- Ratusan Mahasiswa LSPR Tampilkan Ekosistem Project-Base Learning melalui COMMFEST 2026 di SMESCO
- PB. Formula: Hukum Cenderung Tajam Ke Bawah Tapi Tumpul Ke Atas
- Maruarar Siraid : Oktober BRI Segera Luncurkan Pinjaman KUR Tanpa Bunga untuk UMKM
- Kunjungan Menteri PKP Berkah untuk Warga Blitar, Tambah Kuota 444 Unit RTLH
- Gerindra Majalengka Gaspol Kaderisasi, 100 Calon Kader Dilepas
- Diskon Besar di Jakarta Fair 2026, Smart Lock hingga Perabot Rumah Dijual Mulai Rp10 Ribuan
- Aspirasi Warga Tak Lagi Mandek, DPRD Majalengka Kebut Proyek Miliaran
- Aspirasi Warga Terealisasi 2026, Jembatan Cijurey Siliwangi Dibangun Rp 19 Miliar
- Demi Keselamatan dan Daya Saing, Iperindo Usulkan Transisi B50 Dilakukan Bertahap
- Peternak Rakyat Desak Evaluasi Impor Satu Pintu SBM, Harga Pakan Melonjak Rp2.000 per Kg
Swadaya Urug Jalan Berlobang Paguyuban Supir Mendapat Apresiasi Kades Wates

Keterangan Gambar : Swadaya Urug Jalan Berlobang Paguyuban Supir Mendapat Apresiasi Kades Wates
MEGAPOLITANPOS.COM, Blitar - Gerak cepat dan kesadaran tinggi dari paguyuban sopir pengangkut tebu se Kecamatan Wates kiranya sangat pantas mendapat apresiasi dari Pemerintah Kabupaten Blitar, demi kelancaran berlalulintas, secara swadaya mereka bergotong royong urunan membeli batu koral untuk menguruk jalan berlobang sejak Jum'at (07/11/25) pagi hingga malam hari.
Kepedulian yang dinisiasi oleh Kepala Desa Wates Moch. Hamid Almauludi
mengungkapkan kurang lebih 10 km memang kondisi jalan rusak berat banyak lubang menganga.
Baca Lainnya :
- Sebanyak 40 Perusahaan Ramaikan Job Fair di Kabupaten Blitar
- Bagikan Daging Kurban DPD Golkar Kabupaten Blitar Wujudkan Kegotongroyongan
- DPD Nasdem Kabupaten Blitar: Maknai Idhul Adha Implementasi Membunuh Watak Ego
- Lansia dan Disabilitas Warga Desa Bululawang Bersyukur BLT-DD Mengucur
- Baznas Kabupaten Blitar Hadir Dengan Konsep Nyata Bedah Kesenjangan Sosial dan Ekonomi
"Tak sabar menunggu pebaikan jalan tak kunjung dikerjakan oleh Pemerintah Kabupaten Blitar ruas jalan Mojorejo Wates Perbatasan Kabupaten Malang sepanjang 10 kilo meter ahirnya di kerjakan secara swadaya masyarakat kususnya perkumpulan armada pengangkut tebu, mereka bergotong royong sukarela menguruk jalan berlubang dengan batu grosok puluhan truk dapatkan batu koral,"ungkap Hamid
Aksi peduli masyarakat dilakukan sejak siang hingga larut malam, mengingat panjangnya ruas jalan utama penghubung antara Kabupaten Blitar dengan perbatasan Kabupaten Malang. " Kami kompak bersama sama masyarakat menutup lubang jalan mulai dari Desa Sumberarum berbatasan dengan Binangun, desa Mojorejo, desa Wates yang berbatasan dengan desa Sumberoto Kabupaten Malang,"ungkap Kades Hamid
Secara fisik sepanjang ruas jalan tersebut kondisinya sangat memperihatinkan, banyak lubang menganga dengan kelebaran bervariasi, kondisi seperti ini memang acap kali terjadi kecelakaan menelan korban jiwa, luka berat dan ringan, meskipun belum ada sumber resmi yang menyampaikan adanya korban meninggal dunia.
"Kami tergerak melakukan gotong royong, kami cukup sadar kalau anggaran pembangunan masih terkendala, bahkan dalam satu tahun terahir hampir tidak ada pembangunan perbaikan jalan di Kecamatan Wates," Sastro
Kepala Desa Wates Menjelaskan kegiatan urugan koral sirtu selain dari masyarakat juga mengerahkan tenaga bantuan dari TNI Koramil Wates, dana aggota Polsek Wates, perangkat desa setempat dan masyarakat sekitar.
Ada pembangunan jalan hotmix sepanjang 200 meter di Mojorejo.
Kepala Bidang Bina Marga Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Blitar
Hamdan Zulfikri Kurniawan, menyampaikan, saat ini Ruas Mojorejo - Wates batas Malang sedang ada pekerjaan hotmix pada ruas tersebut. "
Penanganan hotmix sepanjang ± 200m. Sisanya kita tangani dengan Unit Reaksi Cepat (URC).
Ini sedang proses pemilihan penyedia.. diusahakan di bulan ini sudah pengerjaan,"ungkap Hamdan. (za/mp)















