- PELNI Tingkatkan Kesiapsiagaan Awak Kapal Hadapi Situasi Darurat
- Satgas Sampah Koramil /Ciputat Turun Tangan Bersihkan Lingkungan di Jalan Dewi Sartika.
- Jatinangor Music Fest 2026 Meriah, Booth BNI Jadi Magnet Pengunjung
- Polemik Dualitas Alumni Trisakti, Maman: Kini Hanya Ada IKA Trisakti
- PWI Majalengka Menggema, Doa untuk 8 Orang Hilang di Krakatau
- Kodim 0506/Tgr Deteksi Dini Keamanan Dengan Patroli Pos Ronda.
- IKA Trisakti Hadirkan Trisakti Peduli, Dorong Pemulihan Ekonomi Masyarakat Pascabencana
- Koramil 01/Teluknaga Salurkan Air Bersih untuk Warga Terdampak Kemarau Panjang.
- Koramil 04/Ciledug Turun Tangan, Pasar Lembang Dibersihkan dari Sampah.
- Gabungan Wartawan Bersatu dalam Doa, KWP Gelar Doa Bersama di Kompleks DPR/MPR RI
Hari Jadi Kabupaten Blitar ke-702 Pisowanan Agung Sejarah Budaya Para Raja

Keterangan Gambar : Hari Jadi Kabupaten Blitar ke-702 Pisowanan Agung Sejarah Budaya Para Raja.
MEGAPOLITANPOS.COM, Blitar – Tepatnya 702 tahun silam nama sebuah daerah Kabupaten Blitar berdiri yaitu tepat pada 5 Agustus penanggalan tahun Masehi, hari ini tanggal 5 Agustus 2026 seperti tahun - tahun sebelumnya Rangkaian peringatan Hari Jadi Kabupaten Blitar ke-702 digelar dengan sebutan Pisowanan Agung diikuti kirap tumpeng dari 248 Desa Kelurahan dan panji lambang daerah serta tunggul lambang Desa dan Kelurahan se Kabupaten Blitar hadir dalam pisowanan Agung. Dimana acara nan sakral ini diawali dengan sejumlah pasukan berpakaian kejawen dari Aluun Aluun menuju Agung yang digelar di Pendapa Ronggo Hadi Negoro (RHN), Rabu ( 05/08/26).
Agenda rutin setiap tanggal 5 Agustus adalah bagian melestarikan adat budaya ratusan tahun, agar nilai sejarah tetap di kenang semua khalayak dari usia anak - anak hingga para sesepuh, mengingat Hari Jadi Kabupaten Blitar adalah momentum bagi Pemerintah Kabupaten Blitar untuk mengenang perjalanan sejarah daerah sekaligus mengajak seluruh elemen masyarakat memperkuat persatuan dan gotong royong dalam menghadapi berbagai tantangan pembangunan.

