- Percepat Penyelesaian Kasus Tanah Transmigrasi di Kalsel, Kementerian ATR/BPN Pimpin Mediasi Bahas Nilai Ganti Rugi
- Bukti Pelayanan Publik yang Bersih dan Akuntabel, Kantah Kota Denpasar Raih Predikat WBBM
- Menteri Nusron Tawarkan Skema HGB di Atas HPL Pemprov DKI Jakarta untuk Amakan Aset Pemerintah dan Lindungi Masyarakat
- Menteri Nusron Ungkap Kontribusi ATR/BPN terhadap Pendapatan DKI Jakarta Tembus Rp3,9 Triliun di 2025
- Wamen Ossy Dukung GALANG RTHB sebagai Langkah Strategis Pembangunan Berkelanjutan
- Serahkan 3.922 Sertipikat Aset Pemprov DKI Jakarta, Menteri Nusron: Selamatkan Aset Negara Senilai Rp102 Triliun
- Pemkab Barito Utara Atur Jam Kerja Selama Puasa, Pelayanan Tetap GASPOL
- Mudik Aman Berbagi Harapan, BUMN Fasilitasi Transportasi Gratis Lebaran 2026
- Peringatan Keras Revolutionary Law Firm Akan Pengelolaan Lahan Hutan Perhutani Harus Bijak
- Cepat Layani Aduan Masyarakat, Karo Humas dan Protokol ATR/BPN Imbau Jajaran Perkuat Koordinasi dengan Ditjen Teknis
Sachrudin : Penurunan Angka Stunting Berkat Kerja Sama Semua Pihak

Keterangan Gambar : Pemkot Tangerang menggelar Rapat Koordinasi Tim Percepatan Penurunan Stunting (TPPS) Kota Tangerang Tahun 2023
MEGAPOLITANPOS.COM Kota Tangerang - Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang menggelar Rapat Koordinasi Tim Percepatan Penurunan Stunting (TPPS) Kota Tangerang Tahun 2023 sebagai evaluasi langkah - langkah yang dilakukan untuk menekan angka stunting di Kota Tangerang.
Wakil Wali Kota Tangerang, Sachrudin, yang hadir dan membuka kegiatan, menyampaikan apresiasinya kepada seluruh elemen masyarakat atas upaya bersama dalam penurunan angka stunting di Kota Tangerang.
"Berkat dukungan dan peran serta semua pihak, termasuk TNI Polri dan juga swasta, angka stunting bisa terus turun," ungkap Sachrudin, dalam acara yang berlangsung di Pusat Pemerintahan Kota Tangerang. Kamis, (09/11/2023).
Baca Lainnya :
- Geger Dugaan Pemalsuan Tanda Tangan dan Stempel Kepala Desa di Majalengka
- Bupati Majalengka: Penerima Bansos Harus Terbuka, Stiker Dipasang untuk Pengawasan Bersama
- PWI Majalengka Rayakan HPN 2026, Pers Didorong Terus Jadi Garda Terdepan Demokrasi
- DPRD Kota Tangerang Dukung Program Isbat Nikah Pemkot untuk Perkuat Perlindungan Keluarga
- HUT Majalengka ke-186, Ketua Komisi III DPRD: Sejarah Pijakan, Inovasi Jalan Menuju Langkung SAE
Berdasar pada data Survei Status Gizi Indonesia (SSGI) tahun 2022, lanjut Sachrudin, Kota Tangerang menyumbang 3,5% penurunan prevalensi stunting di Provinsi Banten, di mana angka prevalensi stunting Kota Tangerang turun dari angka 15,3 persen menjadi 11,8 persen di tahun 2022.
"Angka prevalensi stunting Provinsi Banten sebesar 20 persen di tahun 2022,"
"Namun hal tersebut masih menjadi perhatian, karena target prevalensi stunting pada tahun 2024 adalah 9,06 persen," terang wakil.
Keseriusan penanganan stunting di Kota Tangerang dilakukan melalui berbagai program, mulai dari yang bersifat preventif hingga kuratif, mulai dari pendampingan ibu hamil dan bayi melalui program Kader Srikandi hingga program Tatalaksana Gizi Buruk Segera Pulih (Laksa Gurih).
"Termasuk program pendampingan bagi calon pengantin untuk memberikan edukasi dan pemahaman," beber Sachrudin.
Sebagai informasi, dalam Rakor TPPS Kota Tangerang tahun 2023, Pemkot Tangerang memberikan piagam penghargaan Bapak Asuh Anak Stunting (BAAS) kepada 14 pegawai peduli stunting yang terhimpun dari berbagai unsur, mulai dari TNI, Polri, tenaga medis, pegawai swasta. Selain itu, turut pula diberikan BKB Kit Stunting kepada 10 kelurahan yang menjadi lokasi fokus intervensi penurunan dan pencegahan stunting tahun 2023.
"Semua upaya penurunan angka stunting ini menjadi tanggung jawab bersama, demi menciptakan generasi masa depan yang unggul dan berkualitas," tutup Sachrudin. ** (Jhn)

















