- Pemkab Majalengka dan OJK Dorong Relaksasi KUR, Perbankan Diharap Turut Berkontribusi
- Pemkab Barito Utara Dorong Konsolidasi Ormas TBBR Lewat Rapimda I
- Fuomo Dorong Kreator Indonesia Jadi Pelaku Bisnis, Siapkan Fitur AI Analytics Engine
- DPRD Sambut Positif Langkah Pemkot Tangerang Akhiri Kerja Sama PSEL Dengan PT Oligo
- Darurat Sampah Nasional : DPRD Minta Pemkot Kota Tangerang Mentransformasi Tata Kelola Sampah
- DPRD Apresiasi Respons Cepat Pemkot Tangerang Tangani Banjir
- Ketua DPRD Terima Tokoh Agama dan Masyarakat, Tabayun Soal Isu Revisi Perda 7 & 8
- AC Manual vs AC Digital di Mobil Modern: Prinsip Sama, Cara Rawatnya Tak Boleh Salah
- Raymond Indra dan Joaquin Ukir Runner-up di Istora, Disebut Penerus Kevin/Marcus
- Anggota DPRD Barito Utara Nilai ORARI Tetap Strategis di Tengah Perkembangan Teknologi
Pemkab Majalengka Komitmen Salurkan Bantuan Pendidikan Siswa Tidak Mampu diluar KIP

Keterangan Gambar : Bupati Majalengka H. Eman Suherman, didampingi Sekda Aeron Randi serta Kepala Dinas Pendidikan H. Muhamad Umar Ma
MEGAPOLITANPOS.COM MAJALENGKA - Pemerintah Kabupaten Majalengka melalui Dinas Pendidikan kembali mempertegas komitmennya, diwujudkan melalui penyaluran bantuan pendidikan bagi siswa dari keluarga tidak mampu yang belum terjangkau oleh program Kartu Indonesia Pintar (KIP).
Penyerahan bantuan dilakukan langsung oleh Bupati Majalengka H. Eman Suherman, didampingi Sekda Aeron Randi serta Kepala Dinas Pendidikan H. Muhamad Umar Ma'ruf, di halaman Kantor Disdik Majalengka, Selasa (18/11/2025).
Bupati Eman Suherman menyampaikan bahwa program tersebut merupakan bentuk kepedulian pemerintah daerah dalam memastikan seluruh siswa mendapatkan hak pendidikan secara adil dan merata.
Baca Lainnya :
- Pemkab Majalengka dan OJK Dorong Relaksasi KUR, Perbankan Diharap Turut Berkontribusi
- Pemkab Barito Utara Dorong Konsolidasi Ormas TBBR Lewat Rapimda I
- Fuomo Dorong Kreator Indonesia Jadi Pelaku Bisnis, Siapkan Fitur AI Analytics Engine
- DPRD Sambut Positif Langkah Pemkot Tangerang Akhiri Kerja Sama PSEL Dengan PT Oligo
- Darurat Sampah Nasional : DPRD Minta Pemkot Kota Tangerang Mentransformasi Tata Kelola Sampah
Ia menegaskan masih terdapat peserta didik dari keluarga miskin yang belum masuk dalam kuota bantuan pemerintah pusat. Pemkab Majalengka tidak ingin ada anak-anak yang terhambat dalam kegiatan belajar hanya karena kendala biaya.
"Bantuan ini dihadirkan untuk memberikan dukungan bagi peserta didik yang belum mendapat kesempatan melalui program KIP," ujar Bupati Eman Suherman.
Program ini diharapkan mampu mencegah potensi putus sekolah dan menghapus hambatan belajar akibat faktor ekonomi. Pemerintah daerah berkomitmen untuk terus memperkuat sektor pendidikan melalui program afirmatif dan sinergi lintas instansi.
Selain menyalurkan bantuan, Bupati juga memimpin apel pegawai Dinas Pendidikan. Kehadirannya, kata Bupati, sekaligus untuk memastikan keselarasan langkah dalam pencapaian target kinerja sektor pendidikan.
"Pertama, tentu saya ingin lebih mendekatkan diri sebagai Bupati kepada teman-teman di lingkungan Dinas Pendidikan. Selain itu, saya ingin memastikan secara langsung mengenai target capaian kinerja yang harus kita lalui bersama," katanya.
Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Majalengka, H. Muhamad Umar Ma'ruf, menyampaikan bantuan tersebut bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) sebagai langkah menutup kesenjangan bantuan yang belum tersentuh oleh pusat.
Program bantuan pendidikan bagi anak tidak mampu tersebut memiliki nilai Rp. 800.000 per siswa dan diberikan dalam bentuk perlengkapan kebutuhan sekolah, bukan uang tunai. Skema ini dipilih untuk memastikan bantuan tepat sasaran dan langsung digunakan oleh siswa.
"Dengan adanya bantuan ini, diharapkan motivasi belajar siswa semakin meningkat serta memberi dampak positif dalam pemerataan pendidikan di Kabupaten Majalengka," ucap Kadisdik.
Ia menambahkan, Pemerintah Kabupaten Majalengka menegaskan komitmennya untuk terus memperluas akses pendidikan dan memastikan setiap anak mendapatkan kesempatan belajar tanpa hambatan finansial.
"Program afirmatif ini menjadi bagian penting dalam mendorong pemerataan pendidikan serta mendukung peningkatan kualitas sumber daya manusia di Majalengka," pungkasnya. ** (Agit)











.jpg)




