- Pabrik Uang Palsu Grade A Digerebek di Tangsel, Nilainya Capai Rp36 Miliar
- Menkop Dorong Transformasi Komunitas Ekraf Malang Jadi Koperasi
- Bank Jakarta dan ITB Perkuat Kolaborasi Pendidikan, Riset, dan Pengembangan Talenta
- Momen Istimewa Hari Juang Polri 2026, Para Mantan Kapolri dan Wakapolri Berkumpul di Mabes Polri
- Jalan Sangego Selatan Kota Tangerang Diperbaiki, Pemkot Mulai Terapkan Contraflow
- Menteri UMKM Ajak Mahasiswa Berwirausaha dan Ciptakan Lapangan Kerja
- Ciputra Life Bukukan Laba Rp99,3 Miliar, Premi Semester I 2026 Tumbuh 53 Persen
- Silaturahmi ke PDM Depok, Kapolres Christian Rony Putra Ajak Muhammadiyah Perkuat Kamtibmas
- Bursa Wirausaha Unggulan Hadir di Sumut, Kementerian UMKM Buka Akses Pasar dan Pembiayaan
- Dari Jakarta ke Flores, Kemenhub Salurkan Bantuan Korban Gempa Lewat Laut dan Udara
Revolusi Sampah !! Kota Tangerang Gandeng PT. SBI, Rubah Sampah Jadi Rupiah

MEGAPOLITANPOS.COM Kota Tangerang - Pemerintah Kota Tangerang dan PT Solusi Bangun Indonesia Tbk (SBI), secara resmi menjalin kerja sama strategis dalam mendukung pengelolaan sampah yang berkelanjutan dan ramah lingkungan di wilayah Kota Tangerang.
Penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) dilakukan oleh Kepala Dinas Lingkungan Hidup Wawan Fauzi dan juga Direktur Manufacturing PT. SBI Tbk. Soni Asrul Sani yang disaksikan langsung oleh Wali Kota Sachrudin dan Wakil Wali Kota Maryono di Ruang Rapat Patio Pusat Pemerintahan Kota Tangerang, Senin (26/05).
Dengan ditandatanganinya PKS ini maka hasil pengolahan sampah yang telah dilakukan oleh Pemkot Tangerang yang berupa RDF (Refuse Derived Fuel) akan dibeli oleh PT. SBI sebagai bahan bakar alternatif. Dimana Kota Tangerang saat ini sudah bisa mengolah sampah harian yang masuk kurang lebih 50 Ton/hari dan menghasilkan RDF hingga 19 Ton/perhari.
Baca Lainnya :
- Pabrik Uang Palsu Grade A Digerebek di Tangsel, Nilainya Capai Rp36 Miliar
- Menkop Dorong Transformasi Komunitas Ekraf Malang Jadi Koperasi
- Bank Jakarta dan ITB Perkuat Kolaborasi Pendidikan, Riset, dan Pengembangan Talenta
- Momen Istimewa Hari Juang Polri 2026, Para Mantan Kapolri dan Wakapolri Berkumpul di Mabes Polri
- Jalan Sangego Selatan Kota Tangerang Diperbaiki, Pemkot Mulai Terapkan Contraflow
Dalam sambutannya, Wali Kota Tangerang, H. Sachrudin, menyampaikan bahwa PKS ini adalah bukti komitmen Pemkot Tangerang dalam mencari solusi inovatif untuk menangani masalah sampah di kota Tangerang.
"Pengelolaan sampah bukan hanya tentang kebersihan, tapi juga keberlanjutan lingkungan dan ekonomi. Hal ini juga sekaligus mengoptimalkan nilai ekonomis sampah menjadi sumber energi alternatif,” tegas Sachrudin.
Penandatanganan PKS ini diharapkan lanjut Sachrudin, dapat terus menjadi kerja sama jangka panjang yang tidak hanya memberikan solusi pengelolaan sampah, tetapi juga memberikan dampak positif bagi lingkungan dan perekonomian Kota Tangerang.
“PT SBI Tbk yang memiliki kapabilitas dan teknologi dalam pemanfaatan RDF tentu cukup strategis untuk menjadi mitra pemerintah daerah sebagai wujud implementasi ekonomi sirkular di Kota Tangerang," imbuhnya.
Sementara itu, Direktur Manufacturing PT SBI Tbk, Soni Asrul Sani, menyatakan dukungan yang maksimal atas kolaborasi ini.
"PT Solusi Bangun Indonesia Tbk berkomitmen untuk mendukung upaya pemerintah daerah dalam pengelolaan lingkungan yang lebih baik. Dan Kota Tangerang mampu mengolah produksi RDF yang bisa menyesuaikan dengan kebutuhan kami sehingga ini langkah yang baik untuk terus berkolaborasi mewujudkan solusi keberlanjutan lingkungan hidup dan ekonomi yang berkelanjutan,” jelasnya.
RDF sendiri adalah bahan bakar alternatif yang diproses dari limbah padat perkotaan yang telah melalui proses pemilahan dan pengolahan.
Dalam kesempatan ini, PT SBI juga menyatakan kesanggupannya untuk membeli hasil produksi RDF dari Kota Tangerang. Berdasarkan evaluasi awal, kualitas RDF yang dihasilkan dinilai baik dan sesuai dengan spesifikasi kebutuhan SBI untuk digunakan sebagai bahan bakar alternatif di pabrik semen mereka. Komitmen ini tidak hanya akan mendukung pengurangan timbunan sampah, tetapi juga memberikan nilai ekonomi baru bagi pengelolaan sampah di tingkat daerah. ** (Jhn)
















