- Warga Mekarsari Komplain Sampah Jarang Diangkut, Dampak Truk Sampah DLHK Kota Tangerang Terbakar Sejak Mei.
- Oknum Pol PP Kota Tangerang Duduga Terima Pungli dari Pemilik Bangunan di Neglasari.
- Kaskogabwilhan II Pimpin Upacara Peringatan Hari Kesaktian Pancasila, Tekankan Pentingnya Menjaga Nilai-Nilai Pancasila.
- Kodim 0506/Tangerang Gelar Upacara Hari Kesaktian Pancasila, Teguhkan Komitmen Jaga NKRI.
- Upacara Hari Kesaktian Pancasila di Depok Berlangsung Khidmat, Ini Pesan Supian Suri
- Pemprov DKI Gelar Upacara Hari Kesaktian Pancasila, Pramono Ajak ASN Jaga Keberagaman
- Babak Baru DPRD Majalengka, Sandi Fahmi Resmi Jadi Wakil Rakyat
- 7 Tersangka Diciduk, Narkoba Diduga Menyasar Pekerja Industri
- Knalpot Brong Disulap Jadi Patung Maung, Pesan Polisi untuk Warga
- Kementerian UMKM Perluas Akses Pembiayaan Non-KUR melalui SHAT
Rahmat Santoso Pilih Mundur dari Jabatan Wakil Bupati Blitar Apa Alasannya

Keterangan Gambar : Rahmat Santoso serahkan surat pengunduran diri sebagai Wabup Blitar
MEGAPOLITANPOS.COM Blitar - Mundurnya Wakil Bupati Blitar H.Rahmat Santoso mengundang pertanyaan, pada Senin (14/08/23) secara resmi Rahmat Santoso menyerahkan surat pernyataan pengunduran diri ke Sekertariat DPRD Kabupaten Blitar Kabag Persidangan dan Perundang undangan Nadek Marudut Yonathan Nadek, SH, MH. sekitar pukul 14.30 WIB, surat pengunduran diri disampaikan langsung oleh Rahmat ke kantor dewan jalan Kusuma Bangsa Kanigoro dengan mengendarai mobil dinas warna hitam plat merah.
Dalam konfrensi pers di salah satu rumah makan di kota Blitar, Rahmat Santoso atau yang biasa akrab disapa Mak Dhe Rahmat membeberkan, kalau pengunduran dirinya bukan terkait dugaan carut marutnya proyek, namun hal itu dilakukan karena Rahmat Santoso bakal mencalonkan diri sebagai Caleg DPR RI Dapil IX Kabupaten Bojonegoro dan Kabupaten Tuban.
"Saya mengundurkan diri dari jabatan Wabup lebih cepat, toh itu sekarang maupun besok sama saja to, kan harus mundur nantinya," ungkapnya.
Baca Lainnya :
- Babak Baru DPRD Majalengka, Sandi Fahmi Resmi Jadi Wakil Rakyat
- 7 Tersangka Diciduk, Narkoba Diduga Menyasar Pekerja Industri
- Knalpot Brong Disulap Jadi Patung Maung, Pesan Polisi untuk Warga
- Apresiasi Wajib Pajak Teladan Bupati Blitar Rijanto Anugerahkan BliTaX Award 2026.
- Kodim 0808/Blitar Lakukan Droping Air Bersih Untuk Warga Sumberagung Panggungrejo.
Lebih jauh disingung atas niatan mundur dari jabatan sebagai orang nomor dua di Pemkab Blitar, apakah berkaitan dengan santernya isu carut marut masalah sistem pengadaan proyek, Mak Dhe Rahmat menepis akan hal itu.
"Awalnya dari media yang menanyakan hasil sidak Rumah Sakit (RS) Ngudiwaluyo Wlingi oleh komisi III yang katanya tidak sesuai spek dan harus dibongkar serta masalah minimnya serapan anggaran di Pemkab Blitar, DPRD nya siapa apa anggota DPRD beneran saya tidak tahu," bebernya.
Bermula dari peristiwa itu ibarat bola liar hingga terbangun opini publik Rahmat Santoso mundur karena masalah proyek, terkait pelaksanaan proyek di Kabupaten Blitar sarat dengan permainan, hingga menyeret nama IW Kepala Bagian Lelang Proyek (BLP), disitu Wabup juga menyampaikan, Dirinya tidak tahu menahu soal proyek, jual beli proyek, karena memang tidak mengerti soal proyek.
"Jadi tidak ada kaitanya pengunduran diri saya dengan urusan proyek, semua tentang pak Iwan sudah saya ceritakan ke Gus Adib, tentunya hal itu sudah disampaikan ke Bupati. Persoalan berikutnya terkait pengerjaan proyek jembatan korban bencana yang hingga sekarang belum dikerjakan sampai sekarang, dan saya sempat ditegur oleh orang pusat, gara gara proyek jembatan bencana belum dikerjakan, padahal uang sudah ada rekening Pemkab Blitar di satker BPBD, informsi dari Pak Ivong, lha kalau modelnya seperti ini sampai lebaran kuda nil masalah di Kabupaten Blitar tidak pernah selesai,"imbuhnya.
Paska mendapat teguran dari pusat Wabub Rahmat dan Iwan Kepala BLP bersama stafnya sudah bertemu di Shoroom Harley Hobbies di Surabaya, tujuan Rahmat menanyakan tentang keterlambatan proyek jembatan. Inti dalam pertemuan membahas masalah proyek jembatan.
"Saya sudah ceritakan semuanya ke Gus Adib yang nantinya diteruskan ke Mbak Rini, jadi bukan masalah proyek saya mengundurkan diri sebelum DCT, kapanpun waktunya sama saja,"pungkasnya kepada seluruh awak media. (za/mp)


.jpg)
.jpg)

1.jpg)










