- Harap Perdamaian, Keluarga Salah Satu Tersangka Kasus Padel Gelar Doa Bersama
- PRSI Gelar Sosialisasi dan Pelatihan Robotik di SDN Pancoran 07 Pagi Jakarta Selatan
- Sidak di RW 05 Poris Gaga, Komisi I : Para Pengembang di Kota Tangerang Harap Berikan Akses Jalan Untuk Warga
- Panggih Riadi, Kembali Mengabdi untuk Desa Sumberboto Maju
- Hanya di Jakarta Fair 2026, Produk Furniture Diskon hingga 60 Persen
- Terkait Isu Dugaan Penyekapan dan Pemerasan di Percetakan “Mau Print”, Pemilik Percetakan Memberikan Klarifikasi dan Memohon Masyarakat Jangan Mudah Terbawa Opini Sesaat
- Dari Pupuk Bersubsidi hingga Klinik Kesehatan, KDMP Tamanmartani Hadirkan Solusi Nyata bagi Warga
- PRSI dan PT Angri Pangan Indonesia Maju Teken MoU Dukung Program Robotika untuk Negeri
- Majalengka Gaspol PAD, Retribusi TKA Tembus Target 5,6 Miliar
- Baznas-Polres Sumedang Khitan Massal, 82 Anak Terbantu Warga
Umat Hindu Di Tangerang Gelar Pujawali Pura Kerta Jaya Ke-59

Keterangan Gambar : Peringatan hari Pujawali ke 59 di pimpin oleh Ida Phandita Nabe putra sidemen selaku pemimpin upacara (Manggala).
MEGAPOLITANPOS.COM Kota Tangerang - Melalui kebersamaan dalam kebhinekaan, dalam rangka moderasi beragama umat Hindu di Tangerang menggelar Pujawali ke 59. Kegiayan di gelar di Pura Kerta Jaya Tangerang Jalan KS. Tubun Dalam, Kelurahan Koang Jaya, Kecamatan Tangerang, Kota Tangerang, Sabtu (18/02/2023).
Peringatan hari Pujawali ke 59 di pimpin oleh Ida Phandita Nabe putra sidemen selaku pemimpin upacara (Manggala).

Baca Lainnya :
- Sidak di RW 05 Poris Gaga, Komisi I : Para Pengembang di Kota Tangerang Harap Berikan Akses Jalan Untuk Warga
- Majalengka Gaspol PAD, Retribusi TKA Tembus Target 5,6 Miliar
- Baznas-Polres Sumedang Khitan Massal, 82 Anak Terbantu Warga
- Polres Majalengka Bongkar Jaringan Tembakau Sintetis, 1 Ditangkap
- LKPM Soroti RTRW Majalengka, Ancaman Nyata bagi Investor
Di sela-sela kegiatan Ida Phandita Nabe menjelaskan, acara Pujawali sendiri diadakan setiap 6 bulan sekali di Pura Kerta Jaya Tangerang, Dengan kata lain, Piodalan/Pujawali/Petoyan yang merupakan peringatan hari lahirnya sebuah tempat suci umat Hindu. Dengan adanya upacara keagamaan ini, maka setiap pura yang tersebar di Bali maupun di Nusantara memiliki hari yang ditetapkan sebagai hari suci untuk piodalan ataupun pujawali.
"Didalam acara ini kita juga melaksanakan beberapa kegiatan seperti Donor darah, Pengobatan gratis serta pembagian sembako, harapan saya seluruh umat Hindu dan komponen-komponen yang ada agar memuliakan, baik secara internal maupun eksternal dari umat hindu. Kita bisa bersama-sama menjalin kerjasama dan menjalin hubungan yang harmonis agar kita dapat beribadah dengan aman, nyaman dan tenteram,"ucapnya.

Sementara, disela-sela kegiatan Pujawali ini terlihat beberapa tim dari bapak-bapak dan anak muda yang memakai seragam bertuliskan PECALANG yang sedang sibuk mengatur serta menertibkan kegiatan tersebut.
Wayan putu sunarta ketua pecalang pura Kerta jaya Tangerang menjelaskan apa itu Pecalang.

"Dalam Bahasa Bali, pecalang diambil dari kata “celang” yang artinya tajam indranya. Pecalang adalah polisi tradisional yang bertugas menjaga, mengamankan, menertibkan desa, wilayah, baik dalam aktivitas sehari-hari maupun upacara adat atau keagamaan" ucap Wayan. ** (Nan)












.jpg)




