- Bengkel Wijaya AC Mobil Tunjukkan Profesionalisme Tangani Berbagai Masalah AC Mobil
- Korban KSPSB Desak Negara Hadir, Proses PKPU Gagal dan Hukum Dinilai Mandek
- Respon PUPR Jalan Rusak Kades Kedungbanteng Redakan Emosi Warga Akan Tanam Pohon Pisang
- Satlantas Menyapa Masyarakat, Edukasi Administrasi Kendaraan dan Pelatihan SIM Praktis
- DPRD Minta Perusahaan Tambang Beralih ke Jalan Khusus, Hentikan Hauling di KM 30
- Hauling Batu Bara Dinilai Rusak Jalan, DPRD Barito Utara Panggil Tiga Perusahaan Tambang
- Konfercab GP Ansor Barito Utara, Pemuda Didorong Jadi Motor Pembangunan Daerah
- Bupati Barito Utara Buka Konfercab GP Ansor, Tekankan Penguatan Nilai Kemanusiaan
- Menkop Ferry Optimis Satu Data Indonesia Bakal Percepat Proses Pembangunan Gerai Kopdes Merah Putih
- Pemkab Majalengka dan OJK Dorong Relaksasi KUR, Perbankan Diharap Turut Berkontribusi
STIE Tamsis Jakarta Buka Bersama Ustad Madit. SEMA : Kolaborasi 4 Elemen itu Penting!
mengusung tema “Ramadhan Berkah, Rekahkan Spirit Solid dan Keakraban Ukhuwah Islamiyah”

Keterangan Gambar : STIE Tamansiswa Jakarta
MEGAPOLITANPOS.COM: Jakarta – Senat Mahasiswa (Sema) Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi (STIE) Taman Siswa (Tamsis) melaksanakan buka puasa bersama (Bukber) pada Sabtu, (01/04) di Balai Wiyata Tamansiswa Jl. Garuda No.25, RT.7/RW.4, Gn. Sahari Sel., Kec. Kemayoran, Kota Jakarta Pusat.
Bukber tersebut mengusung tema “Ramadhan Berkah, Rekahkan Spirit Solid dan Keakraban Ukhuwah Islamiyah” sukses terselenggara dengan baik dan khidmat.
“Alhamdulilah kegiatan singkat dan sederhana ini berjalan dengan baik dan khidmat.” Ujar Ketua Sema Tamsis Ravindra Anan.
Terpisah, Indra sapaan akrab Ravindra Anan, mengatakan jika Bukber bukanlah sekedar hadir, datang dan menghabiskan waktu sampai maghrib makan dan pulang, akan tetapi Bukber merupakan sarana kompleks untuk meningkatkan solidaritas dan keakraban lintas elemen.
“Bukber bukan sekedar datang dan makan, akan tetapi sebagai penyederhanaan jenjang antara civitas akademika STIE Tamsis dengan mahasiswa dan alumni. Artinya, kesadaran kolektif elemen STIE Tamansiswa agar memperkuat internal melalui 4 elemen diantaranya adalah Yayasan, Kampus, Mahasiswa dan alumni Tamansiswa” jelas Indra didampingi oleh Sekertaris Sema Tamsis Yoga Putra Wira Widiatmaja.
Tamansiswa merupakan institusi pendidikan yang memiliki ideologi luhur dari Ki Hajar Dewantara dan memiliki catatan sejarah sebagai kampus perjuangan sejak era pra kemerdekaan RI hingga saat ini, maka STIE Tamsis harus melahirkan intelektual muda yang nasionalisme dan berjiwa kesatria, pungkas Indra melanjutkan.
“Sema Tamsis mengajak segenap elemen untuk berkolaborasi membangun STIE Tamsis untuk lebih baik lagi, karena pentingnya konsolidasi akan memperkuat garis perjuangan STIE Tamsis sebagai kampus yang sangat peduli dengan pendidikan dan budaya. Karena hanya STIE Tamsis yang menjadikan budaya sebagai landasan dalam membangun pendidikan yang memerdekakan manusia,” tutup Indra.
Turut hadir dalam Bukber tersebut Panitera Majelis Luhur Tamansiswa Jakarta Ki Saur Panjaitan, Ki Sugeng Pramono Ketua Majelis Cabang dan jajaran, serta Sema Tamsis dan pengurus, dosen-dosen dan mahasiswa-mahasiswa yang tergabung dalam prodi manajemen dan akutansi.
Bukber Tamsis mengundang ustadz Qubil atau yang akrab disapa Ustad Madit yang berperan dalam sinema Islam KTP 13 tahun lalu di SCTV. (req)

















