- Transformasi BRAVE Dorong Pertumbuhan BNI Lampaui Industri Perbankan
- Anggota DPRD Barito Utara Rosy Wahyuni Apresiasi Peringatan Hari Kartini PP PAUD
- Sekda Muhlis Tekankan Peran Strategis PAUD Pada Semarak Hari Kartini 2026
- Polres Majalengka Musnahkan Sabu, Komitmen Perang Total Narkoba Ditegaskan Tanpa Kompromi
- Legislator Majalengka H. Iing Misbahuddin Raih Gelar Sarjana Hukum
- Menteri Maman Ajak Pengusaha UMKM di NTT Optimalkan KUR
- Tak Pakai Helm hingga Lawan Arus? Kini Langsung Tertangkap ETLE Handheld di Kota Tangerang
- Kejati Banten Diduga Lamban Tangani Lapdu LSM Barata
- Baznas Kabupaten Blitar Hadir Dengan Konsep Nyata Bedah Kesenjangan Sosial dan Ekonomi
- DPRD Kota Tangerang Desak RDF Dibangun di Tiap Kecamatan, Sampah Rawa Kucing Bisa Berkurang Drastis
Tingkatkan Daya Saing Produk Lokal, Menteri UMKM Dorong Pemda Replikasi Rumah Kemasan

Keterangan Gambar : Menteri Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) Maman Abdurrahman
MEGAPOLITANPOS.COM, Temanggung – Menteri Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) Maman Abdurrahman mengimbau pemerintah daerah (Pemda) di seluruh Indonesia untuk mereplikasi konsep rumah kemasan sebagai langkah strategis dalam meningkatkan daya saing dan nilai jual produk unggulan daerah.
“Kementerian UMKM telah menginisiasi, mendorong, dan mengalokasikan anggaran untuk mendirikan rumah layanan kemasan di beberapa daerah. Namun, kami sadar alokasi anggaran dari pusat tidak bisa meng-cover semua kebutuhan. Karena itu, peran Pemda sangat penting untuk melanjutkan dan mengembangkan inisiatif ini,” ujar Menteri Maman saat melakukan kunjungan kerja di Rumah Layanan Kemasan, Temanggung, Jumat (24/01).
Ia menjelaskan, keberadaan rumah kemasan di Temanggung menjadi contoh yang dapat di replikasi pemda dengan memanfaatkan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD).
Baca Lainnya :
- Menteri Maman Ajak Pengusaha UMKM di NTT Optimalkan KUR
- Menteri UMKM Lantik Sekretaris Kementerian dan Deputi Kewirausahaan
- Kementerian UMKM Lepas Ekspor 24 Ton Gula Kelapa Organik ke Ghana Senilai Rp1,1 Miliar
- Kementerian UMKM Dorong Adopsi AI untuk Perkuat Ekonomi Inklusif
- Kunjungan ke China, Menteri Maman Buka Peluang Besar UMKM Tembus Pasar Global
"Alhamdulillah, rumah layanan kemasan di Temanggung ini cukup berhasil. Kami melihat tempat ini berjalan optimal, dan banyak pengusaha UMKM merasa terbantu, terutama dalam memperbaiki kualitas kemasan produk mereka. Hal ini secara langsung meningkatkan daya tarik produk di pasar, baik lokal maupun nasional," ujarnya menambahkan.
Rumah layanan kemasan memberikan solusi praktis bagi pengusaha UMKM yang kerap kesulitan dalam proses pengemasan produk.
Selain memperbaiki tampilan produk, fasilitas ini membantu menekan biaya produksi dan distribusi. Dengan adanya layanan ini, pengusaha UMKM tidak perlu lagi mencari penyedia jasa pengemasan di luar daerah, yang sering kali memakan biaya dan waktu.
“Konsep seperti ini harus direplikasi di daerah lain. Selain mendukung UMKM dalam memperbaiki kualitas kemasan, rumah layanan kemasan juga menjadi wujud nyata kolaborasi antar pemerintah. Ini adalah langkah penting dalam meningkatkan daya saing produk lokal kita di pasar yang lebih luas,” ucap Menteri Maman.
Menteri Maman juga berharap Pemda terus proaktif memanfaatkan inisiatif ini agar semakin banyak pengusaha UMKM di berbagai daerah yang merasakan manfaat serupa.
"Dengan kerja sama yang baik, kita bisa mendorong pertumbuhan ekonomi daerah sekaligus meningkatkan kesejahteraan para pengusaha UMKM," ujarnya.
Di waktu yang sama Pj Bupati Temanggung Hary Agung Prabowo mengatakan, Rumah Kemasan Temanggung telah terbukti berhasil membantu meningkatkan kualitas produk lokal unggulan yang ada di daerahnya.
Rumah Kemasan Temanggung merupakan program Kementerian UMKM, yang pihaknya dapatkan di tahun 2024, dengan menelan anggaran sebesar Rp1,5 miliar.
"Alhamdulillah dengan dibantunya layanan kemasan ini, produk-produk UMKM yang biasanya order produk kemasan beli dari Semarang, dari Jogja, dari Surabaya, dari Bandung ini akhirnya bisa order di sini. Dampaknya luar biasa betul, sehingga ongkos produksinya agak lebih ringan dibanding dia order di luar kota," ujar Hary Agung Prabowo.( Reporter: Achmad Sholeh Alek).

.jpg)















