- PRSI Ucapkan Selamat Nyepi, Perkuat Komitmen Program Robotika untuk Negeri
- Pastikan Kesiapan Lebaran, Bupati Barito Utara Cek Tiga Pos Strategis
- Politisi Nasdem, Hj Nety Herawati Ingatkan Pemudik Utamakan Keselamatan
- Hilal Tak Terlihat, Pemerintah Tetapkan Lebaran 2026 pada 21 Maret
- Pemerintah Tetapkan Idul Fitri 1447 Hijriah pada Sabtu 21 Maret
- Kemenhub Berangkatkan 303 Peserta Mudik Gratis Lebaran 2026 Ramah Anak dan Disabilitas Moda Kereta Api
- Legislator DPR RI Ateng Sutisna Hadirkan Posko Mudik Gratis di Pantura Subang - Pamanukan
- Ateng Sutisna Soroti Target Nol Open Dumping 2026, Dorong Reformasi Total dan Solusi RDF Berbasis Desa
- DI Pasar, Babinsa Cek Stabilitas Harga Sembako Jelang Lebaran
- Sambut Tahun Baru Saka 1948, Umat Hindu Tempek Kelapadua Depok Gelar Persembahyangan
Sempling Uji Coba Pembatasan Pembelian Gas 3Kg Menggunakan KTP, Khawatir Kemungkinan Disalahgunakan

Keterangan Gambar : Meninjau dengan pembelian gas LPG 3 Kg di Pangkalan Boby Widjaja PT. Wira Jaya Sinergy, bilangan Cipondoh Kota Tangerang, Senin (15/5/2023).
MEGAPOLITANPOS.COM Kota Tangerang - Salah satu wilayah uji coba atau sampling pembatasan pembelian elpiji subsidi 3 kg di Kota Tangerang, tepatnya di Kecamatan Cipondoh dilakukan langsung oleh pihak pertamina melalui Dewan Energi Nasional pada hari pertama. Meninjau dengan pembelian gas LPG 3 Kg di Pangkalan Boby Widjaja PT. Wira Jaya Sinergy, di bilangan Cipondoh Kota Tangerang. Senin, (15/5/2023).
Dengan aturan terbaru nanti, maka pembelian elpiji 3 kg hanya bisa dilakukan di agen resmi atau pangkalan dan pembeli wajib memberikan foto copy dan menunjukkan kartu tanda penduduk (KTP).
Namun, Kepala Seksi (Kasi) Perlindungan Konsumen dan Tertib Niaga Disperindagkop UMKM Kota Tangerang, Teguh Heriyadi menegaskan, pihak pemerintah daerah dalam hal ini Disperindagkop UMK Kota Tangerang tidak dilibatkan dalam uji coba dalam program Pertamina dalam pembatasan pembelian gas bersubsidi di agen dan pangkalan resmi.
Baca Lainnya :
- Legislator DPR RI Ateng Sutisna Hadirkan Posko Mudik Gratis di Pantura Subang - Pamanukan
- Ateng Sutisna Soroti Target Nol Open Dumping 2026, Dorong Reformasi Total dan Solusi RDF Berbasis Desa
- Penghujung Ramadhan, Forwat Gelar Sarasehan Bukber dan Sodaqoh
- KNPI Majalengka Konsolidasi Besar, Pemuda Didorong Jadi Motor Pembangunan Daerah
- IR H Ateng Sutisna Tegaskan Peran Strategis Jurnalis, Jadi Penyambung Lidah Rakyat
"Dalam rapat baik dengan Pertamina, kami tidak segan-segan meminta untuk dilibatkan. Tujuannya untuk menjawab segala bentuk pertanyaan warga masyarakat dalam program Pertamina," ujarnya.
Menurut Teguh, Disperindagkop UMK Kota Tangerang saat ini kewenangannya menerima keluhan warga terkait kelangkaan gas 3 Kg. Dan menginformasikan kelangkaan gas tersebut ke Hiswana dan Hiswana meneruskan ke Pertamina.
"Pelaksanaan dan program distribusi gas elpiji subsidi 3 kilogram yang dibatasi ini merupakan arahan langsung dari pihak Pertamina, bukan pemerintah daerah. Oleh karenanya kami tidak tahu kapan aturan pembelian elpiji 3 kg dengan KTP itu harus mulai diterapkan," ucapnya.
Sementara, Wiwit Pemilik Agen Wira Jaya Sinergy mengatakan, dalam pembelian gas 3 Kg disertai penunjukan identitas yakni KTP memang masih ada pro dan kontra di masyarakat. Ke khawatiran warga sangat beralasan bahwa jika itu benar, identitas tersebut di mungkinkan akan banyak disalahgunakan.
"Dalam kunjungan Dewan Energi Nasional di pangkalan Boby Widjaja untuk melihat langsung proses sistem pembelian input dalam pembelian menggunakan Kartu Tanda Penduduk, ini juga untuk melihat langsung stok gas bersubsidi usai Idul Fitri," katanya. ** (Nan)














