- Regenerasi PBSI Membuahkan Hasil, Dua Pasangan Muda Indonesia Curi Perhatian Dunia
- Kurangi Kiriman ke Bantar Gebang, Kelurahan Cawang Terapkan Pengolahan Sampah dari Sumber
- Pengurus Baru KONI Ajukan Pinjaman Gedung Sekretariat ke Pemkot Blitar
- Menteri PU Dody: 222 Dapur MBG - SPPG di Daerah 3T Sudah Dibangun
- Pemikiran Bung Karno Suri Tauladan Bangsa dan Generasi Muda
- Pramono Anung Pastikan Anggaran Kesehatan Tak Dipangkas, Resmikan Gedung Baru Puskesmas Matraman
- Perkuat Akses dan Ketahanan Wilayah, Danramil 01/Tln Lakukan Pembangunan Jembatan Garuda
- Koramil 07/Pda Bersama DLH Lakukan Aksi Bersih Lingkungan Di Perigi Baru
- Patroli Malam Kodim 0506/Tgr Jaga Keamanan dan Ketertiban Wilayah
- Hadiri Milad ke-26 YASPIDA, Menteri Nusron: Santri Harus Siap Menjadi Ulama, Teknokrat, dan Pemimpin Bangsa
Prabowo Resmikan 1.061 Koperasi Merah Putih di Jatim-Jateng, Tonggak Baru Ekonomi Desa
.jpg)
Keterangan Gambar : Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto meresmikan operasionalisasi 1.061 Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) untuk wilayah Jawa Timur dan Jawa Tengah
MEGAPOLITANPOS.COM, Nganjuk, Jawa Timur – Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto meresmikan operasionalisasi 1.061 Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) untuk wilayah Jawa Timur dan Jawa Tengah secara simbolis di KDKMP Nglawak, Kertosono, Nganjuk, Jawa Timur. Peresmian ini disebut sebagai tonggak bersejarah dalam pembangunan ekonomi berbasis desa di Indonesia.
Dalam sambutannya, Presiden Prabowo menegaskan bahwa program KDKMP menjadi milestone penting bagi sejarah bangsa karena mampu membangun ekosistem koperasi dalam jumlah besar dalam waktu relatif singkat. Menurutnya, gerakan koperasi desa akan menjadi kekuatan utama dalam membangun ekonomi nasional yang mandiri dan kuat.
“Saya kira hari ini adalah hari yang cukup penting. Belum pernah ada pemerintahan yang meresmikan lebih dari seribu koperasi secara fisik dalam waktu bersamaan,” ujar Presiden Prabowo.
Baca Lainnya :
Ia menjelaskan bahwa pembangunan fisik koperasi dimulai sejak November 2025 dan dalam kurun tujuh bulan telah berhasil mengoperasikan lebih dari 1.000 unit koperasi. Presiden juga memberikan apresiasi kepada seluruh jajaran Kabinet Merah Putih, kementerian, serta lembaga yang terlibat dalam percepatan pembangunan program tersebut.
Prabowo menambahkan, KDKMP akan menjadi fondasi utama strategi pemerintah dalam membangun ekonomi desa dan kelurahan. Program ini akan terintegrasi dengan program Makan Bergizi Gratis (MBG) dan Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) untuk memperkuat hilirisasi dan industrialisasi di daerah.
“Melalui KDKMP nanti akan kita sediakan kredit murah untuk rakyat,” tegasnya.
Presiden juga menekankan pentingnya sinergi lintas kementerian dan lembaga agar KDKMP menjadi instrumen utama dalam mengubah arah ekonomi Indonesia sesuai amanat konstitusi.
Sementara itu, Menteri Koperasi Ferry Juliantono menyampaikan rasa syukur atas kelancaran peresmian tahap pertama operasionalisasi KDKMP. Ia menyebut program tersebut akan terus diperluas secara bertahap ke berbagai wilayah di Indonesia.
“Nanti bulan Agustus 2026 akan diresmikan lagi sekitar 20.000 KDKMP, bahkan kami akan berusaha lebih dari target yang disampaikan Bapak Presiden,” kata Ferry.
Menurutnya, hingga saat ini pembangunan fisik hampir 9.200 unit KDKMP telah selesai 100 persen. Namun, atas arahan Presiden, tahap pertama difokuskan pada 1.061 unit di Jawa Timur dan Jawa Tengah.
Ferry menegaskan, koperasi yang telah beroperasi nantinya akan menjadi offtaker berbagai produk unggulan masyarakat desa, mulai dari hasil pertanian, perkebunan, perikanan, kerajinan hingga kuliner. Selain itu, koperasi juga akan berfungsi sebagai pusat distribusi sembako dan barang subsidi lainnya.
Terkait kendala pembangunan di wilayah dengan lahan terbatas, pemerintah tengah mengkaji pembangunan gerai dan gudang secara vertikal, khususnya di kawasan perkotaan maupun desa dengan keterbatasan lahan.
Direktur Utama PT Agrinas Pangan Nusantara, Joao Angelo De Sousa Mota, optimistis target pembangunan 30.000 unit KDKMP tahap berikutnya dapat tercapai berkat dukungan lintas kementerian dan lembaga negara.
Di sisi lain, Wakil Panglima TNI Tandyo Budi Revita menyebut pembangunan aset fisik KDKMP di wilayah Jawa berjalan lancar. Namun, tantangan masih ditemui di daerah terpencil seperti Papua akibat keterbatasan infrastruktur dan akses transportasi.
Program Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih diharapkan menjadi penggerak utama ekonomi kerakyatan sekaligus memperkuat kesejahteraan masyarakat desa di seluruh Indonesia.(AS/MP).

















