- PKB Harapkan Pembahasan Ranperda Berjalan Konstruktif demi Tata Kelola Keuangan yang Lebih Baik
- Fraksi PKB Dorong Optimalisasi PAD untuk Perkuat Kemandirian Fiskal Daerah
- Fraksi PKB Pertanyakan Penyebab Tingginya SiLPA APBD 2025
- Apresiasi Kinerja Pemkab, Fraksi Aspirasi Rakyat Sampaikan Sejumlah Catatan Strategis
- Soroti SiLPA dan Belanja Daerah, Fraksi Aspirasi Rakyat Minta Evaluasi Menyeluruh
- Fraksi Aspirasi Rakyat Apresiasi WTP, Ingatkan Pentingnya Efektivitas APBD
- Bupati Barito Utara Apresiasi Masukan DPRD dalam Pembahasan APBD 2025 dan PPAS 2027
- Bupati Barito Utara Sambut Kepulangan Jemaah Haji, Harapkan Menjadi Teladan di Tengah Masyarakat
- KUA-PPAS 2027 Resmi Diserahkan, DPRD Majalengka Siapkan Pembahasan APBD Rp 3,2 Triliun
- Tak Sekadar Bikin Konten, Peserta Pelatihan Disnaker Depok Dibimbing hingga Disalurkan ke Perusahaan
Pantau Ketersediaan Dan Harga Bahan Pokok Di Bulan Ramadhan, Dua Anggota DPRD Barito Utara Kunjungi Pasar Tradisional Di Muara Teweh

MEGAPOLITANPOS.COM- (Muara Teweh)Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Barito Utara H. Nurul Anwar (PKB) dan Gun Sriwitanto (PP) melakukan kunjungan ke Pasar Bebas Banjir (PBB) dan Pasar Pendopo di Kota Muara Teweh, sabtu ( 08/03/2025)
Pantauan ini dengan tujuan untuk memastikan ketersediaan dan Stabilitas harga bahan - bahan pokok saat bulan suci Ramadhan dan jelang lebaran 1446 Hijriah.
Kedua Politisi dari PKB dan PPP ini berinteraksi langsung dengan para pedagang, termasuk pedagang Sembako, Ikan, Daging, sayur-mayur hingga bumbu dapur.
Baca Lainnya :
- DPRD Bahas Raperda PSU, Patih Herman Desak Solusi Konkret untuk Jalan Perumahan
- PKB Usulkan Penguatan Peran Keagamaan dalam RPJMD Barito Utara 2025–2029
- Sepakat, DPRD dan Pemkab Barito Utara Gelar Rapat Paripurna II
- Hasrat Dorong Sinergi Usulan Warga dan CSR Perusahaan di Musrenbang Teweh Timur
- Ketua DPRD Barito Utara Ikut Rakornas 2026, Perkuat Sinergi Pusat–Daerah
Hal ini untuk mengevaluasi apakah harga-harga barang pokok masih terjangkau di tengah lonjakan permintaan yang biasa terjadi selama Ramadhan.
Hasil pantauan tersebut, bahwa ketersediaan bahan pokok seperti Beras, Minyak Goreng, Telur, Ayam, Daging, Ikan, dan sayur-mayur dalam keadaan aman dan cukup untuk memenuhi kebutuhan masyarakat.
"Namun, ada beberapa Komoditas yang mengalami kenaikan atau lonjakan harga, seperti Cabai Rawit mencapai Rp170 ribu per Kilogram, sementara Cabai Tiung mengalami kenaikan dari Rp 90 ribu menjadi Rp130 ribu per Kilogram," jelas H Nurul Anwar.
Sementara itu salah seorang pedagang sayur, Ny Siti mengungkapkan bahwa harga Cabai yang melonjak ini disebabkan oleh cuaca buruk yang mempengaruhi hasil panen petani.
“Sebelum bulan Puasa, harga Cabai Tiung hanya Rp90 Ribu per Kilogram, namun sekarang harganya mencapai Rp130 ribu. Ini karena kondisi cuaca yang tidak mendukung panen,” jelasnya
Selain Cabai, beberapa Komoditas lainnya juga terpantau mengalami kenaikan harga. seperti Gula Pasir dan Beras.
Harga daging Sapi berkisar antara Rp160 ribu hingga Rp170 ribu per Kilogram, dan Telur Ras kini dijual dengan harga Rp32 ribu per Kilogram.
Meski ada beberapa harga yang mengalami kenaikan, H. Nurul Anwar menegaskan pihaknya akan terus memantau dan memastikan rantai pasokan pangan tetap berjalan lancar selama bulan Ramadhan.
“Kami ingin memastikan harga tetap terjangkau dan kebutuhan masyarakat dapat terpenuhi dengan baik. Kami juga memastikan pasokan bahan pokok akan tetap ada hingga menjelang Hari Raya Idul Fitri,” tegasnya.
DPRD Barito Utara akan terus melakukan pemantauan terhadap perkembangan harga bahan pokok di pasar-pasar Tradisional selama Ramadhan. Langkah ini diambil guna menjamin ketahanan pangan dan kesejahteraan masyarakat, terutama di tengah tingginya permintaan menjelang Idul Fitri.
“Dari informasi yang kami dapatkan dari pedagang, pasokan bahan pokok aman. Insya Allah, ketersediaannya akan tetap terjaga hingga Idul Fitri nanti,” pungkas H. Nurul Anwar yang di aamiin kan oleh Gun Sriwitantoo
(A)


.jpg)











