- Modus Bantuan Masjid Tipu Warga di Majalengka, 4 Pelaku Ditangkap Kilat!
- Jakarta Fair Kemayoran 2026 Banjir Produk Gratis, dari Makanan hingga Perawatan Tubuh
- Bhayangkara ke-80, Kasus Kekerasan Anak Terungkap di Majalengka
- Polres Majalengka Sikat Jambret, Tangkap Pelaku Hitungan Jam
- PNM Perkuat Pemulihan Pascabencana di Aceh, Fokus Dukung Masyarakat Prasejahtera dan UMKM
- Menkop Ferry Juliantono: Saatnya Anak Muda Jadikan Koperasi sebagai Jalan Sukses Bisnis
- Waspada Penipuan! LPDB Koperasi Pastikan Tak Ada Biaya Pengajuan Pembiayaan
- Direktur Utama Bank Jakarta: Keamanan Siber Kunci Masa Depan Perbankan Digital
- KUA Sukahaji Rp 1,22 Miliar Dipersoalkan, Pelaksana Angkat Bicara
- Merasa Dirugikan Ratusan Juta Rupiah, Pemilik Percetakan Laporkan Tiga Mantan Karyawan
Polri Lakukan Identifikasi Korban Meninggal hingga Usut Penyebab Kebakaran Depo Pertamina Plumpang

Keterangan Gambar : Kapolri Jenderal Listyo Sigit saat melakukan komunikasi dengan tim Dokkes dan DVI Polri dalam rangka penanganan korban kebakaran Depo Pertamina Plumpang.(Ist)
MEGAPOLITANPOS.COM, Jakarta – Polri ikut turun menangani kebakaran pipa bensin di Depo Pertamina Plumpang, Koja, Jakarta Utara yang terjadi pada Jum’at malam (3/3/2023).
Disebutkan sedikitnya 5 ambulans dan puluhan tim medis Dokkes Polri dikerahkan untuk membantu proses evakuasi korban dan perawatan medis.
“Tim Dokkes Polri juga telah mendirikan posko DVI di Rumah Sakit Polri Kramat Jati,” kata Kepala Divisi (Kadiv) Humas Polri Irjen Dedi Prasetyo dalam keterangan tertulisnya, Sabtu (4/3/2023).
Baca Lainnya :
- Modus Bantuan Masjid Tipu Warga di Majalengka, 4 Pelaku Ditangkap Kilat!
- Jakarta Fair Kemayoran 2026 Banjir Produk Gratis, dari Makanan hingga Perawatan Tubuh
- Bhayangkara ke-80, Kasus Kekerasan Anak Terungkap di Majalengka
- Polres Majalengka Sikat Jambret, Tangkap Pelaku Hitungan Jam
- PNM Perkuat Pemulihan Pascabencana di Aceh, Fokus Dukung Masyarakat Prasejahtera dan UMKM
Dedi mengatakan, tim Dokkes Polri juga telah melakukan proses identifikasi terhadap sejumlah korban jiwa.
“Pada hari ini posko DVI sudah menerima 14 kantong jenazah. Tim DVI pun langsung bekerja untuk melakukan identifikasi korban,” terangnya.
Selain itu, Dedi mengatakan, bahwa tim Labfor juga sedang berkoordinasi dengan Bareskrim dan Ditreskrimum Polda Metro Jaya untuk menyelidiki penyebab kebakaran dan melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP).
“Langkah yang dilakukan hari setelah clear dari HSE (Health Safety Environment) dari Pertamina baru kita olah TKP. Jumlah anggota sementara 9 orang. Alat yang kita gunakan toolkid kebakaran, drone, alat ambil sampel abu arang dan gunakan teknologi remote sensing,” bebernya.
“Untuk tim Inafis hari ini memback-up Polda Metro Jaya untuk olah TKP bersama Labfor dan bersama tim DVI Dokkes untuk melakukan proses identifikasi korban meninggal dunia di Rumah Sakit Polri Kramat Jati,” tambah Dedi.
Tak hanya itu, Dedi menuturkan, Polri juga melakukan pengamanan terhadap lokasi kebakaran baik di Depo Plumpang, maupun lokasi rumah warga terdampak yang ditinggal mengungsi.
“Polri juga mendirikan posko tanggap darurat kebakaran secara terpadu dan pengaduan orang hilang. Mendirikan dapur umum di Pos Polisi oleh Sat Brimobda PMJ dan membantu posko pengungsian BPBD,” ujarnya.(*)





.jpg)











