- Jejak Narkoba di Majalengka Terkuak, Polisi Bongkar Dugaan Produsen Tembakau Sintetis
- Mensos Gus Ipul Minta Pejabat Baru Fokus Validasi Data dan Berantas Korupsi
- Kinerja BNI Melesat, Transformasi Digital dan BRAVE Jadi Motor Pertumbuhan
- PTPN I Percepat Optimalisasi Aset, Siapkan Mesin Pertumbuhan Baru untuk Ketahanan Pangan
- Perkuat Tata Kelola Pemerintahan dan Pelayanan Publik, Pemkab Barito Utara Laksanakan Kaji Tiru ke DIY
- Elim Tyu Samba Dampingi Ketua MPR RI Ziarah Ke Makam Bung Karno
- Ateng Sutisna dan Viking Majalengka Gelar Festival Nobar Persib Meriah
- Dari Mangrove hingga Internet Publik, Program PLN di Pulau Sabira Raih Predikat Platinum
- BMKG Prediksi Jakarta Cerah hingga Cerah Berawan Sepanjang Senin, Suhu Capai 33 Derajat Celsius
- Tanpa Kedip, PLN Jaga Keandalan Listrik Zikir dan Doa Kebangsaan di Monas Berjalan Sukses
Pesan Megawati Kepada Generasi Muda Dalam Bulan Bung Karno

Keterangan Gambar : Megawati dalam acara bulan Bung Karno di Blitar
MEGAPOLITANPOS.COM, Blitar -Dua agenda penting menjadi catatan Presiden RI ke 5 Megawati di kota Blitar, dalam moment bulan Bung Karno, pertama agenda nyekar dan ke dua peresmian rehab Istana Gebang sebagai tempat masa Kalitan Sang Proklamator pada Senin ( 15/06/26 ), sebagai sosok politikus perempuan Indonesia, Mega berpesan dan sekaligus mengingatkan warga kota Blitar agar tidak melupakan sejarah perjuangan para pahlawan bangsa gugur demi merebut kemerdekaan Indonesia. Menurutnya.
Kusus bagi para generasi muda, Megawati tegas minta generasi muda sekarang harus harus menghargai sejarah dan memahami bahwa kemerdekaan yang dinikmati saat ini diperoleh melalui perjuangan dan pengorbanan yang sangat luar biasa dalam melawan mengusir penjajah dari bumi Nusantara.
“Jangan pernah melupakan perjuangan para pendiri bangsa. Kemerdekaan yang kita nikmati sekarang diperoleh dengan pengorbanan yang luar biasa,” ungkap Megawati
Baca Lainnya :
- Jejak Narkoba di Majalengka Terkuak, Polisi Bongkar Dugaan Produsen Tembakau Sintetis
- Elim Tyu Samba Dampingi Ketua MPR RI Ziarah Ke Makam Bung Karno
- Ateng Sutisna dan Viking Majalengka Gelar Festival Nobar Persib Meriah
- PJT Tolak Tuntutan Buka Akses Jalan Aksi Demo Nyaris Bentrok
- Akses Jalan Bendungan Lahor Ditutup Ribuan Massa Gelar Aksi Tolak
Prosesi peresmian rehab Istana Gebang di jalan Sultan Agung ditandai oleh Megawati Soekarno Putri dengan menekan tombol sirene monumen patung Bung Karno didampingi sejumlah elit partai berlambang kepala banteng moncong putih. Selanjutnya Ketum PDI Perjuangan juga menyerahkan bibit pohon penghijauan secara simbolis.
Di halam Istana Gebang Megawati Soekarno Putri, juga menyampaikan sejumlah pandangan mengenai sejarah perjuangan bangsa, keadilan hukum, dan demokrasi saat menghadiri peresmian renovasi Istana Gebang, rumah masa kecil Bung Karno di Kota Blitar.
Dalam amanatnya Megawati juga menyinggung perjalanan politik Presiden Pertama Republik Indonesia, Ir. Soekarno. Ia mempertanyakan proses yang dialami Bung Karno setelah dicabut dari kekuasaannya pada masa lalu. Menurutnya, sebagai negara hukum, setiap warga negara berhak memperoleh perlakuan yang sama dan kesempatan , untuk mendapatkan proses peradilan yang adil.
Ia menegaskan bahwa prinsip kesetaraan di hadapan hukum harus berlaku bagi seluruh warga negara tanpa memandang status sosial, jabatan, maupun latar belakang ekonomi.
“Semua warga negara memiliki hak yang sama di mata hukum. Karena itu hukum harus ditegakkan secara adil,” katanya.
Megawati yang juga sebagai Ketum PDI Perjuangan kritisi adanya praktik penyebaran informasi yang tidak didasarkan pada fakta. Selanjutnya Mega juga mengingatkan pentingnya etika dan tanggung jawab moral anak bangsa di mata dunia, dan juga peran jurnalis agar menginformasikan informasi publik yang akurat dan dapat dipertanggungjawabkan .
Mega juga menegaskan bahwa, demokrasi harus memberikan ruang bagi masyarakat untuk menyampaikan pendapat dan kritik. Menurutnya, kebebasan berpendapat merupakan bagian penting dari kehidupan demokrasi yang harus dijaga bersama.
Megawati juga menyampaikan apresiasinya kepada semua elemen bangsa atas langkah - langkah yang dinilainya memberikan perhatian terhadap persoalan sejarah yang berkaitan dengan Bung Karno.
Meski demikian, ia menegaskan bahwa hubungan persahabatan tidak boleh menghilangkan ruang untuk menyampaikan pandangan dan kritik dalam kehidupan politik yang demokratis.
Menutup pidatonya, Megawati mengajak seluruh elemen bangsa untuk menjaga Indonesia sebagai negara hukum yang demokratis, menjunjung keadilan, serta tidak melupakan sejarah perjuangan bangsa.
Peresmian renovasi Istana Gebang sendiri menjadi bagian dari upaya pelestarian situs sejarah yang memiliki keterkaitan erat dengan masa kecil Bung Karno di Kota Blitar. Acara tersebut dihadiri sejumlah tokoh, pejabat, kader partai, serta masyarakat yang memadati kawasan situs bersejarah tersebut. ( za/mp )











.jpg)




