- Kepala BGN Nanik Deyang Siapkan Reformasi Program MBG, Fokus Efisiensi Anggaran dan Kualitas Gizi
- Said Iqbal Masuk Istana, Siapkan Rekomendasi Kebijakan untuk Buruh dan Pekerja Migran
- Kapolres Rita Suwadi Ungkap Begal Jalanan, Residivis Kembali Beraksi
- Pemkab Bogor Bersiap Lebarkan Jalan Puncak, Bangunan di Bahu Jalan dan Saluran Air Terancam Ditertibkan
- Jakarta Fair 2026 Siap Dongkrak Ekonomi, Pemprov DKI Dukung Penuh Menuju Kota Global
- Patih Herman Dorong Sinkronisasi Aturan Tanah Adat dalam Raperda
- Pembahasan Raperda Adat, Nurul Anwar Tekankan Kepastian Hukum Tanah Adat
- Bupati Barito Utara Lantik Pengurus Kwarcab Pramuka Masa Bakti 2026–2031
- Bupati Barito Utara Tekankan Disiplin ASN Saat Pimpin Apel Pagi
- Ketua Komisi III DPRD, H.Tajeri Minta Perda Kelembagaan Adat Dayak Segera Disahkan
Rumah Nafa Urbach di Bintaro Dizarah Massa, Isi Kamar Porak-poranda

Keterangan Gambar : Rumah Nafa Urbach yang disatroni penjarah massa
MEGAPOLITANPOS.COM, Jakarta-– Kediaman Nafa Indria Urbach, artis yang kini menjabat anggota Komisi IX DPR RI, menjadi sasaran penjarahan pada Minggu (31/8) dini hari.
Rumah tiga lantai yang berlokasi di kawasan Bintaro, Tangerang Selatan itu didobrak oleh sekelompok orang sekitar pukul 04.30 WIB.
Aksi berlangsung singkat, aparat kepolisian tiba di lokasi dan massa segera membubarkan diri.
Baca Lainnya :
- Kepala BGN Nanik Deyang Siapkan Reformasi Program MBG, Fokus Efisiensi Anggaran dan Kualitas Gizi
- Said Iqbal Masuk Istana, Siapkan Rekomendasi Kebijakan untuk Buruh dan Pekerja Migran
- Kapolres Rita Suwadi Ungkap Begal Jalanan, Residivis Kembali Beraksi
- Pemkab Bogor Bersiap Lebarkan Jalan Puncak, Bangunan di Bahu Jalan dan Saluran Air Terancam Ditertibkan
- Jakarta Fair 2026 Siap Dongkrak Ekonomi, Pemprov DKI Dukung Penuh Menuju Kota Global
Dalam insiden itu, Nafa dan keluarganya tidak berada di rumah.
Peristiwa ini terjadi hanya beberapa jam setelah Nafa menyampaikan permintaan maaf kedua kalinya kepada masyarakat melalui akun Instagram pribadinya, Sabtu (30/8) malam. Politikus NasDem itu mengakui ucapannya terkait tunjangan DPR dan persoalan kemacetan telah menimbulkan kekecewaan publik.
“Saya mohon maaf sebesar-besarnya kepada masyarakat Indonesia atas perkataan saya yang menyakiti hati. Semoga masih ada pintu maaf untuk saya,” tulis Nafa dalam video pernyataannya.
Gelombang unjuk rasa dan kemarahan warga terhadap fasilitas mewah DPR masih terus bergulir hingga kini.(AS).

















