- Menteri Agama Nasaruddin Umar, Umumkan 1 Ramadhan 1447 H
- Publikasi Media Anjlok Ketua SMSI Prawoto Sadewo Kecam Pejabat Pemkab Blitar
- Robotika untuk Negeri Hadir di Kepulauan Seribu, PRSI Bekali Siswa dan Guru Teknologi Masa Depan
- UGC Tembus Puluhan Juta Views, SanDisk Sukses Gaet King Aloy Secara Autentik
- Tiga Penghargaan Sekaligus, Disdik Majalengka Jadi Sorotan BBPMP Jabar Award 2025
- BREAKING: Puluhan Rumah Terdampak Tanah Bergerak di Majalengka, Pemerintah Siapkan Relokasi
- Hadiri Pembukaan Manasik, Parmana Tekankan Pentingnya Bimbingan Terintegrasi
- Percepat Penyelesaian Kasus Tanah Transmigrasi di Kalsel, Kementerian ATR/BPN Pimpin Mediasi Bahas Nilai Ganti Rugi
- Jelang Ramadhan 1447.H PSHT Cabang Kota Blitar Pusat Madiun Berbagi Sembako
- Aksi Bersih HPSN 2026, DLH dan Komunitas Sisir Eks Bandara Lama Muara Teweh
Sempat Kisruh Penutupan Akses Jalan, Semua Pihak Sepakat Akhiri Perselisihan

Keterangan Gambar : Rapat Dengar Pendapat (RDP) jilid kedua yang mempertemukan Forum Suara Rakyat, PT Grand Nirwana Indah, dan Komisi I DPRD Kota Tangerang
MEGAPOLITANPOS.COM, KOTA TANGERANG-Konflik yang memicu terisolasinya ratusan warga di Kecamatan Neglasari akibat penutupan akses jalan akhirnya mencapai titik temu.
Melalui Rapat Dengar Pendapat (RDP) jilid kedua yang mempertemukan Forum Suara Rakyat, PT Grand Nirwana Indah, dan Komisi I DPRD Kota Tangerang, seluruh pihak sepakat mengakhiri perselisihan.
Baca Lainnya :
- Komisi I DPRD Kota Bogor Terima Aduan Warga Katulampa Terkait Penjualan Miras
- Ketua Komisi III DPRD Kota Tangerang Dorong Peningkatan PAD Lewat Peralihan PDAM TKR Ke PDAM TB
- BKN Pastikan Layanan ASN Tetap Berjalan di Tengah Bencana Sumatra
- Warga Minta Perlindungan, Komisi I DPRD Kota Tangerang Bakal Panggil Pengembang
- Sempat Kisruh Penutupan Akses Jalan, Semua Pihak Sepakat Akhiri Perselisihan
Perusahaan pengembang menyatakan komitmennya untuk segera membuka akses jalan pengganti bagi warga terdampak.
Sebelumnya, sebanyak 75 kepala keluarga sekitar 300 jiwa beserta kendaraan mereka terputus akses sejak 27 November.
Ketua DPRD Kota Tangerang, H. Rusdi Alam, mengatakan bahwa pada RDP yang digelar Jumat (2/12/2025), perusahaan berjanji membuka jalan baru pada hari itu juga.
“Jalan lama, Gang Haji Dulloh, tetap ditutup. Namun akses pengganti dibuka di sisi selatan, sekitar 25 meter ke kanan, tepat di samping Bidan Yani menuju Kampung Belakang,” ujar Rusdi.
Ia memastikan lebar jalan baru akan disesuaikan dengan akses lama, dengan standar minimal 3 hingga 3,5 meter guna memungkinkan kendaraan roda empat melintas.
Ketua Komisi I DPRD Kota Tangerang, H. Junadi, menambahkan bahwa komitmen perusahaan tidak sebatas membuka jalan sementara.
Mereka juga berjanji membangun akses tersebut secara permanen.
“Target paling lambat satu minggu, jalan sudah dipasang paving block dan siap digunakan masyarakat,” ucap Junadi.
Komisi I, lanjutnya, akan menjalankan fungsi pengawasan secara ketat. Anggota dewan daerah pemilihan setempat, Very Montana, ditugaskan memantau progres pembangunan setiap hari.
Menurut Junadi, pengawasan ini penting untuk memastikan janji perusahaan benar-benar terealisasi, termasuk proses penyerahan aset jalan baru kepada Pemerintah Kota Tangerang.
“Dengan begitu, perbaikan infrastruktur selanjutnya akan menjadi tanggung jawab Pemkot,” kata Junadi.
Ketua Forum Suara Rakyat, Bambang, mengapresiasi langkah DPRD khususnya Komisi I yang dinilai konsisten berada di pihak masyarakat.
“PT Grand Nirwana Indah juga menyampaikan bahwa dalam pengembangan kawasan perumahan ke depan akan ada pelibatan masyarakat setempat,” ujar Bambang.Jhn

















