- Warisan Leluhur yang Tetap Hidup, Hajat Laut Pangandaran Dorong Pariwisata Daerah
- Disambut Meriah di Istana Merdeka, Presiden Steinmeier Bahas Kerja Sama Strategis dengan Prabowo
- 585 Personel Gabungan Jajaran Polda Metro Disiagakan pada Kunjungan Kenegaraan Presiden Jerman
- Pesan Megawati Kepada Generasi Muda Dalam Bulan Bung Karno
- Jakarta Fair Kemayoran 2026 Semakin Semarak dengan Pertunjukan Barongsai Berkelas Dunia
- BNI Apresiasi Prestasi Alwi Farhan di Australia Open 2026, Pembinaan PBSI Dinilai Berhasil
- Jaga Stabilitas Keamanan Koramil 06/ Cbd dan Koramil 09/Setu Patroli Malam
- Berikan Pengarahan di Kantah Kota Samarinda, Wamen Ossy: ATR/BPN Harus Jadi Solusi Atas Pembangunan di Kalimantan Timur
- Jadi Pembicara di Akademi Politik UMJ, Wamen ATR/Waka BPN: Pertanahan Berperan Strategis dalam Mendukung Asta Cita Presiden
- Sambut Kedatangan Megawati di Bulan Bung Karno Sebagai Loyalitas Kader Partai
Tim Inafis Polres Metro Jakarta Utara Kembali Olah TKP Ulang Kediaman Ayah dan Anak Tewas Membusuk di Koja

Keterangan Gambar : Kondisi rumah ayah dan bayi tewas di Koja
MEGAPOLITANPOS.COM, Jakarta-- Tim Inafis Polres Metro Jakarta Utara kembali melakukan olah TKP di rumah Hamka Rusdi, korban tewas ayah dan anak tewas membusuk di dalam rumah, Jalan Balai Rakyat V, RT6/3, Tugu Selatan, Koja, Jakarta Utara, Selasa (31/10/2023).
Adapun jenazah Hamka Rusdi dan anaknya yang berinisial AQH yang masih berusia 11 bulan, ditemukan warga pada Sabtu (28/10/2023) lalu.
Baca Lainnya :
- Kapolres Rita Suwadi Ungkap Begal Jalanan, Residivis Kembali Beraksi
- Kontroversi Pernyataan Saiful Mujani, Dinilai Provokatif dan Picu Perpecahan
- Khabar Duka, Kecelakaan di Tol Pejagan–Pemalang, Kepala Biro Humas Kementerian UMKM Meninggal Dunia
- Laporan tidak Teregister, Empat Anggota Polsek Danau Paris Dilaporkan Ke Propam Polri
- Kasus Dugaan Penipuan Solar Industri Jalan di Tempat, Reformasi Polri Diuji di Meja Penyidik Polres Jaksel
Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Utara, AKBP Iverson Manosoh mengatakan, olah TKP ulang dilakukan guna mendapatkan bukti petunjuk yang ada di tempat kejadian perkara (TKP).
" Bagi kami semakin banyak petunjuk, bukti-bukti yang kami dapatkan di TKP, maka semakin baik menjadi bahan analisa para ahli,” ujar Iverson pada wartawan, Selasa (31/10/2023).
Menurut dia, beberapa ahli juga dilibatkan guna mengetahui fakta yang berada di lokasi.
Dalam olah TKP itu, pihaknya melibatkan ahli histopatologi forensik, ahli psikologi forensik, ahli toksikologi, kemudian identifikasi dan tim gabungan Reskrim Polres Jakarta Utara dan Polsek Koja.
Diketahui, dalam olah TKP ulang ini seluruh tim inafis menggenakan APD lengkap. Olah TKP ulang sendiri terjadi sekira pukul 10.37 hingga 11.42 WIB.
" Semua ahli ini kami libatkan dalam penanganan TKP secara terpadu agar kami maksimal dalam pengumpulan bukti-bukti,” ujarnya.
Sebelumnya, seorang ayah bernama Hamka Rusdi dan anaknya yang berinisial AQH yang berusia 11 bulan, tewas di rumahnya, Jalan Balai Rakyat V, RT6/3, Tugu, Koja Jakarta Utara, Sabtu (28/10/2023).
Penemuan jasad korban berawal dari kecurigaan warga sekitar yang mencium bau busuk.
Saat masuk ke dalam rumah, warga melihat istri Hamkah, Nur Hikmah Fukianti dan anaknya A (4) dalam kondisi lemas.
Nur kemudian menunjuk ke arah Hamzah sudah dalam kondisi meninggal dua bersama AQH.
Hamzah diduga meninggal dunia sejak seminggu lalu. Sementara AQH tewas sekira 3 hari lalu.
Perkiraan ini merujuk pada kondisi jasad korban yang telah membusuk. Kekinian tim kedokteran forensik RS Polri masih melakukan autopsi terhadap kedua jasad korban. Autopsi dilakukan untuk mendalami penyebab pasti daripada kematiannya.(Reporter Achmad Sholeh)


.jpg)


.jpg)











