- Kejari Kota Tangerang Musnahkan BB 210 Perkara, Pidum Dan Pidsus.
- Diduga Hubungan Arus Pendek Listrik Pemilik Toko Bangunan di Gandusari Rugi Ratusan Juta Toko Ludes Terbakar.
- Hadiri Talkshow Perlindungan Anak, Ketua DPRD Kota Bogor Dorong Sinergi Menuju Indonesia Emas 2045
- Anggaran BPJS Kota Bogor Tak Ditambah, Dedi Khawatir Banyak BPJS Warga ang Nonaktif
- Pengeroyokan Brutal di Majalengka, 4 Orang Diamankan, 3 Diburu
- Film \'People Pleaser\' Si Paling Gak Enakan, Siap Tayang 19 November
- Hadir di Tengah Warga, Babinsa Koramil Perkuat Keamanan, Kebersamaan Lewat Patroli Malam.
- Mendagri dan Mentan Teken SEB, Guna Sukseskan Swasembada Pangan
- Brigjen Aries Syahbudin Resmi Menjabat Kepala Korlantas Polri
- Harga Cabai Bikin Dapur Tertekan, Bupati Majalengka Ajak Warga Menanam
Rumah Nafa Urbach di Bintaro Dizarah Massa, Isi Kamar Porak-poranda

Keterangan Gambar : Rumah Nafa Urbach yang disatroni penjarah massa
MEGAPOLITANPOS.COM, Jakarta-– Kediaman Nafa Indria Urbach, artis yang kini menjabat anggota Komisi IX DPR RI, menjadi sasaran penjarahan pada Minggu (31/8) dini hari.
Rumah tiga lantai yang berlokasi di kawasan Bintaro, Tangerang Selatan itu didobrak oleh sekelompok orang sekitar pukul 04.30 WIB.
Aksi berlangsung singkat, aparat kepolisian tiba di lokasi dan massa segera membubarkan diri.
Baca Lainnya :
- Kejari Kota Tangerang Musnahkan BB 210 Perkara, Pidum Dan Pidsus.
- Diduga Hubungan Arus Pendek Listrik Pemilik Toko Bangunan di Gandusari Rugi Ratusan Juta Toko Ludes Terbakar.
- Hadiri Talkshow Perlindungan Anak, Ketua DPRD Kota Bogor Dorong Sinergi Menuju Indonesia Emas 2045
- Anggaran BPJS Kota Bogor Tak Ditambah, Dedi Khawatir Banyak BPJS Warga ang Nonaktif
- Pengeroyokan Brutal di Majalengka, 4 Orang Diamankan, 3 Diburu
Dalam insiden itu, Nafa dan keluarganya tidak berada di rumah.
Peristiwa ini terjadi hanya beberapa jam setelah Nafa menyampaikan permintaan maaf kedua kalinya kepada masyarakat melalui akun Instagram pribadinya, Sabtu (30/8) malam. Politikus NasDem itu mengakui ucapannya terkait tunjangan DPR dan persoalan kemacetan telah menimbulkan kekecewaan publik.
“Saya mohon maaf sebesar-besarnya kepada masyarakat Indonesia atas perkataan saya yang menyakiti hati. Semoga masih ada pintu maaf untuk saya,” tulis Nafa dalam video pernyataannya.
Gelombang unjuk rasa dan kemarahan warga terhadap fasilitas mewah DPR masih terus bergulir hingga kini.(AS).







.jpg)
.jpg)






