- Polri Tangkap 2 Tersangka Jaringan Internasional Penjualan Phishing Tools
- Dari Afrika hingga Amerika Latin, Perebutan Kursi Tertinggi PBB Resmi Dimulai
- Kementerian UMKM Lepas Ekspor 24 Ton Gula Kelapa Organik ke Ghana Senilai Rp1,1 Miliar
- Purbaya Dorong Peran Swasta, Target Pertumbuhan Ekonomi Indonesia Melaju Lebih Tinggi
- Pupuk Subsidi Aman, Majalengka Tancap Gas Hadapi Kemarau Panjang MT II 2026
- Ketua DPRD Supriadi Menerima Audiensi PSHT Desak Forkopimda Bertindak Tegas
- Digitalisasi ASN Dipercepat, Majalengka Terapkan E-Kinerja BKN untuk Perkuat Transparansi
- Ungkap Industri Vape Etomidate di Tangerang, Ribuan Cartridge Disita Resnarkoba PMJ
- BAZNAS: Kartini Bukan Seremoni, Tapi Gerakan Besar Pemberdayaan Perempuan
- Ketua Komisi III DPRD Majalengka : Perempuan Penopang Utama Peradaban Bangsa
Tinjau TPA Rawa Kucing, Dr. Nurdin : TPA Rawa Kucing Lebih Rapi

MEGAPOLITANPOS.COM Kota Tangerang - Penjabat (Pj) Wali Kota Tangerang, Dr. Nurdin, menyampaikan saat ini Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Rawa Kucing sudah terlihat lebih rapi terlebih setelah tidak ada lagi antrian truk sampah di jalan sekitar lokasi. Hal tersebut disampaikan Nurdin saat meninjau langsung TPA Rawa Kucing yang berlokasi di Neglasari, Jumat (22/11).
"Alhamdulillah, kita bisa melihat tata kelola persampahan di TPA Rawa Kucing sudah jauh lebih baik. Tidak ada lagi armada sampah yang mengantri di jalan," ujar Dr. Nurdin.
Dalam kesempatan tersebut, Dr. Nurdin juga menyempatkan untuk meninjau lokasi di TPA yang menjadi lokasi pemasangan mesin pengolahan RDF (Refuse Derived Fuel) yang direncanakan beroperasi pada Desember nanti.
Baca Lainnya :
- Polri Tangkap 2 Tersangka Jaringan Internasional Penjualan Phishing Tools
- Dari Afrika hingga Amerika Latin, Perebutan Kursi Tertinggi PBB Resmi Dimulai
- Kementerian UMKM Lepas Ekspor 24 Ton Gula Kelapa Organik ke Ghana Senilai Rp1,1 Miliar
- Purbaya Dorong Peran Swasta, Target Pertumbuhan Ekonomi Indonesia Melaju Lebih Tinggi
- Pupuk Subsidi Aman, Majalengka Tancap Gas Hadapi Kemarau Panjang MT II 2026
"Mesin ini akan menjadi langkah strategis dalam mendukung upaya pengurangan sampah di sumbernya dan pengelolaan berkelanjutan. Perbaikan terus kita lakukan, termasuk pemasangan mesin RDF ini, sebagai bagian dari pengolahan sampah secara terpadu," terang Dr. Nurdin.
Selain itu, Pj. Wali Kota juga menyampaikan rencana pemkot untuk menutup Landfill TPA dengan tanah merah guna mengurangi bau yang ditimbulkan oleh tumpukan sampah.
"Dan untuk air limbah yang dihasilkan akan terus kita diperbaiki agar tidak ada air yang dibuang ke lingkungan yang melebihi standar baku mutu yang ditetapkan," ucapnya.
Namun demikian, Alumnus Universitas Indonesia ini juga mendorong masyarakat untuk aktif dalam pengelolaan sampah di lingkungan masing-masing.
"Kami akan terus mendorong pengelolaan sampah di tingkat masyarakat agar semakin baik. Partisipasi masyarakat adalah kunci keberhasilan pengelolaan sampah yang berkelanjutan," tukasnya. ** (Jhn)

