Baca Lainnya :
- PWI Majalengka Menggema, Doa untuk 8 Orang Hilang di Krakatau
- Koramil 04/Ciledug Turun Tangan, Pasar Lembang Dibersihkan dari Sampah.
- Dorong Semangat Warga Jaga Kamtibmas Babinsa Bersama Komduk Patroli Malam.
- Gelar Sosialisasi Percepatan Sertipikasi Tanah bagi MBR, Kejar Target 3 Juta Bidang.
- Menteri ATR/Kepala BPN Hormati Proses Hukum KPK dan Pastikan Pelayanan Pertanahan Tetap Berjalan.
Rombongan Pisowanan Agung seperti biasa di awali dengan sendra tari dan para peserta yang menggambarkan Nayakaning Praja membawa sejumlah foto mulai Bupati Blitar pertama sampai Bupati yang terahir menjabat di Pemerintahan Kabupaten Blitar.
Selanjutnya Pisowanan Agung pembawa panji lambang daerah dan kitab sejarah Kabupaten Blitar oleh Khusna Lindarti selaku Sekertaris Daerah menyerahkan kepada Bupati Blitar Drs. H Rijanto MM didampingi Wakil Bupati Blitar H Beky Herdians
Acara Pisaowanan Agung berjalan khidmat dan penyerahan panji lambang daerah serta kitab sejarah Kabupaten Blitar langsung diterima oleh Bupati Blitar Rijanto bersama Wakil Bupati Blitar Beky Hardiansyah. Yang selanjutnya ke dua benda pusaka itu disemayamkan di Pendapa Rangga Hadi Negara.
OkNampak hadir siang itu Wali Kota Syauqul Muhibbin dan Wakil Walikota Blitar Elim Tyu Samba, jajaran Forkopimda, Sekretaris Daerah, para asisten dan staf ahli, kepala OPD, camat se-Kabupaten Blitar, kepala desa beserta perangkat desa, serta sejumlah tokoh dan elemen masyarakat.
Dalam kesempatan tersebut, Bupati Rijanto menyampaikan bahwa peringatan Hari Jadi Kabupaten Blitar ke-702 mengusung tema “Manggih Raharjo, Blitar Kuncoro”.
Tema tersebut, menurut Rijanto, mengandung harapan agar Kabupaten Blitar terus berkembang menjadi daerah yang maju, aman, makmur, dan mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
“Pisowanan Agung ini menjadi wujud rasa syukur sekaligus tekad bersama untuk terus membangun Kabupaten Blitar agar semakin maju. Melalui tema ‘Manggih Raharjo, Blitar Kuncoro’, kami berharap masyarakat senantiasa hidup gemah ripah loh jinawi, menjaga persatuan, dan memperkuat semangat gotong royong,” ujar Rijanto.
Rijanto menegaskan, peringatan Hari Jadi Kabupaten Blitar ke-702 tidak sekadar menjadi agenda seremonial. Sejumlah kegiatan dirancang untuk melibatkan masyarakat sekaligus mendorong potensi ekonomi dan budaya daerah.
Salah satunya melalui penyelenggaraan Kontes Kambing dan Kontes Sapi tingkat nasional yang memperebutkan Piala Bupati. Agenda tersebut menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah mendorong perkembangan sektor peternakan sekaligus meningkatkan kualitas ternak unggulan Blitar.
Rangkaian kegiatan kemudian berlanjut pada 6–9 Agustus 2026 dengan Bazar UMKM yang melibatkan pelaku usaha masyarakat.
Selain itu, masyarakat juga akan disuguhi pertunjukan Ketoprak Drama Soka yang melibatkan jajaran Forkopimda dan pimpinan perangkat daerah. Hiburan rakyat turut dimeriahkan seniman Cak Percil dan kawan-kawan serta penampilan penyanyi Happy Asmara.
Sebagai penutup rangkaian Hari Jadi Kabupaten Blitar ke-702, Pemerintah Kabupaten Blitar akan menggelar pagelaran wayang kulit semalam suntuk. Pertunjukan tersebut juga menghadirkan pelawak Jo Klitik dan Jo Kluthuk.
Menurut Rijanto, seluruh rangkaian kegiatan tersebut bukan hanya untuk memeriahkan Hari Jadi Kabupaten Blitar, tetapi juga menjadi ruang untuk mempererat kedekatan antara pemerintah dengan masyarakat.
Ia berharap momentum hari jadi dapat menjadi energi baru dalam menjalankan pembangunan di berbagai sektor.
“Semoga seluruh rangkaian Hari Jadi Blitar ke-702 menjadi semangat baru bagi pembangunan daerah. Mari bersama-sama menjaga persatuan dan terus berkarya demi kemajuan Kabupaten Blitar,” pungkasnya.
Sebelum acara Pisowanan Agung dalam usi ke 702 Kabupaten Blitar, diawali dengan bedhol pusaka berupa kitab sejarah dan Panji Lambang Daerah Kabupaten Blitar diarak keliling dengan iringan mobil jeep lawas diikuti konvoi motor gedhe. ( za/mp )









.jpg)






