- Menkop Apresiasi Penguatan Ekonomi Kerakyatan Melalui Festival Kopdes Merah Putih 2026 di Purworejo
- Percepat Penyelesaian Kasus Tanah Transmigrasi di Kalsel, Kementerian ATR/BPN Pimpin Mediasi Bahas Nilai Ganti Rugi
- Bukti Pelayanan Publik yang Bersih dan Akuntabel, Kantah Kota Denpasar Raih Predikat WBBM
- Menteri Nusron Tawarkan Skema HGB di Atas HPL Pemprov DKI Jakarta untuk Amakan Aset Pemerintah dan Lindungi Masyarakat
- Menteri Nusron Ungkap Kontribusi ATR/BPN terhadap Pendapatan DKI Jakarta Tembus Rp3,9 Triliun di 2025
- Wamen Ossy Dukung GALANG RTHB sebagai Langkah Strategis Pembangunan Berkelanjutan
- Serahkan 3.922 Sertipikat Aset Pemprov DKI Jakarta, Menteri Nusron: Selamatkan Aset Negara Senilai Rp102 Triliun
- Pemkab Barito Utara Atur Jam Kerja Selama Puasa, Pelayanan Tetap GASPOL
- Mudik Aman Berbagi Harapan, BUMN Fasilitasi Transportasi Gratis Lebaran 2026
- Peringatan Keras Revolutionary Law Firm Akan Pengelolaan Lahan Hutan Perhutani Harus Bijak
Terus Upayakan Pemadaman, Arief Ingatkan Petugas Waspadai Kepulan Asap yang Semakin Pekat

Keterangan Gambar : Pemeritah Kota (Pemkot) Tangerang masih terus berupaya memadamkan kebakaran
MEGAPOLITANPOS.COM Kota Tangerang - Pemeritah Kota (Pemkot) Tangerang masih terus berupaya memadamkan kebakaran yang terjadi di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Rawa Kucing yang terjadi sejak Jum'at siang. Sempat mereda, namun cuaca panas disertai angin kencang membuat sejumlah titik api kembali muncul terutama di bagian pintu 3 (tiga).
Wali Kota Tangerang, Arief R. Wismansyah, yang kembali meninjau ke lokasi kebakaran mengungkapkan, Pemkot telah menambah personil tim gabungan serta alat berat guna memaksimalkan proses pemadaman.
"Ya alat berat sudah kita tambahkan dan kerahkan semua termasuk bantuan dari Pemkot Tangsel, Pemkab Tangerang termasuk dari DKI dan juga AP 2. Personil juga kita tambah dengan mengerahkan para petugas PU dan Satpol PP untuk membantu di lapangan."ungkap Arief, dalam tinjauannya. Sabtu, (21/10/2023).
Baca Lainnya :
- Geger Dugaan Pemalsuan Tanda Tangan dan Stempel Kepala Desa di Majalengka
- Bupati Majalengka: Penerima Bansos Harus Terbuka, Stiker Dipasang untuk Pengawasan Bersama
- PWI Majalengka Rayakan HPN 2026, Pers Didorong Terus Jadi Garda Terdepan Demokrasi
- DPRD Kota Tangerang Dukung Program Isbat Nikah Pemkot untuk Perkuat Perlindungan Keluarga
- HUT Majalengka ke-186, Ketua Komisi III DPRD: Sejarah Pijakan, Inovasi Jalan Menuju Langkung SAE
Namun demikian, mengingat panasnya cuaca serta hembusan angin kencang yang menyebabkan cepat menyebarnya asap kebakaran yang sudah semakin pekat, Arief, meminta kepada para petugas yang terjun ke lapangan untuk waspada dan berhati-hati agar tidak terjebak di dalam kepulan asap.
"Tolong hati-hati karena musuhnya adalah cuaca jadi kita tidak bisa prediksi karena ini asapnya sudah sangat pekat dan cepat sekali menyebar. Bahkan beberapa personil sudah tumbang juga karena alami sesak napas." terangnya.
Untuk itu, selain meminta agar ambulans serta peralatan medis untuk siaga, Arief, juga menginstruksikan kepada koordinator lapangan yang bertugas agar dapat membagi shift serta jobdesk agar personil yang bertugas dapat bergantian sehingga dapat meminimalisir risiko kecelakaan kerja di lapangan.
"Bikin shift dan awasi terus, jika sekiranya ada yang mengalami sesak napas tolong langsung ditarik mundur karena keselamatan personil tetap yang paling utama," tandas wali kota.
"Ambulans juga tolong siaga selalu, oksigen disiapkan. Pastikan seluruh petugas memakai masker. Jika kurang tolong ditambah karena masker kan juga harus diganti secara berkala," imbuhnya.
Lebih lanjut, Arief, menyampaikan apresiasi kepada semua pihak yang telah berupaya secara maksimal dalam penanganan kebakaran di TPA Rawa Kucing dan berharap agar api dapat segera dipadamkan.
"Terimakasih semoga tidak ada yang sampai kenapa-kenapa. Terutama kepada para nakes yang bertugas merawat para personil tim gabungan yang sakit. Ini adalah musibah bagi kita semua maka insya Allah kita akan hadapi bersama dan kita upayakan dengan semaksimal mungkin sampai tuntas. Dan kepada masyarakat juga tolong berhati-hati," tukas Arief. ** (Jhn)

















