- Menkop Dorong Optimalisasi Pengelolaan Dana Umat Dan Sinkronisasi Dengan Program Kopdes Merah Putih
- Sidak Pasar Jelang Lebaran, Bupati Barito Utara Pastikan Stok Pangan Aman dan Harga Stabil
- Bupati Barito Utara Pimpin Rapat Percepatan Operasional Koperasi Merah Putih
- Kinerja Industri Asuransi Jiwa Sepanjang Tahun 2025 Tetap Stabil, AAJI: Komitmen Pelindungan
- Wakabid Pendidikan PWI Jaya Indra Utama jadi Komisaris Utama Waskita Beton Precast Tbk, Kesit B Handoyo Sampaikan Ucapan Selamat
- LSM LASKAR Angkat Bicara Carut Marut MBG di Blitar
- TaniBot System: Inovasi PRSI Menuju Era Smart Farming di Indonesia
- Pengusaha Majalengka H. Memet Tasmat Berbagi dengan Wartawan Jelang Idul Fitri 2026
- Universitas Bandar Lampung Perkuat Kompetensi Guru Melalui Pelatihan Coding dan Robotik
- Semarak Ramadan, PWI Jaya Salurkan Ratusan Bingkisan untuk Yatim dan Dhuafa
TPS Liar di Parung Serab Kota Tangerang Dikeluhkan Warga

Keterangan Gambar : Tumpukan sampah di Parung Serab
MEGAPOLITANPOS.COM, Kota Tangerang - Tempat Pembuangan Sampah (TPS) liar yang berada di Jalan Raya Raden Patah Parung Serab Kecamatan Ciledug Kota Tangerang, dikeluhkan warga.
Persoalan sampah di Kota Tangerang seakan belum pernah ada habisnya. Mulai dari tumpukan sampah yang berjejer di badan jalan, bahkan di lahan kosong yang kini masih menjadi Tempat Pembuangan Sampah (TPS) Liar.
Seperti yang ada di Kawasan Jalan Raden Patah, Parung Serab, Ciledug, Kota Tangerang. Tiap malam pengguna jalan selalu diperlihatkan dengan adanya pemandangan sampah yang menumpuk disepanjang badan jalan tersebut.
Baca Lainnya :
- LSM LASKAR Angkat Bicara Carut Marut MBG di Blitar
- Pengusaha Majalengka H. Memet Tasmat Berbagi dengan Wartawan Jelang Idul Fitri 2026
- Operasi Keselamatan Lodaya 2026 Digelar, Ratusan Personel Amankan Majalengka
- DPR Dorong Percepatan Teknologi Pengolahan Sampah Usai Tragedi Bantargebang
- Jelang Operasi Ketupat Semeru 2026, Kapolres Blitar Kota Cek Kesiapan Kendaraan Dinas
Warga sekitar yang tidak mau disebutkan namanya mengeluh dengan tumpukan sampah tersebut.
"Kalau bisa mah jangan buang sampah di badan jalan tersebut," ujarnya.
Sementara, pengguna jalan yang sering melintasi jalan tersebut Lukman mengeluh bau tidak sedap setiap melintas wilayah tersebut.
"Selain pemandangan yang kurang bagus, juga bau yang menyengat dari sampah tersebut, apalagi sampah tersebut menumpuk di pinggir median jalan," ucapnya.
Ia berharap pihak terkait dalam hal ini DLHK Kota Tangerang untuk segera menutup tempat pembuangan sampah liar tersebut, agar warga tidak seenaknya membuang di tempat itu.
Saat dikonfirmasi prihal sampah tersebut, Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Kota Tangerang, Tihar Sopian membenarkan adanya sampah di badan jalan tersebut, tetapi selalu diangkut oleh petugas kebersihan di setiap pagi hari.
"Betul, jam 7 sudah clear. Silahkan koordinasi dengan KA UPT Timur," kata Tihar Sopian saat dihubungi melalui pesan singkatnya, Rabu (31/8/2022).
Saat dikabarkan bahwa tumpukan sampah itu selalu ada di setiap malam hari, mantan Camat Karawaci ini menjawab dengan singkat.
"Ya diangkut lagi..bersih lagi," ucapnya.
Senada dikatakan oleh Kepala UPT Timur DLHK Kota Tangerang, Armiga, bahwa tumpukan sampah yang ada di sepanjang median jalan Raden Patah tersebut selalu dirapihkan menjelang pagi hari.
"Setiap harinya kita angkut, pagi maksimal jam 7 lokasi median jalan sudah clear dari tumpukan sampah," katanya.
Adanya tumpukan sampah di badan jalan tersebut diduga dari minimnya peran kepedulian dari masyarakat setempat akan kebersihan di lingkungannya.
"Seharusnya dipilah-pilah dahulu di rumah, baru buang ke TPS atau pelayanan pengangkutan sampah oleh armada kita. Mangkanya kita angkut, begitupun yang ada di TPS," Tuturnya.Jhn

















