- PRSI Ucapkan Selamat Nyepi, Perkuat Komitmen Program Robotika untuk Negeri
- Pastikan Kesiapan Lebaran, Bupati Barito Utara Cek Tiga Pos Strategis
- Politisi Nasdem, Hj Nety Herawati Ingatkan Pemudik Utamakan Keselamatan
- Hilal Tak Terlihat, Pemerintah Tetapkan Lebaran 2026 pada 21 Maret
- Pemerintah Tetapkan Idul Fitri 1447 Hijriah pada Sabtu 21 Maret
- Kemenhub Berangkatkan 303 Peserta Mudik Gratis Lebaran 2026 Ramah Anak dan Disabilitas Moda Kereta Api
- Legislator DPR RI Ateng Sutisna Hadirkan Posko Mudik Gratis di Pantura Subang - Pamanukan
- Ateng Sutisna Soroti Target Nol Open Dumping 2026, Dorong Reformasi Total dan Solusi RDF Berbasis Desa
- DI Pasar, Babinsa Cek Stabilitas Harga Sembako Jelang Lebaran
- Sambut Tahun Baru Saka 1948, Umat Hindu Tempek Kelapadua Depok Gelar Persembahyangan
Tim Gabungan di Kota Blitar Grebek Rumah Kos, 9 Pasang Muda Mudi Bukan Pasutri Diamankan Petugas

MEGAPOLITANPOS.COM, Blitar - Rumah kos kosan dii Blitar Kota menjamur, diduga dijadikan bisnis mesum seperti menerima tamu untuk berkencan atau pasangan yang bukan suami istri.
Hal tersebut dalam rangka cipta kondisi kota Blitar petugas gabungan antara TNI-Polri beserta Satpol PP Kota Blitar menggelar operasi pekat yustisi dengan menyasar sejumlah tempat kos yang disinyalir dijadikan prostitusi terselubung.
Kepala Satuan Polisii Pamong Praja Kota Blitar Roni Yasa Pasalbesy kepada wartawan mengungkapkan, kita ingin menjaga kondusifitas wilayah, menjaga ketentraman masyarakat.
Baca Lainnya :
- Legislator DPR RI Ateng Sutisna Hadirkan Posko Mudik Gratis di Pantura Subang - Pamanukan
- Ateng Sutisna Soroti Target Nol Open Dumping 2026, Dorong Reformasi Total dan Solusi RDF Berbasis Desa
- KNPI Majalengka Konsolidasi Besar, Pemuda Didorong Jadi Motor Pembangunan Daerah
- IR H Ateng Sutisna Tegaskan Peran Strategis Jurnalis, Jadi Penyambung Lidah Rakyat
- Geger! Kasi Satpol PP Majalengka Ditemukan Tewas Mendadak di Kamar Kos Cigasong
"Dari giat patroli kami berhasil mengamankan 9 pasang muda-mudi yang berada di kos-kosa di Kota," kata Roni
Sementara itu Danru Samapta Polres Blitar Kota, Bripka Bambang Sutarno menambahkan, ada 9 (sembilan) pasang muda-mudi itu langsung dibawa ke Kantor Satpol PP dan selanjutnya mereka akan mendapatkan pembinaan setelah diamankan dalam operasi razia ini.
"Dari jumlah yang terjaring tersebut dilakukan pendataan juga membuat surat pernyataan dan di proses hukum sesuai dengan aturan dan ketentuan perda yang berlaku," kata Bripka Bambang Sutarno dalam keterangannya, Sabtu (25/5/24).
Diketahui, operasi razia kos-kosan ini dilakukan demi menghindari adanya aksi pelanggaran hukum. Selain itu juga, operasi razia kos-kosan ini untuk menciptakan ketertiban dan kenyaman bagi masyarakat di wilayah Kota Blitar.
Dalam operasi razia tersebut terlihat aparat mendatangi kos-kosan yang berada di Kota Blitar. Aparat gabungan TNI-Polri dan Satpol PP memeriksa satu per satu identitas para penghuni kamar kos tersebut.

Kasatpol PP Kota Blitar Roni Yoza Pasalbessy mengatakan bahwa razia semalam dilakukan menyusul laporan warga masyarakat, pasalnya di tempat kos kosan dijadikan transaksi prostitusi.
"Atas dasar laporan tersebut kami secara mendadak mengumpulkan anggota dan jajaran samping untuk melakukan razia, dan hasilnya sembilan orang kita aman kita data kita lakukan tipiring, bersifat pembinaan,"tutup Roni (za/mp)

















