- Bupati Shalahuddin Apresiasi Pandangan Fraksi PKB terhadap Raperda Perubahan APBD 2026
- Erick Soedjasa Pulang ke Indonesia atas Kemauan Sendiri, Kuasa Hukum: Bukan untuk Hindari Proses Hukum
- Pemkab Barito Utara Sampaikan Jawaban atas Pandangan Fraksi Terkait APBD-P 2026
- Ciptakan Kondusifitas Wilayah, Babinsa Koramil CBD Dan Ciputat Patroli Kamtibmas Malam.
- Bupati Barito Utara Minta Penyelesaian Batas Desa Mea dan Tongka Dipercepat
- Kodim 0506/Tangerang Gelar Sosialisasi PSDN, Dorong Kesadaran Bela Negara dan Penguatan Komcad.
- Babinsa Cireundeu Hadiri Penilaian Lomba Sekolah Sehat Tingkat Provinsi Banten 2026.
- Catat Tanggalnya, Pemkot Tangerang Buka Layanan KB Gratis 15–18 September 2026.
- Akses Pedestrian Jadi Prioritas, Trotoar Jalan Bouraq-Lio Baru Kota Tangerang Diperbaiki.
- Tangerang 10K Dongkrak Okupansi Hotel, 1.362 Kamar Terisi Dua Hari.
Komisi II DPRD Minta Kemarau Agar Bupati Blitar Fokus Pola Pertanian Gogorancah

Keterangan Gambar : Poto : Istimewa
MEGAPOLITANPOS.COM, Blitar - Pada musim kemarau panjang sekarang menjadi tantangan di sektor pertanian, khususnya di Kabupaten Blitar masalah kekeringan mendapat perhatian Suwito Saren Satoto selaku Wakil Ketua Komisi II DPRD Kabupaten Blitar, menurutnya hal yang paling signifikan ketika mengalami krisis air saat ini kita dituntut banyak inovasi yang cepat dan tepat membantu para petani mengolah pertanian yang maksimal.
"Kami minta kepada Bupati dalam menghadapi kondisi sulit air atau kekeringan, penciptaan bibit pangan unggul yang adaptif menjadi kunci utama untuk menjaga ketahanan pangan,"kata Suwito, Senin (17/08/26).
Suwito Saren berharap pemerintah kabupaten Blitar melalui Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) fokus dalam menciptakan dan memilih bibit pangan di masa sulit air saat ini dan memberikan pendampingan yang baik kepada kelompok tani di kabupaten Blitar.
Baca Lainnya :
- Kompi Produksi Kodim 0808/Blitar Aktif Kelola Pertanian, Peternakan Kambing dan Perikanan Untuk ini.
- Bupati Blitar Dorong Pelestarian Wisata Budaya Jamasan Gong Kyai Pradah 2026
- Nurhadi Gelar Jalan Sehat Merdeka di Kerjen Blitar Hadianya paling Spektakuler Dinosaurus
- Dua Moment Penting Rangkum Kebersamaan Kader DPC Partai Demokrat, Taget 6 Kursi Parlemen
- Komisi II DPRD Minta Kemarau Agar Bupati Blitar Fokus Pola Pertanian Gogorancah
"Jika kita memiliki bibit unggul yang ramah kekeringan dan memiliki genotipe yang mampu bertahan hidup dan tetap berproduksi meski kekurangan air, maka kita tidak khawatir dengan ancaman kekurangan pangan,"jelasnya.

Suwito Saren Satoto juga menyampaikan bahwa, Komoditas pangan alternatif jika padi sawah konvensional sulit tumbuh, diperlukan bibit-bibit pangan lain untuk menjadi solusi. Contohnya padi gogo salah satu varietas padi yang dirancang untuk lahan kering atau tadah hujan dan sorgum salah satu tanaman pangan yang sangat tangguh di cuaca panas dan minim air.
"Jagung hibrida tahan kering. Ubi jalar dan singkong, adalah varietas tanaman yang akarnya cepat berkembang saat mendeteksi tanah, menjadi komoditas pangan yang relatif stabil dalam kondisi minim irigasi,"tandasnya.
Suwito Saren juga mengapresiasi langkah dari pemerintah daerah dengan, mengoptimalkan proyek kolaborasi irigasi perpompaan untuk menyedot dan mengalirkan air ke lahan-lahan sawah yang kritis. Sebelum puncak kemarau, dinas terkait mengoptimalkan Gerakan Tanam guna memastikan target luas tanam padi tetap terpenuhi.
Pembuatan sumur ladang oleh petani secara mandiri maupun berkelompok membuat sumur Bor di ladang area persawahan sebagai sumber air alternatif utama. Sebagai langkah antisipatif terhadap kemarau panjang yang terjadi saat ini.
"Semoga langkah langkah strategis dari pemerintah ini menjadi solusi bagi swasembada pangan di kabupaten Blitar," pungkasnya.
Khususnya di Blitar Selatan saat ini memang sudah dilakukan pasokan air bersih untuk warga masyarakat akibat dampak kemarau panjang tahun ini, upaya Pemkab Blitar telah melakukan droping air bersih di Blitar Selatan. (adv/za/mp )


.jpg)




.jpg)







