- Destinasi Komersial pertama, Asthara Skyfront City Luncurkan The Floritz Gallery
- Aktivis di Blitar Penuhi Panggilan Polisi Usai Orasi Antikorupsi
- Politisi PDI-P Taupik Nugraha Minta Pemkab Edukasi Masyarakat Soal Status dan Kewenangan Jalan
- Dewan Taupik Apresiasi Kanal Pengaduan Masyarakat, Minta Dukungan Anggaran Maksimal
- Taupik Nugraha Pertanyakan Target Pengentasan Kawasan Kumuh di Barito Utara
- Pemkab Tegaskan Pemda Tak Bisa Perbaiki Fasilitas Perumahan Sebelum PSU Diserahkan
- Pemkab Barito Utara Jelaskan Pentingnya Penyerahan PSU Perumahan kepada Pemda
- DPRD dan Pemkab Barito Utara Sepakati Dua Raperda Strategis, Siap Difasilitasi ke Gubernur Kalteng
- Di Hadapan HIPMI, Prabowo Tegaskan Komitmen Swasembada Pangan dan Energi
- Gerak Serentak PKK Majalengka Guncang Desa :26 Kecamatan Disisir, Bantuan Digelontorkan
Di Hadapan HIPMI, Prabowo Tegaskan Komitmen Swasembada Pangan dan Energi
.jpg)
Keterangan Gambar : Presiden saat membuka Musyawarah Nasional (Munas) XVIII Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) di Bandar Lampung, Provinsi Lampung, Rabu (10/6/2026).
MEGAPOLITANPOS.COM, Bandar Lampung – Presiden Prabowo Subianto menegaskan bahwa pemerintah terus menjalankan berbagai program strategis guna memperkuat kemandirian bangsa dan mendorong pertumbuhan ekonomi nasional. Hal tersebut disampaikan Presiden saat membuka Musyawarah Nasional (Munas) XVIII Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) di Bandar Lampung, Provinsi Lampung, Rabu (10/6/2026).
Dalam sambutannya, Presiden menekankan pentingnya menciptakan iklim usaha yang sehat dan kondusif melalui penegakan hukum yang konsisten. Menurutnya, kepastian hukum merupakan fondasi utama dalam mendukung dunia usaha, investasi, dan penciptaan lapangan kerja.
“Saudara yang akan menciptakan lapangan kerja, karena itu pemerintah harus membuat keadaan yang baik untuk para pengusaha, keadaan yang baik itu antara lain hukum harus kita tegakan,” ujar Presiden.
Baca Lainnya :
Prabowo menegaskan bahwa pemerintah berkomitmen memberikan ruang yang lebih luas bagi dunia usaha untuk berkembang. Ia menilai para pengusaha, khususnya generasi muda, memiliki peran strategis dalam mempercepat pembangunan ekonomi nasional.
Selain menyoroti aspek hukum dan investasi, Presiden juga mengungkapkan capaian Indonesia dalam menjaga ketahanan pangan. Di tengah ketidakpastian global dan ancaman krisis pangan dunia, Indonesia dinilai berada dalam posisi yang relatif kuat karena keberhasilan menjaga swasembada pangan.
“Banyak negara sekarang dalam keadaan panik. Mereka sulit cari makan. PBB sudah warning tahun ini akan ada kelaparan besar-besaran. Kita alhamdulillah kuat,” katanya.
Di sektor energi, Presiden menyampaikan optimismenya bahwa Indonesia akan mencapai ketahanan energi yang lebih kokoh dalam beberapa tahun ke depan. Pemerintah saat ini terus menggenjot berbagai program untuk mewujudkan swasembada energi nasional.
“Perhitungan kita tiga tahun lagi, kita benar-benar sangat kuat di bidang energi,” tutur Prabowo.
Presiden juga kembali menegaskan pentingnya program hilirisasi sebagai strategi untuk meningkatkan nilai tambah sumber daya alam dalam negeri sekaligus memperkuat industri nasional. Menurutnya, hilirisasi membuka peluang besar bagi pengusaha muda Indonesia untuk berkembang dan menjadi pemain utama di pasar domestik.
“Ini kesempatan untuk pengusaha-pengusaha muda bangkit. Karena kita tidak mau hanya jadi pasarnya bangsa lain. Kita mau pasar Indonesia harus dinikmati oleh putra-putri Indonesia,” tegasnya.
Pada kesempatan tersebut, Kepala Negara mengajak seluruh anggota HIPMI untuk berkontribusi aktif dalam pembangunan nasional dengan mengedepankan semangat nasionalisme, gotong royong, dan kepatuhan terhadap hukum.
“Anak-anak muda, pemimpin-pemimpin muda, bangunlah budaya yang baik, nasionalis tapi kerja sama,” pungkas Presiden.(AS/MP).















