- Dandim 0808/Blitar Pimpin Apel HUT Ke 81 TNI, Tegaskan Komitmen Kawal Kedaulatan Bersama Rakyat.
- BAZNAS Majalengka Raih Penghargaan, Gerakan Zakat Makin Berdampak
- Wali Kota Jakpus Buka UKW Angkatan ke-66 PWI Jaya, Tekankan Pentingnya Akurasi dan Kompetensi Wartawan
- Polisi Bongkar Curat di Maja, Pelaku Ditangkap di Sumedang
- Cari Sensasi Berujung Bui, 3 Pemuda Majalengka Ditahan Polisi
- Peringati HUT TNI Ke-81, Danrem Olahraga Bersama 2000 Masyarakat.
- Kementerian UMKM Dorong Flobamorata Creative Expo Jadi Pintu Perluasan Pasar UMKM NTT
- Maman Imanul Haq Ungkap Alasan Rocky Gerung Layak Dekat Prabowo
- Patroli Malam, Babinsa Bersatu Ciptakan Lingkungan Aman dan Nyaman.
- Dulu Pemohon yang Cari Petugas Ukur, Sejak Ada Pengukuran Terjadwal Kini Tanah Diukur Lebih Pasti dan Cepat.
Polri Lakukan Identifikasi Korban Meninggal hingga Usut Penyebab Kebakaran Depo Pertamina Plumpang

Keterangan Gambar : Kapolri Jenderal Listyo Sigit saat melakukan komunikasi dengan tim Dokkes dan DVI Polri dalam rangka penanganan korban kebakaran Depo Pertamina Plumpang.(Ist)
MEGAPOLITANPOS.COM, Jakarta – Polri ikut turun menangani kebakaran pipa bensin di Depo Pertamina Plumpang, Koja, Jakarta Utara yang terjadi pada Jum’at malam (3/3/2023).
Disebutkan sedikitnya 5 ambulans dan puluhan tim medis Dokkes Polri dikerahkan untuk membantu proses evakuasi korban dan perawatan medis.
“Tim Dokkes Polri juga telah mendirikan posko DVI di Rumah Sakit Polri Kramat Jati,” kata Kepala Divisi (Kadiv) Humas Polri Irjen Dedi Prasetyo dalam keterangan tertulisnya, Sabtu (4/3/2023).
Baca Lainnya :
- Dandim 0808/Blitar Pimpin Apel HUT Ke 81 TNI, Tegaskan Komitmen Kawal Kedaulatan Bersama Rakyat.
- BAZNAS Majalengka Raih Penghargaan, Gerakan Zakat Makin Berdampak
- Wali Kota Jakpus Buka UKW Angkatan ke-66 PWI Jaya, Tekankan Pentingnya Akurasi dan Kompetensi Wartawan
- Polisi Bongkar Curat di Maja, Pelaku Ditangkap di Sumedang
- Cari Sensasi Berujung Bui, 3 Pemuda Majalengka Ditahan Polisi
Dedi mengatakan, tim Dokkes Polri juga telah melakukan proses identifikasi terhadap sejumlah korban jiwa.
“Pada hari ini posko DVI sudah menerima 14 kantong jenazah. Tim DVI pun langsung bekerja untuk melakukan identifikasi korban,” terangnya.
Selain itu, Dedi mengatakan, bahwa tim Labfor juga sedang berkoordinasi dengan Bareskrim dan Ditreskrimum Polda Metro Jaya untuk menyelidiki penyebab kebakaran dan melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP).
“Langkah yang dilakukan hari setelah clear dari HSE (Health Safety Environment) dari Pertamina baru kita olah TKP. Jumlah anggota sementara 9 orang. Alat yang kita gunakan toolkid kebakaran, drone, alat ambil sampel abu arang dan gunakan teknologi remote sensing,” bebernya.
“Untuk tim Inafis hari ini memback-up Polda Metro Jaya untuk olah TKP bersama Labfor dan bersama tim DVI Dokkes untuk melakukan proses identifikasi korban meninggal dunia di Rumah Sakit Polri Kramat Jati,” tambah Dedi.
Tak hanya itu, Dedi menuturkan, Polri juga melakukan pengamanan terhadap lokasi kebakaran baik di Depo Plumpang, maupun lokasi rumah warga terdampak yang ditinggal mengungsi.
“Polri juga mendirikan posko tanggap darurat kebakaran secara terpadu dan pengaduan orang hilang. Mendirikan dapur umum di Pos Polisi oleh Sat Brimobda PMJ dan membantu posko pengungsian BPBD,” ujarnya.(*)


.jpg)




.jpg)


.jpg)





