- Hadapi Cuaca Ekstrem, Tanggap Darurat Bencana Hidrometeorologi 2026 polres Blitar Apel Siaga Bencana.
- 30 Tahun ke Depan, Sachrudin Siapkan Arah Pengelolaan Lingkungan Berkelanjutan.
- Menjaga Keamanan, Babinsa Dan Komduk Senergi Patroli Malam.
- Polisi Hentikan Penyelidikan Dugaan Pelanggaran Perjanjian Pengalihan Merek, SIAL Food & Drinks Indonesia Sambut Baik
- Dewan Hasrat Minta Program Antinarkoba Berbasis Pemetaan, Anggaran Harus Terukur hingga Hasilnya
- Hasrat PAN Usulkan Lomba Cerita Pendek Bahaya Narkoba, Edukasi Generasi Muda Lewat Media Sosial
- Hasrat Minta SOP Perlindungan Relawan Antinarkoba, Masyarakat Pelapor Jangan Dibiarkan Takut
- Hasrat PAN Dukung Perda P4GN dan Anggaran Antinarkoba, Selamatkan Generasi Muda Barito Utara
- Peredaran Narkoba Jadi Keprihatinan, Ardianto Soroti Dugaan Jaringan Narkoba hingga Wilayah Desa
- Ardianto Minta Bupati Perkuat Peran Kades dalam Pencegahan Narkoba
PTPN I Perkuat Tata Kelola dan Ekspansi Pasar Demi Dukung Ketahanan Pangan Nasional

Keterangan Gambar : PTPN I kembali menegaskan komitmennya membangun budaya kerja yang adaptif, profesional, dan berorientasi pada penciptaan nilai tambah.
MEGAPOLITANPOS.COM, Jakarta– Direktur Utama PTPN I (Persero), Abdul Rivai Ras, menegaskan komitmen perusahaan dalam mempercepat transformasi menuju korporasi agroindustri yang tangguh, modern, dan berdaya saing global melalui lima pilar utama, yakni peningkatan produktivitas, penguatan tata kelola, digitalisasi, optimalisasi aset, serta perluasan pasar.
Komitmen tersebut disampaikan dalam Forum Komunikasi Strategis Commander's Call yang diikuti Direksi, Regional Management, pimpinan unit kerja, serta seluruh insan PTPN I secara luring maupun daring dari Jakarta, Senin (20/7/2026).
Forum ini menjadi sarana penyelarasan visi, penguatan komunikasi, sekaligus konsolidasi organisasi agar seluruh elemen perusahaan bergerak dalam satu arah transformasi.
Baca Lainnya :
- Pakar Hukum: Pengembalian Dana Nasabah oleh Bank BUMN Tak Otomatis Jadi Kerugian Negara
- Barito Selatan Beri Akses Sekolah Enuma ke 33 TK dan SD, Perkuat Pembelajaran Digital
- BBNI dan Rombongan Himbara Topang Kenaikan Saham Setelah Ambrol
- Sinergi BUMD-BUMN Diperluas, Jakarta Percepat Pengembangan Kota Global
- Dandim 0510/Tigaraksa Dukung Ketahanan Pangan, Panen Padi Sawah dan Pemberian Bantuan Sarana Pertanian
"Saya ingin memastikan seluruh insan PTPN I memahami tujuan yang sama dan bergerak bersama membangun perusahaan agroindustri yang unggul, adaptif, dan berdaya saing global," ujar Abdul Rivai Ras.
Menurutnya, transformasi harus dimulai dari pemahaman menyeluruh terhadap kondisi perusahaan. Sebagai pengelola berbagai komoditas strategis seperti karet, teh, kopi, tembakau, kelapa, pala, tebu, hingga gula, PTPN I menghadapi tantangan yang semakin kompleks, mulai dari dinamika pasar, peningkatan produktivitas, implementasi prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG), pengelolaan aset, hingga penyelesaian konflik agraria.
Untuk menjawab tantangan tersebut, perusahaan menetapkan empat fokus utama transformasi, yaitu optimalisasi operasional dan produktivitas, penguatan kepatuhan dan keberlanjutan (ESG), mitigasi risiko dan resolusi konflik, serta penguatan ketahanan dan ekspansi pasar.
Implementasi strategi tersebut didukung melalui percepatan digitalisasi, validasi aset berbasis sistem geospasial, penguatan kinerja keuangan, pengembangan sumber daya manusia, hingga pembentukan Mobile Task Force berbasis teknologi informasi guna memperkuat pengamanan aset perusahaan.
"Transformasi harus menjadi budaya kerja. Setiap keputusan, langkah, dan inovasi harus bermuara pada peningkatan produktivitas, penguatan tata kelola, serta penciptaan nilai bagi perusahaan dan seluruh pemangku kepentingan," tegas Rivai.
Ia menambahkan, keberhasilan transformasi tidak dapat dicapai tanpa kolaborasi seluruh elemen perusahaan.
"Keberhasilan transformasi PTPN I ditentukan oleh kebersamaan seluruh Direksi, Regional Management, pimpinan unit kerja, hingga setiap insan perusahaan. Dengan kolaborasi, profesionalisme, dan integritas, saya yakin PTPN I mampu menjadi perusahaan agroindustri yang semakin kuat, modern, dan berdaya saing global," tuturnya.
Melalui Forum Komunikasi Strategis tersebut, PTPN I kembali menegaskan komitmennya membangun budaya kerja yang adaptif, profesional, dan berorientasi pada penciptaan nilai tambah. Langkah ini juga menjadi bagian dari dukungan perusahaan terhadap agenda pemerintah dalam memperkuat ketahanan pangan, ketahanan energi, hilirisasi, serta mendorong pertumbuhan ekonomi nasional.(AS/MP).


.jpg)
.jpg)





.jpg)






