- Dengar Langsung Persoalan Layanan di Lapangan, Menteri Nusron Kumpulkan Sejumlah Kepala Kantor Pertanahan di Jawa Barat
- Nekat Curi Baut KA, Pemuda Asal Kalimantan dibekuk Polisi
- Resmi Hibah Aset Perumdam TKR Perpipaan Sambungan Langganan Sudah Jadi Tangung Jawab Perumda TB Kota Tangerang
- Jaga Situasi Kamtibmas, Kodim 0506/Tgr Patroli Malam/Siskamling
- Menanam Masa Depan: Aksi Koramil 08 Pamulang Hijaukan Gerbang Emas
- Masih Pegang Girik di 2026? Kementerian ATR/BPN Imbau Masyarakat Tak Perlu Khawatir
- Penegakan Hukum di KPK dan Kejaksaan Disorot, Pengamat Bilang Soal Relasi
- Tingkatkan Kepastian dan Perlindungan Hukum di Bidang Pertanahan, Kementerian ATR/BPN Bahas Konsepsi Perubahan PP Nomor 18 Tahun 2021
- Reforma Agraria Ubah Pola Pikir Warga Desa Baumata di Kabupaten Kupang, Hasilkan Peningkatan Penghasilan Petani
- Wabup Felix Sonadie Wakili Pemkab Barito Utara di Puncak Perayaan Hari Jadi Ke 73 Kotim
Transformasi Menuju Bank Berorientasi Global, Bank Jakarta Luncurkan Kartu Debit Visa
.jpg)
Keterangan Gambar : Bank Jakarta resmi meluncurkan Kartu Debit Visa
MEGAPOLITANPOS.COM, Jakarta,- Bank Jakarta resmi meluncurkan Kartu Debit Visa dalam sebuah acara yang digelar di Lippo Mall Kemang, Jakarta Selatan, Senin (5/1/2026). Peluncuran ini menandai langkah strategis Bank Jakarta dalam proses transformasi menuju lembaga keuangan modern yang berorientasi global, sejalan dengan upaya memperkuat posisi Jakarta sebagai kota bisnis berskala internasional.
Acara tersebut dihadiri Gubernur Jakarta Pramono Anung, Wakil Gubernur Jakarta Rano Karno, Ketua DPRD DKI Jakarta Khoiruddin, serta perwakilan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan Bank Indonesia. Kehadiran para pemangku kepentingan itu mencerminkan dukungan terhadap penguatan tata kelola dan profesionalisme Bank Jakarta.
Dalam sambutannya, Gubernur Jakarta Pramono Anung menekankan bahwa kepercayaan atau trust merupakan fondasi utama dalam dunia perbankan. Ia menegaskan Pemerintah Provinsi Jakarta memberikan ruang kepada manajemen Bank Jakarta untuk bekerja secara profesional tanpa intervensi politik, yang selama ini kerap menjadi tantangan bagi Bank Pembangunan Daerah (BPD).
Baca Lainnya :
- Ketua DPRD DKI: Bank Jakarta Naik Kelas, Kartu Debit Visa Bisa Digunakan di 200 Negara
- Bank Jakarta Transformasi Layanan, Luncurkan Kartu Debit Visa untuk Transaksi Internasional
- Transformasi Menuju Bank Berorientasi Global, Bank Jakarta Luncurkan Kartu Debit Visa
- Kementerian UMKM Bentuk Klinik UMKM Bangkit Percepat Pemulihan Ekonomi Pascabencana di Sumatra
- KemenUMKM Tegaskan SMESCO sebagai Rumah UMKM dengan Beragam Layanan Terpadu
“Ini menandakan adanya trust. Yang dibangun pertama kali adalah rasa percaya kepada Saudara-saudara sekalian untuk mengubah dan mentransformasi bank milik pemerintah daerah, yang biasanya banyak intervensi, menjadi bank yang dikelola sepenuhnya secara profesional,” ujar Pramono.
Pramono juga menginstruksikan jajaran direksi untuk mulai mempersiapkan langkah melantai di bursa saham melalui skema Initial Public Offering (IPO).
