- Punya Riwayat GERD atau Maag? Ini Checklist Sebelum Minum Apa Pun
- Musrenbang Teweh Baru Digelar, Hj Nety Herawati Tekankan Pembangunan Tepat Sasaran
- PWI Majalengka Rayakan HPN 2026, Pers Didorong Terus Jadi Garda Terdepan Demokrasi
- Musrenbang Teweh Baru, DPRD Siap Kawal Prioritas Pembangunan 2027
- Ketua DPRD Barito Utara Tekankan Sinkronisasi Program dalam Musrenbang Gunung Timang
- Ramadhan 1447 H, Zakat Fitrah Majalengka Rp. 40 Ribu
- H Tajeri Soroti Maraknya Narkoba di Kalteng, Ajak Semua Elemen Bergerak Bersama
- Penyalahgunaan Narkoba di Kalteng Meningkat, DPRD Barut Soroti Sulitnya Tangkap Bandar
- Bahas Implementasi Perpres 4/2026 tentang Pengendalian Alih Fungsi Lahan Sawah, Menteri Nusron Paparkan _Roadmap_ Penetapan LSD di 2026
- Dari Kampus ke Desa, 304 Taruna/i STPN Ambil Peran Menguatkan Data Tanah Masyarakat di Jawa Tengah
Umat Hindu Di Tangerang Gelar Pujawali Pura Kerta Jaya Ke-59

Keterangan Gambar : Peringatan hari Pujawali ke 59 di pimpin oleh Ida Phandita Nabe putra sidemen selaku pemimpin upacara (Manggala).
MEGAPOLITANPOS.COM Kota Tangerang - Melalui kebersamaan dalam kebhinekaan, dalam rangka moderasi beragama umat Hindu di Tangerang menggelar Pujawali ke 59. Kegiayan di gelar di Pura Kerta Jaya Tangerang Jalan KS. Tubun Dalam, Kelurahan Koang Jaya, Kecamatan Tangerang, Kota Tangerang, Sabtu (18/02/2023).
Peringatan hari Pujawali ke 59 di pimpin oleh Ida Phandita Nabe putra sidemen selaku pemimpin upacara (Manggala).

Baca Lainnya :
- PWI Majalengka Rayakan HPN 2026, Pers Didorong Terus Jadi Garda Terdepan Demokrasi
- Pembangunan Flyover Sudirman dan Batuceper Solusi Mengatasi Kemacetan
- DPRD Kota Tangerang Dukung Program Isbat Nikah Pemkot untuk Perkuat Perlindungan Keluarga
- HUT Majalengka ke-186, Ketua Komisi III DPRD: Sejarah Pijakan, Inovasi Jalan Menuju Langkung SAE
- TMMD ke-127 Resmi Dimulai di Majalengka, Sinergi TNI dan Pemda Bangun Infrastruktur Desa
Di sela-sela kegiatan Ida Phandita Nabe menjelaskan, acara Pujawali sendiri diadakan setiap 6 bulan sekali di Pura Kerta Jaya Tangerang, Dengan kata lain, Piodalan/Pujawali/Petoyan yang merupakan peringatan hari lahirnya sebuah tempat suci umat Hindu. Dengan adanya upacara keagamaan ini, maka setiap pura yang tersebar di Bali maupun di Nusantara memiliki hari yang ditetapkan sebagai hari suci untuk piodalan ataupun pujawali.
"Didalam acara ini kita juga melaksanakan beberapa kegiatan seperti Donor darah, Pengobatan gratis serta pembagian sembako, harapan saya seluruh umat Hindu dan komponen-komponen yang ada agar memuliakan, baik secara internal maupun eksternal dari umat hindu. Kita bisa bersama-sama menjalin kerjasama dan menjalin hubungan yang harmonis agar kita dapat beribadah dengan aman, nyaman dan tenteram,"ucapnya.

Sementara, disela-sela kegiatan Pujawali ini terlihat beberapa tim dari bapak-bapak dan anak muda yang memakai seragam bertuliskan PECALANG yang sedang sibuk mengatur serta menertibkan kegiatan tersebut.
Wayan putu sunarta ketua pecalang pura Kerta jaya Tangerang menjelaskan apa itu Pecalang.

"Dalam Bahasa Bali, pecalang diambil dari kata “celang” yang artinya tajam indranya. Pecalang adalah polisi tradisional yang bertugas menjaga, mengamankan, menertibkan desa, wilayah, baik dalam aktivitas sehari-hari maupun upacara adat atau keagamaan" ucap Wayan. ** (Nan)












.jpg)




