- DPR Dorong Percepatan Teknologi Pengolahan Sampah Usai Tragedi Bantargebang
- Bicarakan Digitalisasi Layanan Pertanahan di Universitas Udayana, Wamen Ossy: Bukan Sekadar Ganti Dokumen Kertas ke Digital
- Kementerian ATR/BPN Tegaskan Tidak Ada Program Pemutihan Sertipikat Tanah
- Pemerintah Umumkan Kebijakan WFA, Menteri Nusron Pastikan Kantah Tetap Buka Layani Masyarakat
- Jelang Operasi Ketupat Semeru 2026, Kapolres Blitar Kota Cek Kesiapan Kendaraan Dinas
- Panic Buying BBM Jadi Alarm Nasional, Ateng Sutisna Soroti Lemahnya Logistik Energi
- Hujan di Jatiwangi dan Harapan Baru UMKM
- Menteri Ara Lepas 14 Truk Genteng UMKM dari Majalengka
- Harga Daging Rp140 Ribu/Kg, Mendag Pastikan Pasokan Sembako Aman Jelang Lebaran
- Satgas BPKAD Akan Sidak Lahan Fasos Fasum RW 09 Kel.Kutabumi Yang Diduga Dikomersilkan
166 Titik Sekolah Rakyat Beroperasi, BNI Perkuat Inklusi Keuangan Pendidikan Nasional

Keterangan Gambar : Prabowo Subianto di Sekolah Rakyat Terintegrasi 9 Banjarbaru, Kalimantan Selatan, Senin (12/1/2026).
MEGAPOLITANPOS.COM, Banjarbaru, Kalimantan Selatan – PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk atau BNI mempertegas komitmennya dalam mendukung pemerataan pendidikan nasional melalui keterlibatan aktif dalam Program Sekolah Rakyat, salah satu program prioritas pemerintah.
Dukungan tersebut diwujudkan melalui penguatan ekosistem layanan keuangan inklusif serta penerapan tata kelola administrasi pendidikan yang modern, transparan, dan berbasis digital.
Baca Lainnya :
- Percepat Penyelesaian Kasus Tanah Transmigrasi di Kalsel, Kementerian ATR/BPN Pimpin Mediasi Bahas Nilai Ganti Rugi
- Percepat Penyelesaian Kasus Tanah Transmigrasi di Kalsel, Kementerian ATR/BPN Pimpin Mediasi Bahas Nilai Ganti Rugi
- BNI Perkuat Peran Agen46 lewat Program Apresiasi SPEKTA 2025
- Indonesia Masters 2026: BNI Perkuat Dukungan untuk Pelatnas Bulu Tangkis Indonesia
- Pemkab Majalengka Siapkan Lahan Bangun Sekolah Rakyat, Dukung Program Strategis Nasional
Program Sekolah Rakyat secara resmi diluncurkan oleh Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto di Sekolah Rakyat Terintegrasi 9 Banjarbaru, Kalimantan Selatan, Senin (12/1/2026).
Acara tersebut dihadiri jajaran Menteri Kabinet Merah Putih, pimpinan kementerian dan lembaga, serta perwakilan BUMN, termasuk Direktur Kelembagaan BNI Eko Setyo Nugroho.
Dalam sambutannya, Presiden Prabowo menegaskan bahwa Program Sekolah Rakyat merupakan langkah strategis pemerintah untuk memastikan seluruh anak bangsa memperoleh hak pendidikan yang layak tanpa terhambat kondisi ekonomi maupun keterbatasan wilayah.
“Kita telah mewujudkan upaya ini melalui Program Sekolah Rakyat. Saya merasa bahagia dan terharu melihat dampak nyata dari kerja bersama ini,” ujar Prabowo.
Menurut Presiden, pendidikan adalah instrumen utama dalam memperkuat keadilan sosial dan memutus mata rantai kemiskinan.
Ia menegaskan bahwa tujuan bernegara adalah meningkatkan kualitas hidup seluruh rakyat Indonesia secara merata.
“Kita bernegara untuk memperbaiki kehidupan seluruh rakyat Indonesia, bukan hanya segelintir orang,” tegasnya.
Sementara itu, Menteri Sosial Saifullah Yusuf (Gus Ipul) melaporkan bahwa hingga awal 2026, Program Sekolah Rakyat telah beroperasi di 166 titik pada 34 provinsi.
Program ini melayani 15.954 siswa, dengan dukungan 2.218 guru dan 4.889 tenaga pendidik. “Sekolah Rakyat pada dasarnya merupakan gagasan langsung dari Presiden Prabowo dan terus kami tindaklanjuti sesuai arahan beliau,” ujar Gus Ipul.
Sebagai mitra strategis, BNI berperan dalam penguatan operasional Sekolah Rakyat melalui penyediaan Agen46 Mini Bank, Bank Sampah, pembukaan rekening siswa, serta Kartu Siswa berbasis reader untuk sistem absensi elektronik.
BNI juga menyiapkan sistem pengelolaan keuangan sekolah yang terintegrasi, meliputi penyaluran dana dari Kementerian Sosial, payroll guru, transaksi mitra sekolah seperti katering dan laundry, hingga dashboard monitoring keuangan yang seluruhnya dilakukan secara cashless melalui QRIS dan BNIdirect.
Direktur Kelembagaan BNI Eko Setyo Nugroho menegaskan bahwa dukungan ini bertujuan mendorong tata kelola pendidikan yang akuntabel dan efisien. “BNI ingin memastikan administrasi pendidikan di Sekolah Rakyat berjalan modern, transparan, dan efisien melalui layanan keuangan digital,” jelasnya.
Implementasi program tersebut salah satunya terlihat di Sekolah Rakyat 9 Banjarbaru yang dilengkapi fasilitas pembelajaran lengkap, mulai dari gedung pendidikan, aula serbaguna, GOR, musala, amphitheater, hingga ruang makan, guna mendukung proses belajar yang berkelanjutan.
Dengan sinergi lintas kementerian dan BUMN, keterlibatan BNI dalam Program Sekolah Rakyat diharapkan mampu mempercepat pemerataan akses pendidikan serta memperkuat fondasi pembangunan sumber daya manusia Indonesia secara inklusif dan berkelanjutan. (Reporter: Achmad Sholeh Alek)

.jpg)















