- Dukung Ekonomi Berkeadilan, Pemerintah Perkuat Ekosistem UMKM Lewat Bursa Wirausaha Unggulan
- Hendik Budi Yuantoro Penerima Mandat PAW DPP PDI Perjuangan
- Prabowo: Obat Generik Murah dan Modernisasi Rumah Sakit Jadi Prioritas Pemerintah
- LSM GANNAS Geruduk Dewan Atas Rencana Pembangunan Farm Greenfields 3 di Doko
- Pertamina: Harga BBM Pertamax 92 Naik Menjadi Rp 16.250/liter, Pertalite dan Solar Subsidi Tetap
- Kepala BGN Nanik Deyang Siapkan Reformasi Program MBG, Fokus Efisiensi Anggaran dan Kualitas Gizi
- Said Iqbal Masuk Istana, Siapkan Rekomendasi Kebijakan untuk Buruh dan Pekerja Migran
- Kapolres Rita Suwadi Ungkap Begal Jalanan, Residivis Kembali Beraksi
- Pemkab Bogor Bersiap Lebarkan Jalan Puncak, Bangunan di Bahu Jalan dan Saluran Air Terancam Ditertibkan
- Jakarta Fair 2026 Siap Dongkrak Ekonomi, Pemprov DKI Dukung Penuh Menuju Kota Global
Songsong Indonesia Emas 2045 Bappedalitbang Kabupaten Blitar Lounching Pilot Project Pembentukan Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) Filial

MEGAPOLITANPOS.COM, Blitar - Dalam rangka meningkatkan mutu pendidikan dan lama usia belajar di Kabupaten Blitar Bappedalitbang Kabupaten Blitar menginisiasi dan peresmian kelompok belajar bertajuk "Generasi Emas " bertempat desa Sragi Kecamatan Talun pada Senin (02/12/24).
Disampaikan oleh Kepala Bappedalitbang Kabupaten Blitar, Drs. Rully Wahyu Prasetyowanto, ME, kegiatan yang melibatkan Kepala Perangkat Daerah Anggota Tim Penanganan Anak Tidak Sekolah Kabupaten Blitar, Camat Talun;
Ibu-ibu Tim Penggerak PKK Ini merupakan hasil kepedulian, kerja keras, kolaborasi dan sinergi dari seluruh elemen guna mewujudkan salah satu cita-cita bangsa Indonesia yang tercantum dalam Pembukaan Undang-Undang Dasar 1945 yaitu mencerdaskan kehidupan bangsa.
Baca Lainnya :
- Dukung Ekonomi Berkeadilan, Pemerintah Perkuat Ekosistem UMKM Lewat Bursa Wirausaha Unggulan
- Hendik Budi Yuantoro Penerima Mandat PAW DPP PDI Perjuangan
- Prabowo: Obat Generik Murah dan Modernisasi Rumah Sakit Jadi Prioritas Pemerintah
- LSM GANNAS Geruduk Dewan Atas Rencana Pembangunan Farm Greenfields 3 di Doko
- Pertamina: Harga BBM Pertamax 92 Naik Menjadi Rp 16.250/liter, Pertalite dan Solar Subsidi Tetap
"Kita sadar bahwa lama belajar di Kabupaten Blitar masih sangat rendah, sehingga Pemerintah terus menginisiasi membuka semacam privat melalui kelompok belajar menyongsong Indonesia emas 2045 mendatang, " ungkap Rully.
Melalui program kelompok belajar adalah sebagai wujud kepedulian terhadap pendidikan warganya dan keinginan untuk meningkatkan kualitas hidup warga desanya, telah terpilih sebagai Pilot Project Pembentukan Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) Filial yang merupakan salah satu bentuk intervensi Pemerintah dalam pembangunan Sumber Daya Manusia di Kabupaten Blitar.
"Hal yang membanggakan adalah Panjenengan semua sangat beruntung telah menjadi yang pertama diantara 228 desa dan kelurahan se-Kabupaten Blitar yang bisa mendapatkan program ini," tuturnya.
Melalui program ini Bappedalitbang secara pribadi Yully berharap semua lapisan masyarakat bisa memanfaatkan kesempatan ini dengan sebaik-baiknya, istiqomah dalam melaksanakan proses pembelajaran sampai mendapatkan Ijazah Kesetaraan. "Jika Pemerintah saja peduli kepada panjenengan, maka panjenengan juga harus peduli atau sayang kepada diri sendiri, memberikan nilai tambah bagi diri, meningkatkan pengetahuan dan ketrampilan, untuk dapat meningkatkan kualitas diri yang akan berdampak pada peningkatan kesejahteraan, "tuturnya.

Selanjutnya juga ditekankan kepada Tim Penanganan Anak Tidak Sekolah, teruskan GRANATS (Gerakan Penanganan Anak Tidak Sekolah). hingga tuntas ke 227 desa/kelurahan yang lain. Entaskan Anak Tidak Sekolah Kabupaten Blitar, tuntaskan wajib belajar 13 tahun, bersama-sama kita tingkatkan kualitas sumber daya manusia Kabupaten Blitar.
Rumuskan kebijakan-kebijakan strategis berdasarkan data yang valid, update dan akurat, sehingga kebijakan benar-benar tepat sasaran.
"Kami sangat mengapresiasi kepada seluruh pihak yang sudah memperjuangkan terwujudnya Kelompok Belajar ini. Ada Tim Penanganan Anak Tidak Sekolah, Camat Talun, Pemerintah Desa Sragi, PKBM Usaha Mandiri, dan tentunya warga belajar Desa Sragi yang sudah dengan semangat bergabung dengan Kelompok Belajar “Generasi Emas”pungkasnya. (za/mp)















