- 40 Hari Wafatnya Alvaro, Kapolres Jaksel Melalui Kapolsek Pesanggrahan Terus Beri Trauma Healing dan Bantuan
- Manfaatkan Lumpur Banjir, Kapolda Aceh Serahkan Ribuan Karung Tanam Untuk Masyarakat Aceh Tamiang
- Bupati Shalahuddin Dorong Pendidikan Digital SMPN 1 Benangin Terima Laptop dan Starlink
- Pemancangan Tiang Listrik, Bupati Barito Utara Ajak Warga Jaga Fasilitas Bersama
- Akses Listrik Diperluas, Pemkab Barito Utara Dorong Pemerataan Pembangunan Desa
- BNI Bersihkan Masjid Darul Aman Pascabanjir di Agam Sumbar
- Dana Desa 2025 Desa Sangkanhurip Sindang Dilaksanakan Tahun 2026, DPMD Majalengka Memilih Diam
- Direktorat Reserse PPA-PPO dan Layanan Hotline Polri Bakal Diluncurkan, Siap Tangani Laporan KDRT
- Pembangunan Koperasi Desa Merah Putih Dialihkan Dari Lapangan Winodadi, ini Alasannya
- Dari Penggemar K-Pop ke Bintang Film: Langkah Internasional Saskia Chadwick di Korea
Program MBG Kembali Disorot Usai Mobil Pengangkut Makanan Tabrak Siswa SD

Keterangan Gambar : Poto detik detik mobil MBG menabrak siswa dari cctv yang beredar.
MEGAPOLITANPOS.COM, Jakarta,– Insiden serius kembali menimpa pelaksanaan Program Makanan Bergizi Gratis (MBG). Sebuah mobil pengangkut makanan yang hendak memasok kebutuhan sekolah dilaporkan menyeruduk barisan siswa di halaman SDN 01 Cilincing, Jakarta Utara, Kamis,(11/12/2025) sekitar pukul 07.00 WIB.
Peristiwa bermula saat para guru menyiapkan barisan siswa untuk kegiatan pembiasaan literasi pagi. Pada pukul 06.48, anak-anak baru mulai membaca ketika mobil MBG tiba-tiba menerobos pagar sekolah yang saat itu dalam kondisi tertutup. Pagar roboh, kendaraan hilang kendali, lalu menabrak murid dan guru yang berada di area barisan.
Beberapa siswa dilaporkan terpental dan tergeletak akibat kerasnya benturan. Hingga berita ini diturunkan, pihak kepolisian belum merilis jumlah resmi korban maupun tingkat luka yang dialami para siswa.
Baca Lainnya :
- Program MBG Kembali Disorot Usai Mobil Pengangkut Makanan Tabrak Siswa SD
- Komite Sekolah SMK Negeri 56 Pluit dan PWI DKI Jakarta Sinergi Bangun Kepercayaan Publik di Dunia Pendidikan
- Satgas MBG di Majalengka Telah Dibentuk, Ini Harapan dan Target Cakupan Penerima Manfaatnya
- Gerakkan Ekonomi Rakyat, Menteri UMKM Ajak Masyarakat Pahami MBG Lebih Komprehensif
- Kementerian UMKM Fasilitasi Usaha Mikro Bandung Masuk Rantai Pasok Program MBG

Korban Langsung Dilarikan ke Fasilitas Kesehatan
Evakuasi berlangsung cepat. Pada pukul 07.10 WIB, pihak sekolah dibantu warga membawa korban ke RSUD Cilincing dan Puskesmas Cilincing II.
Korban yang dirawat di Puskesmas Cilincing II:
Aditya Pradipta (3C)
Maulana Aufar (5B)
Korban yang ditangani di RSUD Cilincing:
Salsabila (3C), Ahmad Faizan (2C), Bagus (1B), Khanza (3D), Dian (3B), Anisa (3D), Surya (3D), Dita (3C), Hafiiz (3B), Weren (3B), Nabil (3D), Alvaro (3D), Lilo (4B), Rey (3C), Hafiz (1A), Yuda (3C), dan Ray Firmansyah (3C).
Beberapa di antaranya mengalami luka cukup parah akibat benturan dan dugaan terlindas kendaraan.
Dugaan Rem Blong, Profesionalisme MBG Kembali Disorot
Keterangan awal dari lapangan menyebutkan mobil MBG mengalami rem blong sesaat sebelum menghantam pagar dan barisan murid. Dugaan ini kembali memantik kritik lama terkait standar keselamatan armada MBG, mulai dari kualitas sopir, perawatan kendaraan, hingga audit pengawasan yang dianggap minim.
Selama ini, operator MBG bertanggung jawab atas dapur, distribusi makanan, termasuk pengelolaan armada. Namun belum ada pernyataan resmi mengenai pihak PT atau yayasan yang mengoperasikan kendaraan pada insiden ini.
Warga dan orang tua murid meminta kepolisian mengusut tuntas penyebab kecelakaan, termasuk memeriksa kelayakan kendaraan dan kompetensi sopir.
“Segera umumkan hasil investigasi. Jangan sampai ada unsur kelalaian yang dibiarkan,” ujar salah satu orang tua murid yang berada di lokasi.
Hingga kini, polisi masih melakukan proses penyelidikan dan belum memberikan informasi lanjutan.(Reporter: Achmad Sholeh Alek).





.jpg)





.jpg)
.jpg)




