- Kementerian UMKM Optimalkan Klinik UMKM Bangkit Percepat Pemulihan Pascabencana di Tapanuli Tengah
- Warga Cium Bau Tak Sedap, Ustaz Latif Ditemukan Meninggal Diperkirakan Sudah 3 Hari
- Kementerian UMKM Gandeng Bank Sumut Salurkan Banpres bagi UMKM Terdampak Bencana
- Kemenkop Berikan Klarifikasi Terkait Mekanisme Pembayaran Gaji ASN Lewat Koperasi.
- Intensifkan Patroli Malam, Babinsa bersama Komduk Sasar Lokasi Rawan.
- Kepala Kantah Kab Tangerang Ikuti Monitoring, Evaluasi dan Pembinaan Kinerja di Lingkungan Kanwil BPN Banten.
- Bedah Masalah, Sachrudin: Bahas Tuntas dan Segera Ditangani.
- HUT ke-31, Tirta Benteng Genjot Pelayanan dan Tawarkan Sambungan Baru Rp237 Ribu.
- Jiham Nur Hadiri Groundbreaking Jembatan Lahei, Dorong Infrastruktur Buka Akses Ekonomi Masyarakat
- Jembatan Lahei Dibangun, Plt Damang Apresiasi, Sebut Jembatan Jadi Kebutuhan Masyarakat
Arief Instruksikan OPD Pro Aktif Verifikasi Data Bansos

Keterangan Gambar : Wali Kota Tangerang, Arief R. Wismansyah instruksikan jajaranya agar perhatikan akurasi data penerima bansos.
MEGAPOLITANPOS.COM Kota Tangerang - Wali Kota Tangerang, Arief R. Wismansyah, menginstruksikan agar Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait terutama kecamatan dan kelurahan agar memastikan keakuratan data penerima Bantuan Sosial (Bansos) di Kota Tangerang.
Demikian disampaikan wali kota, usai mengikuti Rapat Koordinasi (Rakor) Akurasi Data Penerima Bansos dalam rangka pelaksanaan Strategi Nasional Pencegahan Korupsi (Stranas PK) Sektor Bantuan Sosial yang difasilitasi oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang melibatkan sejumlah unsur Kementerian terkait, Kepala Daerah dan Kepala Dinas Sosial se-Indonesia secara daring. Selasa, (05/09/2023).
"Selain arahan dari pusat, saya kira Rakor Ini penting mengingat salah satu tugas kita sebagai pelayan masyarakat yaitu mewujudkan kesejahteraan masyarakat. Makanya bantuan sosial ini diberikan. Namun tentunya harus dapat tepat sasaran dan kepada yang benar-benar berhak," tutur wali kota, di hadapan Kepala OPD terkait beserta camat yang turut hadir secara daring di Aula Dinas Sosial Kota Tangerang.
Baca Lainnya :
- 77 Ribu Aduan Bansos Menggunung, Dinsos Majalengka Disorot
- Jamaah Haji 2027 Dapat Subsidi Rp 3 Juta, Pelunasan Jadi Rp 23,24 Juta
- Taklimat Presiden Prabowo kepada 800 Pati TNI-Polri: Perkuat Soliditas Hadapi Tantangan
- Polisi Turun Tangan, Harga Beras di Majalengka Dipantau Ketat
- BAZNAS Majalengka Raih Penghargaan, Gerakan Zakat Makin Berdampak
Untuk itu, Arief, meminta kepada seluruh perangkat daerah terutama di wilayah agar dapat lebih pro aktif dalam memverifikasi data para penerima Bansos tersebut.
"Mungkin untuk beberapa data yang harus dihapus aplikasi tidak terlalu sulit, yang kompleks itu adalah ketika harus verifikasi di lapangannya. Dibutuhkan kerja sama dari kita semua, harus lebih pro aktif dan jemput bola," pintanya.
Selain verifikasi data, Arief, juga meminta agar OPD lebih eksploratif dalam menyosialisasikan program-programnya khususnya berbagai program di bidang sosial.
"Tadi saya ketemu bapak-bapak yang mau reaktivasi keanggotaan BPJS jauh-jauh dari kelurahan Gembor ke Dinas Sosial, padahal sebenarnya bisa dilakukan di kelurahan. Makanya sosialisasinya harus menyeluruh, jangan cuma melalui media sosial tapi harus bisa menjangkau ke semua kalangan termasuk bapak-bapak tadi yang mungkin tidak memiliki akun media sosial," beber wali kota. ** (Jhn)














