Breaking News
- DPR Sentil Program Konversi 120 Juta Motor Listrik: Ambisi Besar Harus Dibayar Kesiapan Nyata
- Kapolda Metro Cek Kesiapan Arus Mudik Lebaran 2026 serta Kesiapsiagaan Personel di Terminal Bus dan Stasiun KA
- Menkop Dorong Optimalisasi Pengelolaan Dana Umat Dan Sinkronisasi Dengan Program Kopdes Merah Putih
- Sidak Pasar Jelang Lebaran, Bupati Barito Utara Pastikan Stok Pangan Aman dan Harga Stabil
- Bupati Barito Utara Pimpin Rapat Percepatan Operasional Koperasi Merah Putih
- Kinerja Industri Asuransi Jiwa Sepanjang Tahun 2025 Tetap Stabil, AAJI: Komitmen Pelindungan
- Wakabid Pendidikan PWI Jaya Indra Utama jadi Komisaris Utama Waskita Beton Precast Tbk, Kesit B Handoyo Sampaikan Ucapan Selamat
- LSM LASKAR Angkat Bicara Carut Marut MBG di Blitar
- TaniBot System: Inovasi PRSI Menuju Era Smart Farming di Indonesia
- Pengusaha Majalengka H. Memet Tasmat Berbagi dengan Wartawan Jelang Idul Fitri 2026
20 Ribu Benih Ikan Ditebarkan Diperairan Kabupaten Barito Selatan

MEGAPOLITANPOS.COM (Barito Selatan) - Tebarkan 20 ribu benih ikan diperairan Kabupaten Barito Selatan (Barsel) Kalimantan Tengah (Kalteng), DPRD Barsel dukung langkah DKPPP Kabupaten setempat, agar ikan-ikan ini bisa berkembang biak. Wakil Ketua II DPRD Barito Selatan, Hj. Enung Irawati mendukung langkah Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian dan Perikanan (DKPPP) setempat, yang kembali menebar benih ikan di perairan Kabupaten setempat. Tebarkan benih ikan ini sangatlah penting untuk dilakukan guna mencegah kepunahan ikan dari sungai atau danau di Barito Selatan khususnya, ” ucap Hj. Enung saat dihubungi melalui telepon selulernya di Buntok, Rabu (16/02/2022). ” Hal itu dilakukan supaya sumber penghidupan masyarakat, yang berprofesi sebagai nelayan di kabupaten barsel ini terus ada usaha mereka,” Ucapnya. Dan dikatakannya lagi, karena adanya pengayaan stok benih ikan tersebut, maka kebutuhan ikan bagi masyarakat di Barito Selatan ini akan selalu terpenuhi. Inilah yang menjadi peluang usaha masyarakat para nelayan. Selain melakukan pengayaan stok benih ikan, lanjut dia, dinas instansi terkait disarankan secara rutin memberikan penyuluhan dan sosialisasi, terutama mengenai ancaman kepunahan dan kerusakan ekosistem air pada sungai maupun danau yang ada di daerah barsel ini khususnya. Maka apabila masyarakat menangkap ikan secara ilegal seperti menggunakan alat setrum dan racun maka akan sangat berbahaya. Akan membuat penurunan bibit ikan yang secara alami, karena tindakan itu bisa menyebabkan kepunahan, yang rugi mereka sendiri. Enung juga meminta kepada dinas instansi terkait agar terus meningkatkan wawasan dan penyuluhan serta sosialisasi kepada para nelayan yang ada di daerah Barsel ini, agar mereka nantinya bisa mengembangkan budidaya ikan sungai maupun danau secara maksimal yang dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat setempat. ” Perlu adanya penyuluhan dan sosialisasi terus dilaksanakan, agar masyarakat bisa merasakan hasil dari kerja mereka sendiri,” tuturnya.(Ades/Red/MP).

















