- Mulai 31 Agustus, Pemkot Jaktim Larang PKL Berjualan di Trotoar Jalan Raya Bogor Kramat Jati
- Semarak HUT RI Ke-81, PAUD Melati 08 Kalibata Gelar Aneka Lomba
- Karang Taruna RW 09 Kalibata Gelar Pesta Kemerdekaan Meriah pada 29 Agustus 2026
- Bupati Shalahuddin Tinjau Rumah Lanting di Sungai Barito yang Terdampak Surut
- Sebanyak 329 Rumah Tidak Layak Huni di Tangsel Tuntas Dibedah, Pondok Aren Terbanyak
- Kemenhub: Transportasi di Kalimantan Tetap Beroperasi di Tengah Karhutla.
- Polres Majalengka Kedepankan Langkah Preventif Tekan Knalpot Brong
- Gulkarmat Jakut Gencarkan Edukasi Cegah Kebakaran di Tengah Perayaan HUT ke-81 RI
- Lomba Kreasi Layang - Layang Ajarkan Generasi Muda Produktif dan Lebih Berkegiatan Positif
- Drakor di Tambang Batubara: Investor Korea Selatan Diduga Jadi Korban, Mafia Legal Formal,.
Perkuat Kemandirian Pangan, Pj : Masifkan KWT dan Urban Farming

Keterangan Gambar : Penjabat (Pj) Wali Kota Tangerang, Dr. Nurdin, mendorong masyarakat untuk meningkatkan ketahanan pangan dan kemandirian
MEGAPOLITANPOS.COM Kota Tangerang - Dalam upaya memaksimalkan lahan pertanian di Kota Tangerang, Penjabat (Pj) Wali Kota Tangerang, Dr. Nurdin, mendorong masyarakat untuk meningkatkan ketahanan pangan dan kemandirian dengan menanam sayur di wilayah masing-masing.
Hal ini disampaikannya saat membuka panen raya serentak bersama Kelompok Wanita Tani (KWT) di KWT Wijaya Kusuma RW 02 Kelurahan Gaga, Kecamatan Larangan, Kota Tangerang, pada Kamis (22/02/2024).
Program ini merupakan bagian dari upaya Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang melalui Dinas Ketahanan Pangan, dalam mendorong urban farming di wilayah perkotaan.
Baca Lainnya :
- Polres Majalengka Kedepankan Langkah Preventif Tekan Knalpot Brong
- Pabrik Uang Palsu Grade A Digerebek di Tangsel, Nilainya Capai Rp36 Miliar
- Jalan Sangego Selatan Kota Tangerang Diperbaiki, Pemkot Mulai Terapkan Contraflow
- Komisi Ii DPRD Kota Tangerang Apresiasi Program CKG
- Ineu Bongkar Alasan Jabar Pinjam Rp 3,4 Triliun di Tengah Defisit
“Alhamdulillah, hari ini kita bisa panen sayur-sayuran. Upaya ini bisa kita terus maksimalkan. Mengingat lahan pertanian di Kota Tangerang sudah tidak ada, kita bisa menggunakan metode vertikal garden, yaitu kebun dengan posisi tegak lurus, dengan tanaman sayur yang bisa menjalar ke atas,” ungkap Dr. Nurdin.
Pasalnya, kata Dr. Nurdin, Urban Farming merupakan solusi tepat untuk mengatasi keterbatasan lahan di wilayah perkotaan.
“Masyarakat dapat memanfaatkan lahan pekarangan rumah atau tembok untuk menanam sayuran dan memelihara ikan guna memenuhi kebutuhan pangan keluarga,” ujarnya.
Alumnus Ilmu Administrasi ini, juga mendorong KWT dan Pokdakan di Kota Tangerang untuk terus mengembangkan Urban Farming dan terus meningkatkan jumlah KWT di Kota Tangerang yang hingga saat ini telah ada sebanyak 119 KWT. Pemkot akan terus memberikan dukungan dalam bentuk pelatihan, pendampingan, dan bantuan sarana prasarana.
“Saya berharap, dengan panen raya ini, kita dapat terus meningkatkan upaya memasifkan Urban Farming dalam mendukung ketahanan pangan di Kota Tangerang,” kata Pj.
Pada kesempatan tersebut, Pj Wali Kota, turut memanen sayuran bersama anggota KWT dan Pokdakan, seperti kangkung, sawi, dan singkong. Usai panen sayuran, Pj, juga melakukan panen budidaya ikan lele barokah di Kecamatan Cipete, Kelurahan Pinang. Selain ikan lele, juga turut dipanen ikan patin dan nila. ** (Jhn)

















