- Raker ke- X Forwat digelar, Usung Program Kerja dan Kaderisasi Organisasi
- Trijanto : Maraknya Politik Uang Tanda Hancurnya Demokrasi Pancasila
- Menkop Sebut, Kopdes di NTT akan Menjadi Ekosistem Baru Ekonomi
- HUT ke-65 Bank Jakarta Diwarnai Aksi Sosial untuk Sahabat Disabilitas
- KUR Rp32,73 Triliun Mengalir ke Pertanian, Bukti Dukungan Pemerintah untuk UMKM
- Amran Sulaiman: Ketahanan Pangan Menguat, Cadangan Beras Indonesia Capai 5 Juta Ton
- Rayakan HUT Kota Depok, Kantor Imigrasi Buka Layanan Paspor Simpatik 25-26 April 2026
- Terkait Dugaan Pungli Oknum Kades, Perusahaan Properti akan Ambil Langkah Hukum
- Keruntuhan yang Sunyi : Alarm Keras Komisi III DPRD Majalengka dari Jebakan Utang hingga Pembangunan
- Gelar Rapat Paripurna Pembahasan LKPJ Bupati Tahun 2025 DPRD Berikan 20 Catatan penting
Percepat Eliminasi TBC, Dr. Nurdin : Ayo Manfaatkan Aplikasi Skrining TBC Mandiri!

MEGAPOLITANPOS.COM Kota Tangerang - Penjabat (Pj) Wali Kota Tangerang, Dr. Nurdin, meluncurkan Program Kolaborasi Gerakan Bersama Menuju Eliminasi TBC (Ransel TBC) sekaligus Sosialisasi Pelaksanaan Skrining Serentak bagi para kader dalam menggunakan aplikasi skrining TBC, yang digelar di GOR Neglasari, Kecamatan Neglasari, Senin (1/7/2024).
Dalam sambutannya, Dr. Nurdin, mengungkapkan Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang telah melakukan langkah inovatif dalam percepatan eliminasi penyakit TBC yaitu dengan cara serentak menggunakan aplikasi skrining TBC Mandiri.
"Jadi petugas tidak perlu skrining perorangan nemuin masyarakat, tapi dengan aplikasi ini, mereka bisa melakukan skrining mandiri atau analisa awal. Kader nanti bisa menyosialisasikan kepada masyarakat cara penggunaan aplikasinya, sehingga bisa mempercepat eliminasi TBC," terang Dr. Nurdin, dihadapan 8.730 kader di setiap kecamatan yang hadir secara daring dan luring.
Baca Lainnya :
- Keruntuhan yang Sunyi : Alarm Keras Komisi III DPRD Majalengka dari Jebakan Utang hingga Pembangunan
- PDIP Majalengka Konsolidasi 343 Desa, Kekuatan Fraksi DPRD Disiapkan Bertambah
- Momentum Hari Buku Sedunia, H. Iing Misbahuddin Serukan Literasi Jadi Tameng Bangsa!
- Pupuk Subsidi Aman, Majalengka Tancap Gas Hadapi Kemarau Panjang MT II 2026
- Digitalisasi ASN Dipercepat, Majalengka Terapkan E-Kinerja BKN untuk Perkuat Transparansi
Lebih lanjut, Pj. Wali Kota Tangerang, mengatakan, di Kota Tangerang pada tahun 2023 telah menemukan dan mengobati sebanyak 10.955 kasus TBC. Tentu hal tersebut menjadi fokus Pemkot Tangerang untuk berupaya memberikan langkah konkrit dalam penanggulangan penyakit TBC di Kota Tangerang.
"Kami berharap kegiatan seperti ini dapat meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya pencegahan TBC dan mendorong mereka yang terindikasi memiliki gejala untuk segera memeriksakan diri. Kolaborasi ini adalah kunci untuk mencapai eliminasi TBC," tuturnya.
Sementara itu, Asisten Perekonomian dan Pembangunan Daerah Kota Tangerang, Ruta Ireng Wicaksono, menyampaikan, kegiatan ini diikuti secara hybrid oleh 8.730 peserta yang terdiri dari Kader Tim Pendamping Keluarga (TPK), Pekerja Sosial Masyarakat (PSM), dan Kader Posyandu di setiap kecamatan di Kota Tangerang. Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya intensif Pemkot Kota Tangerang dalam menanggulangi penyakit Tuberkulosis (TBC) di Kota Tangerang.
"Pelaksanaan skrining mulai 1 Juli hingga Desember 2024. Diharapkan dengan sosialisasi ini, para kader di setiap Kecamatan di Kota Tangerang paham tentang pelaksanaan skrining serentak sehingga bisa mengetahui berapa banyak maayarakat yang terdeteksi penyakit TBC," tukas Ruta. ** (Jhn)
















