- Sekretariat DPRD Barito Utara Ikut Kerja Bakti Jelang Pembukaan Batara Expo 2026
- PTPN I Genjot Kinerja Regional 1, Tembakau Deli Dijaga sebagai Warisan Bernilai Global
- Ciracas Targetkan 49 Biopori Jumbo untuk Kurangi Sampah
- Hari Lingkungan Hidup 2026: Ketua DPRD Kota Bogor Dorong Aksi Nyata Penanaman Pohon
- Dengar Kisah Marbot Jadi Panglima di 1 Muharram 1448 H, Ini Pesan Menyentuh Ketua DPRD Kota Bogor
- Belajar Sampaikan Aspirasi, Siswa SMPIT Nurul Fikri Datangi DPRD Kota Bogor
- Hadiri Job Fair 2026, Komisi IV DPRD Bogor Dorong Penurunan Pengangguran
- Tak Berizin, DPRD Kota Bogor Minta Pembangunan Hotel Prima Katulampa Dihentikan
- Warga Baru PSHT Cabang Kota Blitar, Gerbang Masuk Persaudaraan
- Ghost Buzzer Siap Warnai Liburan Sekolah, Horor Anak Penuh Pesan Persahabatan dan Keberanian
Difasilitasi Kemendag, Dua UMKM Sukses Ekspor Perdana ke UEA

Keterangan Gambar : produsen camilan sehat Indonesia berhasil merealisasikan ekspor perdana ke Dubai, Uni Emirat Arab (UEA).
MEGAPOLITANPOS.COM, Dubai- Dua pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) produsen camilan sehat Indonesia berhasil merealisasikan ekspor perdana ke Dubai, Uni Emirat Arab (UEA).
Total nilai transaksi mencapai USD 10.588 atau setara sekitar Rp178,25 juta.
Kedua UMKM tersebut adalah CV Cahaya Sinar Terang dan Hundred Seed yang menjalin kerja sama dengan perusahaan importir Live Better Trading.
Baca Lainnya :
- Kementerian UMKM Perkuat Promosi Wastra Kalimantan Timur
- Menkop Perkuat Peran Koperasi Dalam Ekosistem Energi Terbarukan
- Ketua Dewan Pembina PP MES Ma,ruf Amin Lantik Pengurus Masyarakat Ekonomi Syariah Periode 2026-2031
- Menteri UMKM Apresiasi KURDA Bunga 0 Persen untuk Pengusaha UMKM Sragen
- Menteri Maman Siapkan Aturan Pelindungan dan Perkuatan Ekosistem Digital UMKM
Realisasi ekspor ini merupakan hasil dari proses penjajakan bisnis (business matching) serta partisipasi dalam pameran dagang internasional yang difasilitasi Kementerian Perdagangan Republik Indonesia.
Kepala Indonesia Trade Promotion Center Dubai (ITPC Dubai), Widy Haryono, menyampaikan bahwa keberhasilan ini membuktikan strategi promosi perdagangan ke pasar UEA berjalan tepat sasaran.
“Pendekatan yang kami lakukan tidak hanya mempertemukan pelaku usaha dengan buyer, tetapi juga memastikan adanya tindak lanjut konkret hingga menghasilkan transaksi dan kontrak dagang berkelanjutan,” ujar Widy.
Tembus Pasar Lewat Pameran Internasional
Keikutsertaan CV Cahaya Sinar Terang dalam pameran International Susswaren Messe Middle East pada September 2025 di Dubai menjadi pintu masuk kerja sama tersebut. Dalam ajang itu, produsen camilan sehat asal Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta, ini berhasil melakukan negosiasi langsung dengan Live Better Trading.
Kesepakatan yang tercapai meliputi pemesanan produk merek Verlin dan Nola dengan nilai transaksi USD 5.888 atau sekitar Rp99,13 juta.
CV Cahaya Sinar Terang dikenal sebagai produsen granola, sereal renyah (puffs), dan kue kering berbahan dasar sereal. Sejak 2023, perusahaan ini telah mengantongi sertifikasi Hazard Analysis and Critical Control Point (HACCP) melalui fasilitasi Kemendag, yang memperkuat standar keamanan pangan dan meningkatkan daya saing di pasar global.
Pemilik CV Cahaya Sinar Terang, Jessica, mengapresiasi dukungan pemerintah dalam proses sertifikasi dan fasilitasi pameran internasional.
“Berkat keikutsertaan dalam berbagai pameran dagang yang difasilitasi ITPC Dubai, produk kami kini berhasil menembus pasar mancanegara,” ujarnya.
Produk Masuk Amazon UEA
Perwakilan Live Better Trading, Mariam, menyatakan optimisme terhadap daya saing camilan sehat asal Indonesia di pasar UEA. Bahkan, merek Verlin dan Nola kini telah resmi terdaftar di Amazon UAE dan mulai dapat dibeli secara daring sejak Februari 2026.
Menurut Mariam, seluruh proses verifikasi, inspeksi, dan kepabeanan berjalan lancar berkat kepatuhan eksportir terhadap standar mutu internasional.
Selain dari Yogyakarta, Live Better Trading juga memesan produk granola merek Granola Creations dari Hundred Seed, produsen asal Denpasar, Bali. Kerja sama ini terjalin melalui business matching daring dengan nilai transaksi USD 4.700 atau sekitar Rp79,12 juta.
Patuh Regulasi, Kunci Tembus Pasar UEA
Widy menegaskan pentingnya kesiapan mutu, kepatuhan regulasi internasional, serta kesesuaian kemasan dan pelabelan dengan standar negara tujuan ekspor.
“Permintaan terhadap produk pangan olahan sehat terus meningkat di pasar UEA.
Kami akan terus memfasilitasi pelaku usaha untuk memperluas penetrasi pasar di kawasan Timur Tengah,” katanya.
Secara makro, kinerja perdagangan Indonesia-UEA menunjukkan tren positif. Pada 2025, total perdagangan kedua negara mencapai USD 6,44 miliar, dengan ekspor Indonesia sebesar USD 4,03 miliar dan impor USD 2,41 miliar. Indonesia mencatat surplus USD 1,62 miliar.
Angka tersebut meningkat dibanding 2024 yang mencatat total perdagangan USD 5,07 miliar, dengan surplus Indonesia sebesar USD 1,06 miliar.
Keberhasilan ekspor perdana ini menjadi sinyal kuat bahwa UMKM Indonesia, khususnya sektor pangan olahan sehat, semakin kompetitif dan mampu bersaing di pasar global, khususnya kawasan Timur Tengah.(Reporter: Achmad Sholeh Alek).

.jpg)



.jpg)











