- Dukung Ekonomi Berkeadilan, Pemerintah Perkuat Ekosistem UMKM Lewat Bursa Wirausaha Unggulan
- Hendik Budi Yuantoro Penerima Mandat PAW DPP PDI Perjuangan
- Prabowo: Obat Generik Murah dan Modernisasi Rumah Sakit Jadi Prioritas Pemerintah
- LSM GANNAS Geruduk Dewan Atas Rencana Pembangunan Farm Greenfields 3 di Doko
- Pertamina: Harga BBM Pertamax 92 Naik Menjadi Rp 16.250/liter, Pertalite dan Solar Subsidi Tetap
- Kepala BGN Nanik Deyang Siapkan Reformasi Program MBG, Fokus Efisiensi Anggaran dan Kualitas Gizi
- Said Iqbal Masuk Istana, Siapkan Rekomendasi Kebijakan untuk Buruh dan Pekerja Migran
- Kapolres Rita Suwadi Ungkap Begal Jalanan, Residivis Kembali Beraksi
- Pemkab Bogor Bersiap Lebarkan Jalan Puncak, Bangunan di Bahu Jalan dan Saluran Air Terancam Ditertibkan
- Jakarta Fair 2026 Siap Dongkrak Ekonomi, Pemprov DKI Dukung Penuh Menuju Kota Global
Antisipasi Inflasi Jelang Nataru, Pemkot Gelar High Level Meeting

MEGAPOLITANPOS.COM Kota Tangerang - Penjabat (Pj) Wali Kota Tangerang, Dr. Nurdin, memimpin kegiatan High Level Meeting (HLM) Pengendalian Inflasi Kota Tangerang yang berlangsung di Ruang Patio, Pusat Pemerintahan Kota Tangerang, Selasa (19/11/2024).
Dalam pertemuan yang bertujuan menyusun strategi pengendalian inflasi menjelang perayaan Natal 2024 dan Tahun Baru 2025, Dr. Nurdin, menegaskan pentingnya langkah antisipatif meskipun perayaan Natal dan Tahun Baru masih dua bulan lagi.

Baca Lainnya :
- Kapolres Rita Suwadi Ungkap Begal Jalanan, Residivis Kembali Beraksi
- Sachrudin Jamin Kualitas Pendidikan Merata, Ini Daftar Sekolah Swasta Gratis
- Majalengka Raih Penghargaan Nasional Berkat Sukses Kendalikan Inflasi
- PPP Majalengka Resmi Kantongi SK DPP, Fajar Shidik Pimpin hingga 2031
- Viral di Medsos, DPRD Majalengka Temukan Retak dan Aspal Terkelupas
"Hari ini kita melaksanakan High Level Meeting untuk pengendalian inflasi di Kota Tangerang. Walau masih dua bulan lagi, diskusi ini penting untuk mengambil langkah strategis yang perlu diantisipasi oleh Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang," ujar Dr. Nurdin.
Pj. Wali Kota, juga menekankan, melalui HLM ini, seluruh pemangku kebijakan, mulai dari kepala perangkat daerah hingga camat, diharapkan dapat memiliki pemahaman yang sama terkait inflasi.

"Dengan pemahaman yang sama, implementasi kebijakan dapat lebih terkoordinasi dan kolaboratif, sehingga hasil yang dicapai lebih optimal," tambahnya.
Adapun langkah strategis pengendalian inflasi, Pemkot Tangerang menjalankan arahan Menteri Dalam Negeri dan melaksanakan beberapa strategi, antara lain pemerintah memantau dan mengendalikan harga komoditas yang berpotensi memicu inflasi, serta memastikan keterjangkauannya. Peningkatan pendapatan masyarakat melalui program-program pemberdayaan ekonomi dan penguatan UMKM. Pemerintah memberikan subsidi untuk transportasi umum seperti Bus Tayo dan Si Benteng, serta memastikan tarif air minum tetap tanpa kenaikan.
"Subsidi ini tidak hanya untuk masyarakat berpenghasilan rendah, tetapi juga untuk masyarakat umum. Ini adalah bagian dari upaya menjaga stabilitas ekonomi dan daya beli masyarakat," ungkap Dr. Nurdin.
Terkait tingkat inflasi Kota Tangerang, Alumnus Universitas Indonesia ini, menjelaskan, inflasi Kota Tangerang per Oktober 2024 tercatat sebesar 2,06%, lebih rendah dibandingkan inflasi nasional sebesar 2,21%.
"Rata-rata inflasi Kota Tangerang lebih rendah dibandingkan nasional. Ini menunjukkan jika langkah-langkah pengendalian yang kita ambil, alhamdulillah berjalan efektif," jelasnya.

Mantan Kepala Pusdatin Kemendagri ini, berharap, melalui kolaborasi yang kuat dan langkah strategis yang matang, Pemkot Tangerang berkomitmen menjaga inflasi tetap terkendali menjelang Natal dan Tahun Baru, sehingga memberikan manfaat nyata bagi masyarakat Kota Tangerang.
"Saya yakin, dengan sinergi dan kolaborasi yang baik, kita dapat mengatasi tantangan inflasi dan memastikan stabilitas harga di Kota Tangerang," tukas Dr. Nurdin.
Untuk diketahui, dalam melakukan pengendalian inflasi, Pemkot Tangerang telah melakukan beberapa program strategis, antara lain, mendorong kelancaran distribusi melalui Program Digitalisasi Pasar serta UMKM seperti Warung Q-Ta, Pasar Online, serta media promosi bagi UMKM khas Kota Tangerang. Pemkot Tangerang juga menggelar Bazar Pangan Murah di 13 Kecamatan se-Kota Tangerang yang juga menghadirkan pasar murah melalui Mobil si Jampang.















