SILAT APIK PTMA ke-5 Resmi Dibuka di Jakarta, Bahas Etika Digital dan Transformasi Sosial di Era AI

By Achmad Sholeh(Alek) 24 Jun 2026, 16:39:31 WIB Info Pendidikan
SILAT APIK PTMA ke-5 Resmi Dibuka di Jakarta, Bahas Etika Digital dan Transformasi Sosial di Era AI

Keterangan Gambar : APIK PTMA ke-5 resmi dibuka di Kampus A Universitas Muhammadiyah Prof. Dr. HAMKA (UHAMKA), Jakarta Selatan, Rabu (24/6/2026).


MEGAPOLITANPOS.COM, Jakarta– Perhelatan Silaturahmi (SILAT) Asosiasi Pendidikan Ilmu Komunikasi Perguruan Tinggi Muhammadiyah dan ‘Aisyiyah (APIK PTMA) ke-5 resmi dibuka di Kampus A Universitas Muhammadiyah Prof. Dr. HAMKA (UHAMKA), Jakarta Selatan, Rabu (24/6/2026). Kegiatan yang berlangsung hingga 26 Juni 2026 ini menjadi forum strategis bagi akademisi, mahasiswa, dan praktisi komunikasi untuk membahas tantangan serta peluang transformasi digital yang semakin masif di era kecerdasan buatan (AI).

Pembukaan acara dilakukan oleh Rektor UHAMKA, Prof. Dr. Gunawan Suryoputro, M.Hum., yang menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya SILAT APIK PTMA ke-5. Menurutnya, kegiatan ini menjadi wadah penting untuk memperkuat kontribusi pendidikan ilmu komunikasi dalam menghadapi perubahan sosial dan teknologi yang berkembang sangat cepat.

Mengusung tema “Komunikasi Berdampak: Mendorong Transformasi Sosial Berkelanjutan melalui Inovasi Digital yang Etis”, kegiatan ini menghadirkan seminar internasional, kompetisi mahasiswa tingkat internasional, pengabdian kepada masyarakat, kunjungan media, city tour, forum koordinasi nasional program studi ilmu komunikasi PTMA, hingga malam penghargaan dan parade budaya.

Baca Lainnya :

Ketua Panitia Pelaksana, Andys Tiara, menjelaskan bahwa tema tersebut dipilih sebagai respons terhadap tingginya tingkat digitalisasi dan penggunaan internet yang memicu berbagai tantangan komunikasi, terutama di lingkungan pendidikan tinggi.

Menurutnya, perkembangan teknologi digital dan AI telah mengubah cara manusia berinteraksi, membentuk opini publik, hingga menciptakan realitas sosial baru. Namun di sisi lain, kemajuan tersebut juga memunculkan berbagai persoalan etika, seperti disinformasi, manipulasi konten, polarisasi sosial, dan menurunnya tingkat kepercayaan publik.

“Fenomena infodemik membuat narasi yang viral sering kali lebih kuat dibandingkan informasi yang valid. Emosi menyebar lebih cepat daripada fakta, sehingga etika komunikasi menjadi isu yang sangat penting untuk dibahas,” ujarnya.

Acara pembukaan semakin semarak dengan penampilan Tari Lenggang Nyai dari Unit Kegiatan Mahasiswa Mentari FISIP UHAMKA yang menampilkan kekayaan budaya Betawi.

Pelantikan Pengurus APIK Nasional 2026-2028

Pada hari pertama, SILAT APIK PTMA ke-5 juga menjadi momentum pelantikan Pengurus APIK Nasional periode 2026-2028. Agus Triyono, M.Si. dari Universitas Muhammadiyah Surakarta dipercaya sebagai Ketua APIK Nasional yang baru.

Prosesi pelantikan dilakukan oleh Prof. Dr. Armai Arif yang mewakili Majelis Diktilitbang PP Muhammadiyah.

Selain pelantikan, peserta juga mengikuti Seminar Internasional bertema “Global Perspective on Digital Ethics, AI Governance and Social Inclusion” yang menghadirkan sejumlah pakar nasional dan internasional.

Hadirkan Pembicara Internasional dari Filipina

Seminar internasional menghadirkan Prof. Alexander G. Flor, Professor Emeritus dari Fakultas Ilmu Informasi dan Studi Komunikasi University of the Philippines Open University, Filipina.

Selain itu, hadir pula sejumlah narasumber nasional terkemuka, yakni Prof. Dr. Gati Gayatri, M.A. dari BRIN, Virgandhi Prayudantoro, S.I.Kom., M.Si. selaku Direktur Berita LKBN ANTARA, serta Ismail Fahmi, M.A., Ph.D., pendiri Media Kernels Indonesia dan Wakil Ketua Majelis Pustaka dan Informasi PP Muhammadiyah.

Para pembicara membahas berbagai isu strategis terkait tata kelola AI, etika digital, inklusi sosial, hingga peran komunikasi dalam menjaga kualitas demokrasi dan kepercayaan publik di era digital.

Puluhan Kampus Muhammadiyah dan ‘Aisyiyah Berpartisipasi

SILAT APIK PTMA ke-5 diikuti oleh berbagai perguruan tinggi Muhammadiyah dan ‘Aisyiyah dari seluruh Indonesia, di antaranya Universitas Muhammadiyah Sidoarjo, Universitas Muhammadiyah Yogyakarta, Universitas Ahmad Dahlan, Universitas Muhammadiyah Ponorogo, Universitas Muhammadiyah Tangerang, Universitas Muhammadiyah Bandung, Universitas Muhammadiyah Bengkulu, Universitas Muhammadiyah Cirebon, Universitas Muhammadiyah Riau, Universitas Muhammadiyah Cileungsi, serta Universitas ‘Aisyiyah Yogyakarta.

Kegiatan hari pertama ditutup dengan Gala Dinner yang berlangsung di Aula Kampus UHAMKA sebagai ajang mempererat silaturahmi antar peserta dari berbagai daerah.(AS/MP).




  • SILAT APIK PTMA ke-5 Resmi Dibuka di Jakarta, Bahas Etika Digital dan Transformasi Sosial di Era AI

    🕔16:39:31, 24 Jun 2026
  • Marsiana Muhlis,PAUD Fondasi Utama Pembentukan Karakter dan Kesiapan Belajar Anak

    🕔06:16:14, 18 Jun 2026
  • Masuk Istana Negara, 500 Pelajar dan Mahasiswa Mengaku Terinspirasi Jadi Pemimpin Bangsa

    🕔07:02:22, 20 Mei 2026
  • Mendikdasmen: Pendidikan Tak Cukup Sekadar Angka, Karakter Bangsa Harus Dibangun

    🕔03:57:28, 03 Mei 2026
  • Hebat! Siswa SMA Taruna Nusantara Tembus 15 Universitas Global dengan Beasiswa Fantastis

    🕔10:55:37, 10 Apr 2026