warga yang juga Ketua Perhimpunan Penghuni Perumahan Modernland Tangerang (P3MT), Lauw Po Seng, bersama sejumlah warga menyoroti kondisi jalan utama dan jalan di dalam kawasan perumahan yang dinilai semakin memprihatinkan. Selain itu, warga mempertanyakan progres penyerahan PSU yang dinilai berjalan lambat.

Baca Lainnya :
- PWI Majalengka Menggema, Doa untuk 8 Orang Hilang di Krakatau
- Koramil 04/Ciledug Turun Tangan, Pasar Lembang Dibersihkan dari Sampah.
- Dorong Semangat Warga Jaga Kamtibmas Babinsa Bersama Komduk Patroli Malam.
- Gelar Sosialisasi Percepatan Sertipikasi Tanah bagi MBR, Kejar Target 3 Juta Bidang.
- Menteri ATR/Kepala BPN Hormati Proses Hukum KPK dan Pastikan Pelayanan Pertanahan Tetap Berjalan.
Salah satu warga, Alvin. mengatakan kenyamanan penghuni menjadi alasan utama warga terus menyuarakan persoalan itu. Menurutnya, kondisi jalan berlubang ini sudah lama rusak di kawasan Modernland dan mengganggu aktivitas warga sehari-hari.
“Kami tinggal di sini bukan untuk sementara. Banyak warga yang sudah puluhan tahun menetap. Tapi sampai sekarang akses jalan utama masih banyak yang rusak dan membahayakan pengguna jalan,” ujarnya.
Ia menilai persoalan yang dihadapi warga bukan hanya soal jalan rusak, tetapi juga belum tuntasnya penyerahan PSU kepada Pemerintah Kota Tangerang. Akibatnya, sejumlah fasilitas lingkungan masih harus ditangani secara swadaya oleh warga sekitarnya.
“Kalau belum diserahkan, akhirnya warga yang menanggung. Mulai dari perawatan jalan lingkungan, lampu penerangan, taman, sampai keamanan. Padahal itu seharusnya menjadi bagian dari tanggung jawab pengembang sesuai aturan,” katanya.

Warga mengaku sudah beberapa kali menyampaikan keluhan kepada pihak pengembang. Namun, mereka berharap hasil RDP kali ini dapat menghasilkan langkah konkret yang benar-benar direalisasikan.
“Kami hanya ingin kepastian dan komitmen yang benar-benar dijalankan. Jangan hanya janji. Karena persoalan ini sudah kami sampaikan sejak lama,” tambah Alvin.
Dalam rapat tersebut, PT Modernland Realty menyampaikan komitmen untuk memulai perbaikan Jalan Hartono Raya pada Agustus 2026 dengan estimasi pekerjaan selama enam bulan. Pengembang juga menyatakan proses penyerahan PSU akan terus dilakukan secara bertahap.
Sementara itu, Ketua Komisi I DPRD Kota Tangerang Junadi menegaskan pihaknya akan mengawal penyelesaian persoalan tersebut. DPRD juga meminta pengembang mempercepat proses penyerahan PSU, khususnya pada klaster-klaster yang sudah memenuhi syarat untuk diserahkan kepada pemerintah daerah.
Menurut data yang disampaikan warga, total luas PSU di kawasan Modernland mencapai sekitar 100 hektare. Namun hingga saat ini baru sekitar 20 hektare yang telah diserahkan kepada Pemerintah Kota Tangerang.
DPRD berencana kembali menggelar pertemuan lanjutan dengan menghadirkan pihak terkait, termasuk Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Kota Tangerang dan Badan Pertanahan Nasional (BPN), guna memastikan progres perbaikan jalan serta percepatan penyerahan PSU dapat berjalan sesuai komitmen yang telah disepakati. (has.)









.jpg)





