- Menkop Dorong Transformasi Komunitas Ekraf Malang Jadi Koperasi
- Bank Jakarta dan ITB Perkuat Kolaborasi Pendidikan, Riset, dan Pengembangan Talenta
- Momen Istimewa Hari Juang Polri 2026, Para Mantan Kapolri dan Wakapolri Berkumpul di Mabes Polri
- Jalan Sangego Selatan Kota Tangerang Diperbaiki, Pemkot Mulai Terapkan Contraflow
- Menteri UMKM Ajak Mahasiswa Berwirausaha dan Ciptakan Lapangan Kerja
- Ciputra Life Bukukan Laba Rp99,3 Miliar, Premi Semester I 2026 Tumbuh 53 Persen
- Silaturahmi ke PDM Depok, Kapolres Christian Rony Putra Ajak Muhammadiyah Perkuat Kamtibmas
- Bursa Wirausaha Unggulan Hadir di Sumut, Kementerian UMKM Buka Akses Pasar dan Pembiayaan
- Dari Jakarta ke Flores, Kemenhub Salurkan Bantuan Korban Gempa Lewat Laut dan Udara
- Bukan Sekadar Gangguan Sinyal, KRL Bogor-Jakarta Terganggu akibat Insiden di Tebet
Umat Hindu Di Tangerang Gelar Pujawali Pura Kerta Jaya Ke-59

Keterangan Gambar : Peringatan hari Pujawali ke 59 di pimpin oleh Ida Phandita Nabe putra sidemen selaku pemimpin upacara (Manggala).
MEGAPOLITANPOS.COM Kota Tangerang - Melalui kebersamaan dalam kebhinekaan, dalam rangka moderasi beragama umat Hindu di Tangerang menggelar Pujawali ke 59. Kegiayan di gelar di Pura Kerta Jaya Tangerang Jalan KS. Tubun Dalam, Kelurahan Koang Jaya, Kecamatan Tangerang, Kota Tangerang, Sabtu (18/02/2023).
Peringatan hari Pujawali ke 59 di pimpin oleh Ida Phandita Nabe putra sidemen selaku pemimpin upacara (Manggala).

Baca Lainnya :
- Jalan Sangego Selatan Kota Tangerang Diperbaiki, Pemkot Mulai Terapkan Contraflow
- Komisi Ii DPRD Kota Tangerang Apresiasi Program CKG
- Ineu Bongkar Alasan Jabar Pinjam Rp 3,4 Triliun di Tengah Defisit
- Segenap Jajaran Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Pemerintah Kabupaten Tangerang mengucapkan Dirgahayu Kemerdekaan Indonesia ke -81
- Masyarakat Nilai Pelayanan Berkategori Baik Capai 84,42 Kepuasan
Di sela-sela kegiatan Ida Phandita Nabe menjelaskan, acara Pujawali sendiri diadakan setiap 6 bulan sekali di Pura Kerta Jaya Tangerang, Dengan kata lain, Piodalan/Pujawali/Petoyan yang merupakan peringatan hari lahirnya sebuah tempat suci umat Hindu. Dengan adanya upacara keagamaan ini, maka setiap pura yang tersebar di Bali maupun di Nusantara memiliki hari yang ditetapkan sebagai hari suci untuk piodalan ataupun pujawali.
"Didalam acara ini kita juga melaksanakan beberapa kegiatan seperti Donor darah, Pengobatan gratis serta pembagian sembako, harapan saya seluruh umat Hindu dan komponen-komponen yang ada agar memuliakan, baik secara internal maupun eksternal dari umat hindu. Kita bisa bersama-sama menjalin kerjasama dan menjalin hubungan yang harmonis agar kita dapat beribadah dengan aman, nyaman dan tenteram,"ucapnya.

Sementara, disela-sela kegiatan Pujawali ini terlihat beberapa tim dari bapak-bapak dan anak muda yang memakai seragam bertuliskan PECALANG yang sedang sibuk mengatur serta menertibkan kegiatan tersebut.
Wayan putu sunarta ketua pecalang pura Kerta jaya Tangerang menjelaskan apa itu Pecalang.

"Dalam Bahasa Bali, pecalang diambil dari kata “celang” yang artinya tajam indranya. Pecalang adalah polisi tradisional yang bertugas menjaga, mengamankan, menertibkan desa, wilayah, baik dalam aktivitas sehari-hari maupun upacara adat atau keagamaan" ucap Wayan. ** (Nan)
















