- Ribuan Kendaraan Serbu Puncak, Polisi Berlakukan One Way Lebih Awal
- Mendikdasmen: Pendidikan Tak Cukup Sekadar Angka, Karakter Bangsa Harus Dibangun
- Hadiri Hardiknas 2026, Ketua DPRD Barito Utara Perkuat Komitmen Pendidikan
- Bupati Barut Dalam Moment Hardiknas, Sekolah Jadi Pilar Integrasi Sosial Melalui Pendidikan Inklusif dan Holistik
- Hardiknas 2026 : Fajar Muh Shidik Gugat Pendidikan Baik atau Kita Terbiasa Rusak?
- Kadisdik Majalengka : Hayu Saekola Dorong Revolusi Lingkungan Sekolah melalui Geber
- Kecam Keras 9 Pasar di Kota Blitar Sepi, Disperindag Harus Buang Konsep Cara Lama
- Proyek Jaringan Irigasi Disorot, Dugaan Penyimpangan Menguat di Majalengka
- Digerebek di Parkiran Alfamart! Pengedar Obat Keras Ilegal Diciduk di Talaga
- Bupati Eman : Prestasi IPM 71,37 Tercapai, Tapi ATS Jadi PR Besar
Rahmat Santoso Apresiasi Pendirian Rumah Praktek Keperawatan Mandiri Nazib Zakaria Slorok Garum

Keterangan Gambar : Rahmat Santoso Wakil Bupati Blitar saat meresmikan rumah praktek kesehatan mandiri di desa Slorok Kecamatan Garum pada Selasa (01/10/22)
MEGAPOLITANPOS.COM, Blitar - Rahmat Santoso merupakan sosok yang sangat peduli dengan semua kegiatan khususnya yang berbau sosial kemasyarakatan, terbukti beberapa event yang dihadirinya hampir semua selalu bernuansa kegiatan kemanusian. Rahmat Santoso yang juga sebagai Wakil Bupati Blitar dan sebagai Ketua DPP Ikatan Penasihat Hukum Indonesia ( IPHI), Rahmat selalu dekat dengan masyarakat, dan sangat peduli, maka tak heran bila Dia selalu ada dimana - mana ditengah masyarakat, baik acara dinas maupun di luar kedinasan. Pendek kata dimana ada rakyat susah disitu pasti ada Rahmat Santoso.

Seperti pada acara kegiatan peresmian rumah praktek kesehatan mandiri di desa Slorok Kecamatan Garum pada Selasa (01/10/22). Pada saat itu selain acara peresmian, pengurus Persatuan Perawat Nasional (PPNI) Blitar juga melakukan kegiatan khitanan massal terhadap 13 anak dari keluarga kurang mampu.
Baca Lainnya :
- Hardiknas 2026 : Fajar Muh Shidik Gugat Pendidikan Baik atau Kita Terbiasa Rusak?
- Kadisdik Majalengka : Hayu Saekola Dorong Revolusi Lingkungan Sekolah melalui Geber
- Kecam Keras 9 Pasar di Kota Blitar Sepi, Disperindag Harus Buang Konsep Cara Lama
- Digerebek di Parkiran Alfamart! Pengedar Obat Keras Ilegal Diciduk di Talaga
- Bupati Eman : Prestasi IPM 71,37 Tercapai, Tapi ATS Jadi PR Besar
"Saya sangat senang di desa Slorok Garum didirikan sarana pelayanan kesehatan, yang diprakarsai oleh Mas Najib yang juga pengurus Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI), sehingga pelayanan masyarakat lebih dekat, dan ini sangat membantu sekali," kata Wabup.
Selanjutnya atas nama pribadi dan Pemerintah Kabupaten Blitar, Rahmat Santoso yang juga sebagai Wakil Ketua DPW PAN Jawa Timur menekan, disaat masyarakat masih dalam kesulitan pihaknya sangat mengapresiasi kegiatan bakti sosial seperti kegiatan yang diprakarsai oleh PPNI.

"Makanya saya begitu mendengar kegiatan PPNI ada bakti sosial khitan massal saya di Jakarta langsung meluncur datang ke Blitar, dan saya sangat senang kegiatan yang ada bakti sosialnya, dan ini jadi atensi besar saya gitu lo brooo," tutur Rahmat.
Diungkapkan juga oleh Rahmat Santoso saat ini masyarakat masih miskin, masih sangat butuh uluran tangan para dermawan, sehingga seperti masalah kenaikan BBM itu perlu dibantu, bantuan BBM murah untuk ojek online, pedagang dan juga petani.
"Niat kami adalah pengabdian, jadi saya secara pribadi dengan jabatan ini niatnya adalah pengabdian untuk rakyat Kabupaten Blitar,"bebernya.
Dilain sisi Najib Zakaria S.Kep. .Ns, CWCCA, C.SI pemilik praktik keperawatan mandiri khitan dengan metode khitan Super Ring Tanpa Jahit, kepada wartawan menjelaskan, pihaknya bersama sama anggota PPNI Blitar, praktik perawatan masih baru diresmikan oleh Wabup Blitar.
"Saya yang punya basic perawat dan kebetulan berdinas sebagai perawat, kami setelah selesai berproses baik fasilitas gedung dan perijinan kami sangat ingin membantu masyarakat desa Slorok khususnya dan masyarakat Kabupaten Blitar, dan hari ini kita lakukan khitan masal modern, dengan metode baru khitan ring tanpa jahit, anak - anak langsung bisa melakukan semua aktifitas normal, bermain, bersekolah dan lain lain, khitan modern ditempat kami aman dan sangat terjamin karena ditangani oleh ahlinya,"pungkasnya. (za/mp)















