- Pabrik Uang Palsu Grade A Digerebek di Tangsel, Nilainya Capai Rp36 Miliar
- Menkop Dorong Transformasi Komunitas Ekraf Malang Jadi Koperasi
- Bank Jakarta dan ITB Perkuat Kolaborasi Pendidikan, Riset, dan Pengembangan Talenta
- Momen Istimewa Hari Juang Polri 2026, Para Mantan Kapolri dan Wakapolri Berkumpul di Mabes Polri
- Jalan Sangego Selatan Kota Tangerang Diperbaiki, Pemkot Mulai Terapkan Contraflow
- Menteri UMKM Ajak Mahasiswa Berwirausaha dan Ciptakan Lapangan Kerja
- Ciputra Life Bukukan Laba Rp99,3 Miliar, Premi Semester I 2026 Tumbuh 53 Persen
- Silaturahmi ke PDM Depok, Kapolres Christian Rony Putra Ajak Muhammadiyah Perkuat Kamtibmas
- Bursa Wirausaha Unggulan Hadir di Sumut, Kementerian UMKM Buka Akses Pasar dan Pembiayaan
- Dari Jakarta ke Flores, Kemenhub Salurkan Bantuan Korban Gempa Lewat Laut dan Udara
Wujudkan Kota Pangan Aman, Sachrudin: Tingkatkan Penerbitan SLHS!

MEGAPOLITANPOS.COM Kota Tangerang - Dalam upaya mewujudkan Kota Tangerang sebagai kota pangan aman, Wali Kota Tangerang, H. Sachrudin, menghadiri sekaligus membuka Pelatihan Keamanan Pangan Siap Saji, yang digelar oleh Dinas Kesehatan Kota Tangerang.
Dalam sambutannya, wali kota, menegaskan pentingnya perhatian serius terhadap keamanan pangan yang harus melibatkan seluruh pemangku kepentingan, termasuk pemerintah daerah, pelaku usaha, dan masyarakat.
"Kasus-kasus keracunan makanan yang terjadi di Indonesia, serta meningkatnya kesadaran masyarakat akan pentingnya pangan yang sehat, higienis, dan halal, menunjukkan bahwa kita semua dituntut untuk meningkatkan kualitas pengelolaan pangan," ujar wali kota.
Baca Lainnya :
- Pabrik Uang Palsu Grade A Digerebek di Tangsel, Nilainya Capai Rp36 Miliar
- Menkop Dorong Transformasi Komunitas Ekraf Malang Jadi Koperasi
- Bank Jakarta dan ITB Perkuat Kolaborasi Pendidikan, Riset, dan Pengembangan Talenta
- Momen Istimewa Hari Juang Polri 2026, Para Mantan Kapolri dan Wakapolri Berkumpul di Mabes Polri
- Jalan Sangego Selatan Kota Tangerang Diperbaiki, Pemkot Mulai Terapkan Contraflow
Sebagaimana amanat Undang-Undang Nomor 18 Tahun 2012 tentang Pangan dan Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 14 Tahun 2021 tentang Standar Kesehatan Lingkungan, pengelolaan pangan siap saji harus memenuhi standar higiene dan sanitasi yang baik, yang dibuktikan dengan penerbitan SLHS.
"Oleh karena itu, dalam rangka menindaklanjuti amanat peraturan tersebut, serta pelaksanaan Program 100 Hari Kerja, saya bersama Bapak Maryono, Kami melalui Dinkes mengadakan pelatihan ini," kata Sachrudin, saat membuka kegiatan Pelatihan SLHS, di Patio Puspem Kota Tangerang pada Selasa, (29/04/2025).
Wali kota berharap, pelatihan ini juga akan meningkatkan jumlah penerbitan SLHS di Kota Tangerang, sekaligus menjamin produk pangan siap saji yang aman dan layak konsumsi, meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap produk pangan lokal, dan memperkuat posisi Kota Tangerang sebagai kota yang peduli terhadap kesehatan dan kesejahteraan warganya.
"Dalam hal ini, sektor UMKM, khususnya pelaku usaha jasa boga, katering, dan restoran, merupakan penggerak ekonomi yang penting di Kota Tangerang. Namun, pertumbuhan sektor ini harus dibarengi dengan peningkatan standar keamanan pangan agar daya saing usaha terus meningkat dan kesehatan masyarakat tetap terjaga, salah satunya melalui SLHS," tambahnya.
Melalui pelatihan ini, lanjut Sachrudin, diharapkan para pelaku usaha kuliner dan restoran di Kota Tangerang dapat memahami dan mengimplementasikan prosedur yang benar dalam pengelolaan pangan, guna memberikan produk yang aman dan berkualitas bagi konsumen. Hal ini juga merupakan langkah konkret dalam memperkuat sektor UMKM yang semakin tumbuh pesat di Kota Tangerang.
“Saya mengajak seluruh peserta untuk mengikuti pelatihan ini dengan sungguh-sungguh, mengimplementasikan ilmu yang didapat dalam praktik sehari-hari, dan menjadi pelopor dalam mewujudkan Kota Tangerang sebagai "Kota Pangan Aman," tukas wali kota. ** (Jhn)
















