- Polisi Bongkar Curat di Maja, Pelaku Ditangkap di Sumedang
- Cari Sensasi Berujung Bui, 3 Pemuda Majalengka Ditahan Polisi
- Peringati HUT TNI Ke-81, Danrem Olahraga Bersama 2000 Masyarakat.
- Kementerian UMKM Dorong Flobamorata Creative Expo Jadi Pintu Perluasan Pasar UMKM NTT
- Maman Imanul Haq Ungkap Alasan Rocky Gerung Layak Dekat Prabowo
- Patroli Malam, Babinsa Bersatu Ciptakan Lingkungan Aman dan Nyaman.
- Dulu Pemohon yang Cari Petugas Ukur, Sejak Ada Pengukuran Terjadwal Kini Tanah Diukur Lebih Pasti dan Cepat.
- Wamen UMKM Helvi Moraza Dorong UMKM Sumbar Bangkit dan Naik Kelas Pascabencana
- Patroli Malam Babinsa dan Komduk, Bentuk Nyata Kemanunggalan TNI Dengan Rakyatnya.
- Dorong Wartawan Berkualitas, PWI Jaya Gelar UKW Angkatan ke-66, di Kantor Wali Kota Jakarta Pusat
TPS Liar di Parung Serab Kota Tangerang Dikeluhkan Warga

Keterangan Gambar : Tumpukan sampah di Parung Serab
MEGAPOLITANPOS.COM, Kota Tangerang - Tempat Pembuangan Sampah (TPS) liar yang berada di Jalan Raya Raden Patah Parung Serab Kecamatan Ciledug Kota Tangerang, dikeluhkan warga.
Persoalan sampah di Kota Tangerang seakan belum pernah ada habisnya. Mulai dari tumpukan sampah yang berjejer di badan jalan, bahkan di lahan kosong yang kini masih menjadi Tempat Pembuangan Sampah (TPS) Liar.
Seperti yang ada di Kawasan Jalan Raden Patah, Parung Serab, Ciledug, Kota Tangerang. Tiap malam pengguna jalan selalu diperlihatkan dengan adanya pemandangan sampah yang menumpuk disepanjang badan jalan tersebut.
Baca Lainnya :
- Polisi Bongkar Curat di Maja, Pelaku Ditangkap di Sumedang
- Maman Imanul Haq Ungkap Alasan Rocky Gerung Layak Dekat Prabowo
- Patroli Malam, Babinsa Bersatu Ciptakan Lingkungan Aman dan Nyaman.
- Patroli Malam Babinsa dan Komduk, Bentuk Nyata Kemanunggalan TNI Dengan Rakyatnya.
- Sport City Jadi Strategi Baru Kota Tangerang Gerakkan Hotel, UMKM dan Tingkatkan Ekonomi.
Warga sekitar yang tidak mau disebutkan namanya mengeluh dengan tumpukan sampah tersebut.
"Kalau bisa mah jangan buang sampah di badan jalan tersebut," ujarnya.
Sementara, pengguna jalan yang sering melintasi jalan tersebut Lukman mengeluh bau tidak sedap setiap melintas wilayah tersebut.
"Selain pemandangan yang kurang bagus, juga bau yang menyengat dari sampah tersebut, apalagi sampah tersebut menumpuk di pinggir median jalan," ucapnya.
Ia berharap pihak terkait dalam hal ini DLHK Kota Tangerang untuk segera menutup tempat pembuangan sampah liar tersebut, agar warga tidak seenaknya membuang di tempat itu.
Saat dikonfirmasi prihal sampah tersebut, Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Kota Tangerang, Tihar Sopian membenarkan adanya sampah di badan jalan tersebut, tetapi selalu diangkut oleh petugas kebersihan di setiap pagi hari.
"Betul, jam 7 sudah clear. Silahkan koordinasi dengan KA UPT Timur," kata Tihar Sopian saat dihubungi melalui pesan singkatnya, Rabu (31/8/2022).
Saat dikabarkan bahwa tumpukan sampah itu selalu ada di setiap malam hari, mantan Camat Karawaci ini menjawab dengan singkat.
"Ya diangkut lagi..bersih lagi," ucapnya.
Senada dikatakan oleh Kepala UPT Timur DLHK Kota Tangerang, Armiga, bahwa tumpukan sampah yang ada di sepanjang median jalan Raden Patah tersebut selalu dirapihkan menjelang pagi hari.
"Setiap harinya kita angkut, pagi maksimal jam 7 lokasi median jalan sudah clear dari tumpukan sampah," katanya.
Adanya tumpukan sampah di badan jalan tersebut diduga dari minimnya peran kepedulian dari masyarakat setempat akan kebersihan di lingkungannya.
"Seharusnya dipilah-pilah dahulu di rumah, baru buang ke TPS atau pelayanan pengangkutan sampah oleh armada kita. Mangkanya kita angkut, begitupun yang ada di TPS," Tuturnya.Jhn









.jpg)






