- Interupsi PDIP Warnai Paripurna APBD Majalengka, Bupati Beri Penjelasan
- Bupati Majalengka Beberkan Hasil Paripurna APBD 2026, Dana Tetap Aman
- APBD Majalengka 2026 Naik Jadi Rp 3,14 Triliun, Ini Rincian Anggarannya
- Persib Gagal Juara, Ateng Sutisna Ajak Bobotoh Tetap Solid dan Bermartabat
- Bupati Majalengka Ajak Ribuan Bobotoh Doakan Persib Juara Piala Presiden 2026
- Ateng Sutisna Satukan Ribuan Bobotoh, Nobar Final Persib di Majalengka Meriah
- SIAL Food & Drinks Indonesia 2026 Perkuat Posisi Indonesia sebagai Hub Pangan dan Perdagangan Global
- Kapolres Majalengka Ajak Bobotoh Junjung Sportivitas Saat Nobar Persib vs Persebaya
- Munjirin Panen Padi Ciherang di Cakung, Urban Farming Bali Lestari Hasilkan 10 Ton Gabah
- PTPN I Ubah Aset Jadi Mesin Pertumbuhan, Cafe dan Gerai Produk Hilir Segera Hadir
Ratusan APK di Dapil II Kab Blitar Diduga Dirusak OTK, Alhasil Diketahui dan Sedang Diproses

Keterangan Gambar : Foto : Dok. APK yang dirusak
MEGAPOLITANPOS.COM, Blitar - Sejumlah Calon Legeslatif DPRD Kabupaten Blitar menjadi resah, hal ini disebabkan gegara Alat Peraga Kampanye (APK) dirusak oleh orang tak dikenal (OTK). Terjadi di wilayah Dapil II Kabupaten Blitar, meliputi Kecamatan Srengat Sanankulon dan Nglegok.
Adapun APK yang dirusak tersebut diketahui milik Calon Legislatif (Caleg) sekaligus anggota DPRD Kabupaten Blitar dari Partai Demokrat, Sri Indah Setijaningsih. Juga APK milik pentolan PDIP yang juga sekretaris DPC PDIP Kabupaten Blitar, Supriyadi atau yang akrab disapa Kuat.
Disebutkan bahwa, disinyalir dugaan pelaku merupakan kaki tangan caleg pendatang baru dari partainya sendiri. Hal lain juga terungkap saat kader PDIP memergoki dua orang suruhan yang sama itu tengah merusak APK di malam hari, di sekitar Stadion Srengat.
Baca Lainnya :
- Interupsi PDIP Warnai Paripurna APBD Majalengka, Bupati Beri Penjelasan
- Bupati Majalengka Beberkan Hasil Paripurna APBD 2026, Dana Tetap Aman
- APBD Majalengka 2026 Naik Jadi Rp 3,14 Triliun, Ini Rincian Anggarannya
- Persib Gagal Juara, Ateng Sutisna Ajak Bobotoh Tetap Solid dan Bermartabat
- Ateng Sutisna Satukan Ribuan Bobotoh, Nobar Final Persib di Majalengka Meriah
Terkesan ada motif ingin mengadu domba antara kader partainya sendiri dengan para pentolan PDI Perjuangan. Sumber informasi lain yang didapat bahwa pengrusakan juga dialami oleh salah satu caleg Gerindra. Namun sayangnya hingga saat ini belum diperoleh keterangan jelasnya jumlah APK yang ikut dirusak.
Sri Indah Setijaningsih saat ditemui oleh awak media mengaku kaget dan tidak menyangka akan hal itu. Dilakukan oleh caleg sesama Partai Demokrat. Padahal, sebelumnya Indah mengaku telah ikhlas dan menyerahkannya pada pihak yang berwenang.
"Saya tidak tahu siapa yang melakukan. Bahkan jika malam ini saya pasang (APK), besoknya sudah rusak. Saya tidak mau menuduh siapa-siapa, tidak mau cari musuh. Saya fokus saja terjun langsung ke masyarakat," ucap Indah.
Meskipun ada ratusan APH yang dirusak akan tetapi Indah pun tak ambil pusing dengan masalah tersebut. Ia pun berharap kedepannya, tidak ada lagi perusakan terhadap APK, dan para caleg bersaing secara sehat untuk memperebutkan suara.
"Kalau kecewa jelas pasti, tapi saya gak ambil pusing ya. Selama ini juga kalau dirusak selalu saya pasang lagi, tapi ya rusak lagi. Jadi kalau memang mau bertarung yang sehat, di TPS nanti," bebernya.
Sementara itu, Sekretaris DPC PDIP, Supriyadi sebagai Caleg Incumben saat dihubungi media ini membenarkan adanya alat peraga yang dirusak. Piihaknya tengah berkoordinasi dengan DPC Demokrat untuk membahas persoalan ini.
"Iya betul, punyaku juga dirusak. Kita sekarang sedang menuju DPC Demokrat untuk membahas persoalan ini," tandasnya.
Paska kejadian pengrusakan malam itu, dua orang paru baya yang diduga sebagai pelakunya sudah dilaporkan ke Bawaslu untuk ditindaklanjuti. ** (za/mp)










1.jpg)





