- Sidak Lampu Hias Kota Muara Teweh, Bupati Pastikan Suasana Ramadhan dan Jelang Lebaran Semarak
- Hangatkan Kebersamaan Ramadhan, Bupati Barito Utara Buka Puasa Bersama PAKUWOJO
- Dari Majalengka untuk Indonesia: Program Gentengisasi Rumah Rakyat Era Presiden Prabowo Dimulai
- Muscab X Pramuka Barito Utara Digelar, Bupati Tekankan Pembinaan Karakter Generasi Muda
- Operasi Ketupat Jaya 2026 Siagakan 6.802 Personel Gabungan
- Milad Ke-4 AKSARA Jadi Ajang Silaturahmi Warga dan Tokoh Masyarakat di Bekasi
- Ancaman Dunia Maya Mengintai Anak, Diskominfo Majalengka Dukung PP Tunas
- DPR Soroti Risiko Fiskal 2026, Program Makan Bergizi Gratis Bisa Disesuaikan
- Majalengka Gaungkan Gerakan Sedekah Anak, Bupati Eman Suherman Tekankan Nilai Kepedulian Sosial
- Berbagi di Ramadan, PRI Santuni 1.000 Anak Yatim dan Dhuafa serta Bagikan 20 Ribu Paket Bantuan
APJATI Bakal Perluas Peluang Kerja Global dan Upayakan Perlindungan Pekerja Migran

Keterangan Gambar : Ketum Asosiasi Perusahaan Jasa Tenaga Kerja Indonesia (APJATI) Ayub Basalamah didampingi Sekjen saat memberikan keterangan kepada wartawan dalam acara Munas APJATI 2024.
MEGAPOLITANPOS.COM, Jakarta - Ketua Umum (Ketum) Asosiasi Perusahaan Jasa Tenaga Kerja Indonesia (APJATI) Ayub Basalamah menyatakan pihaknya akan berupaya menyiapkan Pekerja Migran Indonesia (PMI) yang berkualitas untuk dikirim ke negara penempatan.
"Sebagai mitra strategis Pemerintah, Apjati akan memberikan segalanya yang kita miliki untuk kemajuan Indonesia," kata Ayub disela-sela Musyawarah Nasional APJATI di Hotel Bidakara, Pancoran, Jakarta, Selasa (19/11/2024) kemarin.
Menurut Ayub, persaingan kerja di luar negeri semakin kompleks. Berbagai negara berlomba-lomba mengirim tenaga kerjanya untuk bekerja di luar negeri.
Baca Lainnya :
- Sidak Lampu Hias Kota Muara Teweh, Bupati Pastikan Suasana Ramadhan dan Jelang Lebaran Semarak
- Hangatkan Kebersamaan Ramadhan, Bupati Barito Utara Buka Puasa Bersama PAKUWOJO
- Dari Majalengka untuk Indonesia: Program Gentengisasi Rumah Rakyat Era Presiden Prabowo Dimulai
- Muscab X Pramuka Barito Utara Digelar, Bupati Tekankan Pembinaan Karakter Generasi Muda
- Operasi Ketupat Jaya 2026 Siagakan 6.802 Personel Gabungan
"Apjati mendorong seluruh Perusahaan Penyalur Pekerja Migran Indonesia (P3MI) untuk mencari pasar kerja internasional yang mengedepankan perlindungan PMI," ungkap Ayub.
Ayub juga memastikan, pihaknya akan bekerja secara profesional. Caranya dengan ikut membantu langkah Pemerintah menyisir perusahaan penyalur PMI non-prosedural.
"Seratus persen anggota Apjati memiliki kantor yang memadai, kemudian memiliki balai latihan berkualitas, kita juga punya sistem yang memadai sehingga ini jadi komponen terintegrasi yang baik," cetusnya.
Sementara itu, Wakil Menteri Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (P2MI) Dzulfikar Ahmad Tawalla berharap kepada APJATI memegang janjinya yang akan berupaya menyiapkan tenaga kerja berkualitas.
Mengingat, PMI merupakan aset yang dapat membantu meningkatkan pendapatan negara.
"Kita sudah bersepakat, Pekerja Migran Indonesia bukan hanya sebagai pahlawan devisa, tapi lebih dari itu. Mereka adalah duta Indonesia yang menjaga kehormatan dan martabat bangsa," imbuhnya.
Dzulfikar juga mengingatkan kepada pengurus APJATI untuk menertibkan anggotanya yang tidak profesional dalam bekerja.
"Keinginan kita ke depan ketika ada perusahaan penyalur yang cuma punya cap stempel, tentu kita akan tertibkan semacam langkah lanjutan. Sebab, fungsi kelembagaan kita sudah menjadi regulator," tandasnya. ** (Anton)















