- Pemkab Majalengka dan OJK Dorong Relaksasi KUR, Perbankan Diharap Turut Berkontribusi
- Pemkab Barito Utara Dorong Konsolidasi Ormas TBBR Lewat Rapimda I
- Fuomo Dorong Kreator Indonesia Jadi Pelaku Bisnis, Siapkan Fitur AI Analytics Engine
- DPRD Sambut Positif Langkah Pemkot Tangerang Akhiri Kerja Sama PSEL Dengan PT Oligo
- Darurat Sampah Nasional : DPRD Minta Pemkot Kota Tangerang Mentransformasi Tata Kelola Sampah
- DPRD Apresiasi Respons Cepat Pemkot Tangerang Tangani Banjir
- Ketua DPRD Terima Tokoh Agama dan Masyarakat, Tabayun Soal Isu Revisi Perda 7 & 8
- AC Manual vs AC Digital di Mobil Modern: Prinsip Sama, Cara Rawatnya Tak Boleh Salah
- Raymond Indra dan Joaquin Ukir Runner-up di Istora, Disebut Penerus Kevin/Marcus
- Anggota DPRD Barito Utara Nilai ORARI Tetap Strategis di Tengah Perkembangan Teknologi
166 Titik Sekolah Rakyat Beroperasi, BNI Perkuat Inklusi Keuangan Pendidikan Nasional

Keterangan Gambar : Prabowo Subianto di Sekolah Rakyat Terintegrasi 9 Banjarbaru, Kalimantan Selatan, Senin (12/1/2026).
MEGAPOLITANPOS.COM, Banjarbaru, Kalimantan Selatan – PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk atau BNI mempertegas komitmennya dalam mendukung pemerataan pendidikan nasional melalui keterlibatan aktif dalam Program Sekolah Rakyat, salah satu program prioritas pemerintah.
Dukungan tersebut diwujudkan melalui penguatan ekosistem layanan keuangan inklusif serta penerapan tata kelola administrasi pendidikan yang modern, transparan, dan berbasis digital.
Baca Lainnya :
- Indonesia Masters 2026: BNI Perkuat Dukungan untuk Pelatnas Bulu Tangkis Indonesia
- Pemkab Majalengka Siapkan Lahan Bangun Sekolah Rakyat, Dukung Program Strategis Nasional
- BNI Dorong UMKM Manfaatkan AI, Perkuat Daya Saing Digital hingga Ekspor
- BNI Bersihkan Masjid Darul Aman Pascabanjir di Agam Sumbar
- Ikuti Peluncuran 166 Sekolah Rakyat, Wamen Ossy: Setiap Anak Indonesia Berhak atas Pendidikan yang Layak
Program Sekolah Rakyat secara resmi diluncurkan oleh Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto di Sekolah Rakyat Terintegrasi 9 Banjarbaru, Kalimantan Selatan, Senin (12/1/2026).
Acara tersebut dihadiri jajaran Menteri Kabinet Merah Putih, pimpinan kementerian dan lembaga, serta perwakilan BUMN, termasuk Direktur Kelembagaan BNI Eko Setyo Nugroho.
Dalam sambutannya, Presiden Prabowo menegaskan bahwa Program Sekolah Rakyat merupakan langkah strategis pemerintah untuk memastikan seluruh anak bangsa memperoleh hak pendidikan yang layak tanpa terhambat kondisi ekonomi maupun keterbatasan wilayah.
“Kita telah mewujudkan upaya ini melalui Program Sekolah Rakyat. Saya merasa bahagia dan terharu melihat dampak nyata dari kerja bersama ini,” ujar Prabowo.
Menurut Presiden, pendidikan adalah instrumen utama dalam memperkuat keadilan sosial dan memutus mata rantai kemiskinan.
Ia menegaskan bahwa tujuan bernegara adalah meningkatkan kualitas hidup seluruh rakyat Indonesia secara merata.
“Kita bernegara untuk memperbaiki kehidupan seluruh rakyat Indonesia, bukan hanya segelintir orang,” tegasnya.
Sementara itu, Menteri Sosial Saifullah Yusuf (Gus Ipul) melaporkan bahwa hingga awal 2026, Program Sekolah Rakyat telah beroperasi di 166 titik pada 34 provinsi.
Program ini melayani 15.954 siswa, dengan dukungan 2.218 guru dan 4.889 tenaga pendidik. “Sekolah Rakyat pada dasarnya merupakan gagasan langsung dari Presiden Prabowo dan terus kami tindaklanjuti sesuai arahan beliau,” ujar Gus Ipul.
Sebagai mitra strategis, BNI berperan dalam penguatan operasional Sekolah Rakyat melalui penyediaan Agen46 Mini Bank, Bank Sampah, pembukaan rekening siswa, serta Kartu Siswa berbasis reader untuk sistem absensi elektronik.
BNI juga menyiapkan sistem pengelolaan keuangan sekolah yang terintegrasi, meliputi penyaluran dana dari Kementerian Sosial, payroll guru, transaksi mitra sekolah seperti katering dan laundry, hingga dashboard monitoring keuangan yang seluruhnya dilakukan secara cashless melalui QRIS dan BNIdirect.
Direktur Kelembagaan BNI Eko Setyo Nugroho menegaskan bahwa dukungan ini bertujuan mendorong tata kelola pendidikan yang akuntabel dan efisien. “BNI ingin memastikan administrasi pendidikan di Sekolah Rakyat berjalan modern, transparan, dan efisien melalui layanan keuangan digital,” jelasnya.
Implementasi program tersebut salah satunya terlihat di Sekolah Rakyat 9 Banjarbaru yang dilengkapi fasilitas pembelajaran lengkap, mulai dari gedung pendidikan, aula serbaguna, GOR, musala, amphitheater, hingga ruang makan, guna mendukung proses belajar yang berkelanjutan.
Dengan sinergi lintas kementerian dan BUMN, keterlibatan BNI dalam Program Sekolah Rakyat diharapkan mampu mempercepat pemerataan akses pendidikan serta memperkuat fondasi pembangunan sumber daya manusia Indonesia secara inklusif dan berkelanjutan. (Reporter: Achmad Sholeh Alek)




.jpg)







.jpg)




