PJU di Jalan Flamboyan Bumi Indah Banyak Tidak Berfungsi, Ini Jawaban Dishub Tangerang

By Gito Wahyudi 19 Jan 2023, 13:50:29 WIB Tangerang Kabupaten
PJU di Jalan Flamboyan Bumi Indah Banyak Tidak Berfungsi, Ini Jawaban Dishub Tangerang

Keterangan Gambar : Penampakan di Jalan Flamboyan Pasar Gotong Royong, Bumi Indah, Desa Sukamantri, Kecamatan Pasar Kemis.


MEGAPOLITANPOS.COM Kabupaten Tangerang,- Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Tangerang melalui Staf Penerangan Jalan Umum (PJU), Aga menanggapi persoalan keluhan warga terkait banyaknya penerangan jalan yang tidak berfungsi atau mati. Tepatnya, di jalan Flamboyan Pasar Gotong Royong, Bumi Indah, Desa Sukamantri, Kecamatan Pasar Kemis.

"Untuk Penerangan Jalan Umum (PJU) yang dikeluhkan warga tersebut harus di cek dulu statusnya, apakah sudah di serahkan dari pengembang ke Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Tangerang apa belum," katannya. Rabu, (18/01/2023).

Masih kata, Aga menjelaskan kalau sudah di serahkan ke pihak pemda tentunya itu merupakan tanggung jawab kami yakni Dinas Perhubungan Kabupaten Tangerang.

Baca Lainnya :

"Hal itu pun menyangkut pembiayaan anggaranya, jika belum ya tanggung jawab pengembang. Jadi perlu memastikan dulu soal kewenangannya," tegasnya.

Seperti yang di beritakan sebelumnya, warga di Cluster Victoria dan warga Cluster Udayana mengeluhkan banyaknya Penerangan jalan umum yang mati.

Asep warga Bumi Indah yang bertempat tinggal di Cluster Victoria kepada Megapolitanpos.com mengakui itu sudah lama lampu mati dan tidak berfungsi, sepanjang  jalan umum di kawasan Jalan Flamboyan jadi gelap.

"Melihat dari jumlah banyaknya, ada sekitar belasan tiang yang lampunya mati. Ini menjadi bahaya yang bisa menimbulkan aksi kejahatan, apalagi saya sering pulang malam. Hal ini menjadi kekhawatiran kita yang tinggal di komplek perumahan di sini," tutur warga.

Dijelaskan, saya juga sudah melaporkan kepada pihak pengembang agar meneruskan ke pihak Dishub Kabupaten untuk memperbaikinya, kan kita juga siap bayar iuran buat PJU. 

"Ungkapan yang disampaikan dari pihak dishub dinilai tidak ada ketegasan, keluhan warga harus jadi perhatian pemerintah. Kejadian maraknya begal dimana mana, ini menjadi momok bagi warga masyarakat yang pulang malam apalagi kondisi penerangan jalannya banyak yang mati. Harapan kami, segera perhatikan jangan sampai menunggu ada korban baru di perbaiki," terangnya.

Sementara itu, Lili warga yang tinggal di Cluster Udayana mengeluhkan yang sama, berharap pihak yang terkait segera memperbaiki.

"Seperti di simpang tiga jalan masuk Udayana banyak kendaraan lalu lalang, dari sepeda, motor bahkan kendaraan mobil, di khawatirkan pengendara sepeda dan motor bertubrukan karena jalanya gelap," katanya.

Ia menceritakan, seperti pas tahun baru kemarin ada kendaraan yang nabrak portal akibat matinya penerangan jalan.

"Beruntung pengendaranya ga apa-apa hanya kendaraanya aja yang penyok," jelasnya. ** (Nan)