- Dari Pupuk Bersubsidi hingga Klinik Kesehatan, KDMP Tamanmartani Hadirkan Solusi Nyata bagi Warga
- PRSI dan PT Angri Pangan Indonesia Maju Teken MoU Dukung Program Robotika untuk Negeri
- Majalengka Gaspol PAD, Retribusi TKA Tembus Target 5,6 Miliar
- Baznas-Polres Sumedang Khitan Massal, 82 Anak Terbantu Warga
- Polres Majalengka Bongkar Jaringan Tembakau Sintetis, 1 Ditangkap
- Hingga Juni 2026 Polda Metro Berhasil Ungkap 3.809 Kasus dan Sita 17,45 Ton Narkotika
- LKPM Soroti RTRW Majalengka, Ancaman Nyata bagi Investor
- Ribuan Relawan MBG Tasikmalaya Turun ke Jalan, Tegaskan Dukungan untuk Program Makan Bergizi Gratis
- Jakarta Fair 2026 Hadirkan Berbagai Booth Laptop Best Seller, Keluaran Terbaru, Dapat Voucher Servis Rp550.000
- Bupati Serap Aspirasi dan Perkuat Silaturahmi dengan Masyarakat, Saat Safari Jumat Di Gunung Purei
Sachrudin : Penurunan Angka Stunting Berkat Kerja Sama Semua Pihak

Keterangan Gambar : Pemkot Tangerang menggelar Rapat Koordinasi Tim Percepatan Penurunan Stunting (TPPS) Kota Tangerang Tahun 2023
MEGAPOLITANPOS.COM Kota Tangerang - Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang menggelar Rapat Koordinasi Tim Percepatan Penurunan Stunting (TPPS) Kota Tangerang Tahun 2023 sebagai evaluasi langkah - langkah yang dilakukan untuk menekan angka stunting di Kota Tangerang.
Wakil Wali Kota Tangerang, Sachrudin, yang hadir dan membuka kegiatan, menyampaikan apresiasinya kepada seluruh elemen masyarakat atas upaya bersama dalam penurunan angka stunting di Kota Tangerang.
"Berkat dukungan dan peran serta semua pihak, termasuk TNI Polri dan juga swasta, angka stunting bisa terus turun," ungkap Sachrudin, dalam acara yang berlangsung di Pusat Pemerintahan Kota Tangerang. Kamis, (09/11/2023).
Baca Lainnya :
- Majalengka Gaspol PAD, Retribusi TKA Tembus Target 5,6 Miliar
- Baznas-Polres Sumedang Khitan Massal, 82 Anak Terbantu Warga
- Polres Majalengka Bongkar Jaringan Tembakau Sintetis, 1 Ditangkap
- LKPM Soroti RTRW Majalengka, Ancaman Nyata bagi Investor
- Bupati Majalengka Lantik 4 Pejabat, RSUD dan Investasi Disorot
Berdasar pada data Survei Status Gizi Indonesia (SSGI) tahun 2022, lanjut Sachrudin, Kota Tangerang menyumbang 3,5% penurunan prevalensi stunting di Provinsi Banten, di mana angka prevalensi stunting Kota Tangerang turun dari angka 15,3 persen menjadi 11,8 persen di tahun 2022.
"Angka prevalensi stunting Provinsi Banten sebesar 20 persen di tahun 2022,"
"Namun hal tersebut masih menjadi perhatian, karena target prevalensi stunting pada tahun 2024 adalah 9,06 persen," terang wakil.
Keseriusan penanganan stunting di Kota Tangerang dilakukan melalui berbagai program, mulai dari yang bersifat preventif hingga kuratif, mulai dari pendampingan ibu hamil dan bayi melalui program Kader Srikandi hingga program Tatalaksana Gizi Buruk Segera Pulih (Laksa Gurih).
"Termasuk program pendampingan bagi calon pengantin untuk memberikan edukasi dan pemahaman," beber Sachrudin.
Sebagai informasi, dalam Rakor TPPS Kota Tangerang tahun 2023, Pemkot Tangerang memberikan piagam penghargaan Bapak Asuh Anak Stunting (BAAS) kepada 14 pegawai peduli stunting yang terhimpun dari berbagai unsur, mulai dari TNI, Polri, tenaga medis, pegawai swasta. Selain itu, turut pula diberikan BKB Kit Stunting kepada 10 kelurahan yang menjadi lokasi fokus intervensi penurunan dan pencegahan stunting tahun 2023.
"Semua upaya penurunan angka stunting ini menjadi tanggung jawab bersama, demi menciptakan generasi masa depan yang unggul dan berkualitas," tutup Sachrudin. ** (Jhn)









.jpg)







