Breaking News
- JKB Audiensi dengan PSI di DPRD DKI, Bahas Pencegahan Radikalisme dan Kolaborasi Sosial
- Kemenkop Perkuat Akses Pembiayaan Kopdes Merah Putih Jadi Penggerak Ekonomi Desa
- Tingkatkan Keamanan Wilayah Koramil 02/Curug Patroli Siskamling
- Sebanyak 1.634 Bidang Tanah Wakaf di Kabupaten Tangerang Belum Bersertifikat
- Polisi Tangkap Pelaku Pembacokan Pegawai Toko Roti hingga Tewas di Cengkareng
- Ketua Komisi III DPRD Majalengka :Temuan SDN Mirat III Baru Kasat Mata, Tapi Alarm Kualitas Proyek Sudah Berbunyi
- Job Fair Majalengka 2026 Hadirkan 3.536 Lowongan, Ribuan Tenaga Kerja Mulai Terserap
- Tak Sekadar Baca-Tulis, SAE Ceria Majalengka Cetak Generasi Melek Literasi Sejak Dini
- Satnarkoba Ungkap Modus Baru! Produksi Narkotika Cair di Rumah Warga
- Jelang Gelombang Aksi, YPPM Minta Mahasiswa Tertib dan Siap Dialog Terbuka
PB. GPMI Mengecam Aksi Premanisme Terhadap Ketua Umum KNPI Haris Pratama

MEGAPOLITANPOS.COM: Jakarta-Ketua Umum Pengurus Besar Gerakan Persaudaraan Muslim Indonesia (PB.GPMI) H.Syarief Hidayatulloh mengecam dan menyesalkan aksi premanisme yang dilakukan oleh mereka yang ingin membungkam kebenaran, hal ini disampaikan oleh Syarief terkait aksi pengeroyokan oleh sejumlah orang yang tak dikenal di parkiran sebuah restoran di Cikini, Jakarta Pusat, terhadap Ketua Umum KNPI Haris Pratama. Senin, 21/2/2022 Syarief meminta kepada aparat penegak hukum untuk mengusut tuntas siapa dalang dari pengeroyokan ini, jangan sampai kejadian seperti ini terjadi kepada yang lain, tidak boleh ada intimidasi dan aksi premanisme kepada aktivis di Indonesia, mereka adalah anak mbangsa yang harus di lindungi Aparat harus mengusut tuntas atas kejadian ini, yntuk mencari tahu siapa yang perintahkan, siapa dalang atas aksi premanisme terhadap Haris" ucapnya syarief juga memberikan apresiasi kepada pihak kepolisian Polda Metro Jaya yang cepat menangkap para pelaku pengeroyokan, dalam tempo 24 Jam para preman tersebut di tangkap. "Alhamdulillah, Polda Metro Jaya bergerak cepat dan langsung meringkus para preman tersebut, ini juga harus mendapatkan apresiasi, tinggal kita kawal terus sampai tuntas" pungkas Ketum PB GPMI ini.
















