Program MBG Kembali Disorot Usai Mobil Pengangkut Makanan Tabrak Siswa SD

By Achmad Sholeh(Alek) 11 Des 2025, 21:46:53 WIB Nasional
Program MBG Kembali Disorot Usai Mobil Pengangkut Makanan Tabrak Siswa SD

Keterangan Gambar : Poto detik detik mobil MBG menabrak siswa dari cctv yang beredar.


MEGAPOLITANPOS.COM, Jakarta,– Insiden serius kembali menimpa pelaksanaan Program Makanan Bergizi Gratis (MBG). Sebuah mobil pengangkut makanan yang hendak memasok kebutuhan sekolah dilaporkan menyeruduk barisan siswa di halaman SDN 01 Cilincing, Jakarta Utara, Kamis,(11/12/2025) sekitar pukul 07.00 WIB.

Peristiwa bermula saat para guru menyiapkan barisan siswa untuk kegiatan pembiasaan literasi pagi. Pada pukul 06.48, anak-anak baru mulai membaca ketika mobil MBG tiba-tiba menerobos pagar sekolah yang saat itu dalam kondisi tertutup. Pagar roboh, kendaraan hilang kendali, lalu menabrak murid dan guru yang berada di area barisan.

Beberapa siswa dilaporkan terpental dan tergeletak akibat kerasnya benturan. Hingga berita ini diturunkan, pihak kepolisian belum merilis jumlah resmi korban maupun tingkat luka yang dialami para siswa.

Baca Lainnya :





Korban Langsung Dilarikan ke Fasilitas Kesehatan

Evakuasi berlangsung cepat. Pada pukul 07.10 WIB, pihak sekolah dibantu warga membawa korban ke RSUD Cilincing dan Puskesmas Cilincing II.

Korban yang dirawat di Puskesmas Cilincing II:

Aditya Pradipta (3C)

Maulana Aufar (5B)

Korban yang ditangani di RSUD Cilincing:

Salsabila (3C), Ahmad Faizan (2C), Bagus (1B), Khanza (3D), Dian (3B), Anisa (3D), Surya (3D), Dita (3C), Hafiiz (3B), Weren (3B), Nabil (3D), Alvaro (3D), Lilo (4B), Rey (3C), Hafiz (1A), Yuda (3C), dan Ray Firmansyah (3C).

Beberapa di antaranya mengalami luka cukup parah akibat benturan dan dugaan terlindas kendaraan.

Dugaan Rem Blong, Profesionalisme MBG Kembali Disorot

Keterangan awal dari lapangan menyebutkan mobil MBG mengalami rem blong sesaat sebelum menghantam pagar dan barisan murid. Dugaan ini kembali memantik kritik lama terkait standar keselamatan armada MBG, mulai dari kualitas sopir, perawatan kendaraan, hingga audit pengawasan yang dianggap minim.

Selama ini, operator MBG bertanggung jawab atas dapur, distribusi makanan, termasuk pengelolaan armada. Namun belum ada pernyataan resmi mengenai pihak PT atau yayasan yang mengoperasikan kendaraan pada insiden ini.

Warga dan orang tua murid meminta kepolisian mengusut tuntas penyebab kecelakaan, termasuk memeriksa kelayakan kendaraan dan kompetensi sopir.

 “Segera umumkan hasil investigasi. Jangan sampai ada unsur kelalaian yang dibiarkan,” ujar salah satu orang tua murid yang berada di lokasi.

Hingga kini, polisi masih melakukan proses penyelidikan dan belum memberikan informasi lanjutan.(Reporter: Achmad Sholeh Alek).




  • Sinkronisasi Program Kegiatan Tahun 2027, Sekjen ATR/BPN Tekankan Konsistensi Pusat dan Daerah

    🕔19:57:17, 12 Jan 2026
  • Pengangkatan Sumpah MPPP dan MPPW, Dirjen PHPT Kementerian ATR/BPN: Peran PPAT Krusial untuk Kualitas Layanan Pertanahan

    🕔21:38:24, 12 Jan 2026
  • Ikuti Peluncuran 166 Sekolah Rakyat, Wamen Ossy: Setiap Anak Indonesia Berhak atas Pendidikan yang Layak

    🕔22:42:42, 12 Jan 2026
  • Wamen Ossy Pastikan Revisi Perpres RTR Kawasan Jabodetabek–Punjur untuk Perkuat Mitigasi Bencana

    🕔23:46:23, 11 Jan 2026
  • PT ALS Tanggapi Klarifikasi Bank Perkreditan, Minta OJK Gelar Mediasi Tatap Muka

    🕔19:49:50, 10 Jan 2026