Breaking News
- Dukung Ekonomi Berkeadilan, Pemerintah Perkuat Ekosistem UMKM Lewat Bursa Wirausaha Unggulan
- Hendik Budi Yuantoro Penerima Mandat PAW DPP PDI Perjuangan
- Prabowo: Obat Generik Murah dan Modernisasi Rumah Sakit Jadi Prioritas Pemerintah
- LSM GANNAS Geruduk Dewan Atas Rencana Pembangunan Farm Greenfields 3 di Doko
- Pertamina: Harga BBM Pertamax 92 Naik Menjadi Rp 16.250/liter, Pertalite dan Solar Subsidi Tetap
- Kepala BGN Nanik Deyang Siapkan Reformasi Program MBG, Fokus Efisiensi Anggaran dan Kualitas Gizi
- Said Iqbal Masuk Istana, Siapkan Rekomendasi Kebijakan untuk Buruh dan Pekerja Migran
- Kapolres Rita Suwadi Ungkap Begal Jalanan, Residivis Kembali Beraksi
- Pemkab Bogor Bersiap Lebarkan Jalan Puncak, Bangunan di Bahu Jalan dan Saluran Air Terancam Ditertibkan
- Jakarta Fair 2026 Siap Dongkrak Ekonomi, Pemprov DKI Dukung Penuh Menuju Kota Global
20 Ribu Benih Ikan Ditebarkan Diperairan Kabupaten Barito Selatan

MEGAPOLITANPOS.COM (Barito Selatan) - Tebarkan 20 ribu benih ikan diperairan Kabupaten Barito Selatan (Barsel) Kalimantan Tengah (Kalteng), DPRD Barsel dukung langkah DKPPP Kabupaten setempat, agar ikan-ikan ini bisa berkembang biak. Wakil Ketua II DPRD Barito Selatan, Hj. Enung Irawati mendukung langkah Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian dan Perikanan (DKPPP) setempat, yang kembali menebar benih ikan di perairan Kabupaten setempat. Tebarkan benih ikan ini sangatlah penting untuk dilakukan guna mencegah kepunahan ikan dari sungai atau danau di Barito Selatan khususnya, ” ucap Hj. Enung saat dihubungi melalui telepon selulernya di Buntok, Rabu (16/02/2022). ” Hal itu dilakukan supaya sumber penghidupan masyarakat, yang berprofesi sebagai nelayan di kabupaten barsel ini terus ada usaha mereka,” Ucapnya. Dan dikatakannya lagi, karena adanya pengayaan stok benih ikan tersebut, maka kebutuhan ikan bagi masyarakat di Barito Selatan ini akan selalu terpenuhi. Inilah yang menjadi peluang usaha masyarakat para nelayan. Selain melakukan pengayaan stok benih ikan, lanjut dia, dinas instansi terkait disarankan secara rutin memberikan penyuluhan dan sosialisasi, terutama mengenai ancaman kepunahan dan kerusakan ekosistem air pada sungai maupun danau yang ada di daerah barsel ini khususnya. Maka apabila masyarakat menangkap ikan secara ilegal seperti menggunakan alat setrum dan racun maka akan sangat berbahaya. Akan membuat penurunan bibit ikan yang secara alami, karena tindakan itu bisa menyebabkan kepunahan, yang rugi mereka sendiri. Enung juga meminta kepada dinas instansi terkait agar terus meningkatkan wawasan dan penyuluhan serta sosialisasi kepada para nelayan yang ada di daerah Barsel ini, agar mereka nantinya bisa mengembangkan budidaya ikan sungai maupun danau secara maksimal yang dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat setempat. ” Perlu adanya penyuluhan dan sosialisasi terus dilaksanakan, agar masyarakat bisa merasakan hasil dari kerja mereka sendiri,” tuturnya.(Ades/Red/MP).

