Menurutnya, IPO merupakan mekanisme penting untuk memastikan transparansi, akuntabilitas, serta kesehatan aset bank dalam jangka panjang karena pengawasan dilakukan secara terbuka oleh publik.
“Saya betul-betul menginginkan Bank Jakarta mempersiapkan diri untuk IPO. Dengan begitu, bank ini menjadi lebih sehat, tidak lagi bergantung pada figur tertentu, termasuk gubernur dan wakil gubernur. Pengawasannya adalah publik,” tegasnya.
Pintu Masuk ke Ekosistem Global
Direktur Utama Bank Jakarta Agus H Widodo menjelaskan, kerja sama dengan Visa menjadi tonggak penting dalam peta jalan transformasi Bank Jakarta untuk lima tahun ke depan. Melalui kartu debit ini, nasabah memperoleh akses ke jaringan pembayaran global yang mencakup lebih dari 200 negara.
“Bank yang menguasai transaksi akan memahami kebutuhan nasabah. Bank yang memahami kebutuhan akan memenangkan kepercayaan. Di titik itulah Bank Jakarta menempatkan transformasinya,” ujar Agus.
Ia menyebutkan tiga fokus utama Bank Jakarta, yakni pertumbuhan berbasis ekosistem Jakarta, penguatan kualitas aset melalui penerapan good corporate governance, serta pembangunan kapabilitas digital dan sumber daya manusia. Dengan hadirnya Kartu Debit Visa, nasabah dari berbagai segmen, mulai dari aparatur sipil negara (ASN) hingga pelaku UMKM, dapat menikmati layanan transaksi berstandar internasional.
“Nasabah kami, baik ASN, pelaku UMKM, profesional, maupun warga Jakarta, kini dapat bertransaksi dengan lebih aman dan nyaman di jutaan merchant Visa, baik di dalam maupun luar negeri,” katanya.
Dorong UMKM dan Integrasi Transportasi
Country Manager Visa Indonesia Vira Widiyasari menilai kehadiran kartu debit ini membuka peluang bagi pelaku UMKM di Jakarta untuk menjangkau pasar internasional melalui sistem pembayaran lintas negara yang aman.
“Kita bisa membayangkan pelaku UMKM di Tanah Abang yang menerima pesanan pertamanya dari Malaysia. Di situlah inti kolaborasi ini, memberdayakan masyarakat agar dapat melakukan transaksi lintas negara dengan aman dan nyaman,” ujar Vira.
Ia menambahkan, inisiatif tersebut sejalan dengan visi Jakarta untuk masuk dalam jajaran 50 kota global dunia pada 2030. Akses terhadap sistem pembayaran digital yang diterima di sekitar 100 juta merchant internasional dinilai dapat menjadi penghubung antara pelaku ekonomi lokal dengan pasar global.
Selain ekspansi global, Gubernur Pramono Anung juga menyoroti potensi integrasi Bank Jakarta dengan sistem transportasi publik. Dengan jumlah pengguna Transjakarta yang mencapai sekitar 1,4 hingga 1,5 juta orang per hari, pemanfaatan layanan Bank Jakarta dalam transaksi harian dinilai dapat memperkuat basis data dan daya tarik bank di mata investor.
“Kalau setiap hari pengguna Transjakarta melakukan tap dan di dalamnya ada transaksi Bank Jakarta, berapa pun nilainya, database itu akan menjadi kekuatan besar bagi Bank Jakarta,” ujarnya.
Dalam kesempatan tersebut, Pramono juga melontarkan candaan terkait pengelolaan keuangan pribadinya yang disambut tawa para hadirin.
“Selama ini saya tidak pernah mengatur pembayaran sendiri, semuanya diatur istri saya. Saya ini tipe ‘Bang Masil’, masuk langsung hilang,” ucapnya.
Peluncuran Kartu Debit Visa ditutup dengan penggunaan kartu secara simbolis, menandai kesiapan Bank Jakarta untuk bersaing sebagai bank modern yang mengedepankan profesionalisme, transparansi, dan pelayanan sesuai kebutuhan masyarakat Jakarta.(Reporter: Achmad Sholeh Alek).




.jpg)











