- Tak Sekadar Santunan, Pemkot Tangerang Dorong Penerima Manfaat BPJS Ketenagakerjaan Lebih Produktif
- Serahkan 5.000 Sertifikat Halal, Maryono: Sinergi Wujudkan UMKM Makin Naik Kelas
- Harganas 2026, Kemensos Tegaskan Negara Harus Hadir untuk Keluarga Indonesia
- Momentum Harganas Ke-33, Sachrudin: Keluarga Berkualitas Fondasi Wujudkan Generasi Emas
- Hendi Budi Yuantoro Menuju Kursi Parlemen DPRD Kabupaten Blitar PAW PDI P perjuangan
- USDEK BIRAWA ADI GUNA GPM Gelar Konsolidasi Nasional, Perkuat Soliditas Kader di Seluruh Indonesia
- Jangan Tunda Lagi: Ratifikasi OPCAT dan Sahkan RANHAM
- MUBES Jakmania: Seluruh Jakmania Harus Memiliki Hak yang Sama dalam Demokrasi
- Harap Perdamaian, Keluarga Salah Satu Tersangka Kasus Padel Gelar Doa Bersama
- PRSI Gelar Sosialisasi dan Pelatihan Robotik di SDN Pancoran 07 Pagi Jakarta Selatan
Babinsa Ajarkan Wawasan Kebangsaan di SMP 25 Larangan

Keterangan Gambar : Babinsa Gaga, Koramil 04/Ciledug, Kodim 0506/Tgr Peltu Mukyadi memberikan materi wawasan kebangsaan kepada siswa SMP 25 Gaga
MEGAPOLITANPOS.COM Kota Tangerang - Babinsa Gaga, Koramil 04/Ciledug, Kodim 0506/Tgr Peltu Mukyadi memberikan materi wawasan kebangsaan kepada siswa SMP 25 Gaga, Kecamatan Larangan, Kota Tangerang, Kamis (25/05/2023).
Materi wawasan kebangsaan kepada murid SMP tersebut bertujuan untuk menanamkan jiwa patriotisme sejak dini.
Danramil 04/Ciledug Kapten Arh Jaminah Ariyanto mengatakan, pemberian materi wawasan kebangsaan teesebut dilakukan agar siswa dapat menjadi generasi penerus bangsa yang andal serta dapat membanggakan bagi orang tua, masyarakat, bangsa dan negara.
Baca Lainnya :
- Majalengka Gaspol PAD, Retribusi TKA Tembus Target 5,6 Miliar
- Baznas-Polres Sumedang Khitan Massal, 82 Anak Terbantu Warga
- Polres Majalengka Bongkar Jaringan Tembakau Sintetis, 1 Ditangkap
- LKPM Soroti RTRW Majalengka, Ancaman Nyata bagi Investor
- Bupati Majalengka Lantik 4 Pejabat, RSUD dan Investasi Disorot
"Materi yang diajarkan dalam wawasan kebangsaan meliputi dasar Pancasila, kedisiplinan, kekompakan atau kebersamaan, serta belajar kesantunan. Saya berharap materi ini bisa diaplikasikan oleh siswa SMP dalam kehidupan sehari-hari baik di lingkungan sekolah maupun di keluarga atau masyarakat," ujarnya.

Menurutnya, pemberian materi wawasan kebangsaan ini diharapkan dapat dicerna, dipahami dan dilaksanakan dalam kehidupan siswa-siswi.
"Pada fase usia dini, sangat penting mengajarkan nilai-nilai kebangsaan pada anak. Sehingga, anak-anak memiliki bekal wawasan yang cukup untuk mengarahkan mereka dalam meraih cita-cita," tutupnya. ** (Nan)














